Cara Mudah Untuk Menjelajahi Desa Rammang-Rammang, Makassar

Kalian pastinya udah tau dong, kalau Makassar itu ibu kota provinsi Sulawesi Selatan dan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur.

Makassar dulu tu bernama Ujung Pandang. Ada beragam wisata yang sangat terkenal seperti Fort Rotterdam dan Pantai Losari yang terletak di jantung kota Makassar.

Namun bila kalian sedikit keluar dari kota ini, maka kalian akan melihat beragam keindahan Makassar yang mengundang decak kagum dan salah satunya adalah Rammang-Rammang.

Sesuai dengan namanya Rammang-rammang (remang-remang), yang berlokasi di Desa Salerang, Maros, Sulawesi Selatan sangat berkaitan erat dengan kondisi penglihatan yang terbatas. Hal ini dikarenakan desa diselimuti oleh kabut tebal pada pagi hari sehingga sulit untuk menatap jelas pemandangannya.

Saat kabut berlalu, susunan pegunungan karst menyambut kalian dengan kemegahan matahari pagi yang menyelimutinya. Saat menatapnya, kalian akan teringat nama Halong Bay di Vietnam atau mungkin Ngarai Sianok di Padang.

Ya, karena Rammang-rammang bisa dibilang merupakan gabungan dari keduanya. Keren banget yak!

Pegunungan karst berjajar berdampingan persis seperti yang ada di Halong Bay, Vietnam, yang pesonanya bikin mata kita terbelakan kagum. Bedanya dengan yang di Vietnam, letak lokasi desa ini tidak berada di lautan, namun di daratan, persis seperti pemandangan yang ada di Ngarai Sianok.

Sementara di antara pegunungan karst, nuansa desa yang sejuk dan indah terpampang menggoda kita untuk mengabadikannya. Sementara sungai berarus tenang dan bentangan sawah menjadi pemandangan pelengkap yang tidak boleh kita lewatkan.

Pastikan Anda membawa memory card besar lebih dari 2 unit, hampir setiap sudut Rammang-Rammang akan menjadi koleksi destinasi yang indah untuk Anda miliki.

Cara Menuju Ke sana

Tentu saja bila kalian bukan penduduk yang tinggal di daerah Sulawesi, menggunakan pesawat merupakan langkah yang tepat. Kalian bisa pesan tiket batik air dengan gampang pada saat ini.

Setelah terbang ke Makassar, Rammang-Rammang tinggal menyisakan jarak sejauh 40 km dari kota. Menggunakan transportasi pribadi seperti mobil atau motor rental mungkin akan membuat perjalanan jadi lebih nyaman dan santai.

Hanya memakan waktu 1,5-2 jam. Buat yg gak bisa nyetir kayak akuh, Rammang-rammang juga bisa ditempuh dengan angkutan umum. Dari bandara bisa langsung melanjutkan perjalanan dengan pete-pete ke arah Pangkep.

Turun di pertigaan Semen Bosowa (sekitar 1 jam perjalanan). Dari pertigaan itu, sekitar 500 meter kalian bisa sudah sampai di Rammang-Rammang.

Lokasinya berada di sebelah kiri jalan dan ditandai dengan sign “Selamat Datang di Karst Maros”.

Pengalaman di Rammang-Rammang

Pemandangan luar biasa terhampar saat kalian memasuki wilayah Desa Salenrang di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Di siang panas yang terik terdapat bukit-bukit bebatuan laut yang menjulang di tengah perkampungan. Bukit tersebut dipenuhi lubang khas abrasi akibat air laut.

Sisa kerang di sekitar perbukitan kapur itu menguatkan dugaan bahwa daerah Maros dulunya laut yang mengering.

Kalian bisa menggunakan perahu untuk menyusuri Sungai Pute yang lebarnya sekitar delapan meter ke arah laut untuk menuju Taman Batu Kampung Laku di kawasan wisata alam Rammang-rammang.

Maha Indah lukisan Tuhan terlihat jelas pada bebatuan laut menjulang dan tersebar di dataran luas yang ditumbuhi rumput dan alang-alang yang menghampar yang menambah keistimewaan tempat ini. Rammang-rammang sendiri merupakan sekumpulan awan atau kabut dalam Bahasa Makassar.

3 Comments

Komen yuk kak!