Aku Nggak Punya Resolusi 2014

Resolusiku tahun 2014 ini masih sama dengan 2013 yang lalu, yaitu 1360 x 768 piksel.

*GUBRAK!!*

Bukan itu maksudnya kaleeee…

Tapi resolusi yg ini:

Putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal.

Maksudnya piye kuwi?

Yo wis ngono kuwi..

Aku nggak punya resolusi di tahun 2014 ini.

Biarin lah. Buat saya yg menyukai segala sesuatu secara spontan ini, buat saya yg kalau sudah merencanakan sesuatu tapi malah sering gagal ini, memilih untuk tidak bikin resolusi 2014. Udah spontan aja. Kalau kepingin sesuatu, segera wujudkan.

Dan bersyukur sekali loh, aku ini selalu dapat rejeki dulu baru punya keinginan. Jadi otomatis keinginanku selalu gampang dicapai. Soalnya “amunisi”nya sudah ada, duitnya sudah ada dulu sebelum kepingin sesuatu.

Tuhan khan Maha Baik, Maha Pemberi. Bukan Maha sebaliknya ya. Bukan Maha Pelit. Jadi kalau kita berfikir begitu, maka keinginan kita akan gampang dicapai. Tuhan itu Maha Pendengar dan Maha Mengetahui. Bahkan Dia bisa mengetahui keinginan kita sebelum kita memikirkannya.

Tuhan juga bukan Maha Penyiksa. Jadi kita gak perlu ngoyo dalam hidup. Rileks saja. Gak perlu berjuang sekuat tenaga sampe mati-matian membanting tulang. Berjuang sewajarnya saja. Tuhan nggak suka sama orang yg berlebih-lebihan, termasuk bekerja berlebihan. Jadi sewajarnya saja.

Kalau kebetulan kita kena musibah, jangan langsung menyalahkan Tuhan. Soalnya Tuhan bukan Maha Pemberi Musibah, khan? Apalagi Maha Pemarah. Salahkan kita sendiri. Tuhan itu Maha Benar, jadi kalau ada kesalahan, berati manusianya sendiri yg salah.

Trus kalau nggak punya resolusi, berati kamu gak punya tujuan hidup dong Ndop?

Hehehe, mikirmu terlalu jauuuh. Coba kamu ke gunung. Coba kamu bertanya ke salah satu penduduk di sana. Misalnya, “Apa resolusi Mbah Kamiran di tahun 2014 ini mbah?”.

Pasti mereka malah balik nanya, “Resolusi kuwi nopo to cah bagus? Jajan anyar opo piye?”

“Sanes mbah, resolusi niku putrane Risoles. Ponakane pastel niku lo mbah. Tesik sak nasab kalian lemper.. “

GUBRAK!

_________________

Barusan aku di Alun-alun Nganjuk buat nonton kembang api sekaligus menyaksikan pergantian tahun bersama warga Nganjuk. Sudah dua kali ini aku merayakan tahun baru bersama warga Nganjuk. Dan baru sadar kalau dengan cara begini, pergantian tahun jadi terasa berkesan. Banget.

Ketika pukul 11.55 malam tadi, kembang api sudah menghiasi angkasa sana. Berwarna-warni. Suaranya meriah. Aku sibuk merekam videonya pakek kamera Nikon D3200 ku. Walaupun salah fokus, ngeblur.

kembang api 2013 Alun-alun Nganjuk

HAPPII NU YIE TU THAUZEND FOO TCIIIN!!!

Untung ada photoshop, foto ngeblur bisa ditajemin. :siul:

Ketika kembang api jedar-jedor di atas sana, jantungku ikut-ikutan mbledos bahagia. Tahun 2013 akan segera berlalu ya. Tahun 2014 akan segara datang. Bentaaaar lagi, semenit paling..

Ada detik-detik ketika aku merasa melayang saking senengnya. Bibirku tersenyum bahagia. Aku lihat sekelilingku, mereka semua takjub.

Oh ini mungkin, kenapa beribadah itu lebih baik berjamaah. Sensasinya berbeda. Enerjinya juga berbeda. Lebih dahsyat. Kenapa juga nonton bioskop masih digemari, dikala downlodan film gratisan dan persewaan visidi juga masih merajalela. Jelas karena the power of berjamaah.

tahuan baru berjamaah

Tahun baru berjamaah.
Perhatikan ekspresi priceless mereka..

Suara di atas sana boleh saja jedar-jedor, tapi sebenarnya beberapa orang merasakan suasana yg sangat hening. Mungkin mereka lagi merenung.

Kayak saya, selain detik-detik melayang tadi, ada juga detik-detik renungan. Tiba-tiba dunia tak bersuara. Aku sedang berjibaku dengan hati. Bukan sesal sih yg aku renungkan, justru sebaliknya, syukur.

_______________

Jadi tujuan hidupmu di tahun 2014 ini apa lo?

Kalau tujuan hidup pingin punya rumah dan mobil mewah, setelah tercapai rumah dan mobil mewahnya, trus ngapain lagi? Bikin tujuan hidup lagi? Tujuan hidup kok dua sih? Hidupnya berati dua kali dong?

Kalau tujuan hidup kepingin membahagiakan orang tua, setelah orang tua bahagia, trus ngapain lagi? Bikin tujuan hidup lagi? Tujuan hidup kok dua sih? Hidupnya berati dua kali dong?

Kalau tujuan hidup kepingin menjadi manusia yg berguna bagi nusa bangsa, setelah tercapai trus ngapain lagi? Bikin tujuan hidup lagi? Tujuan hidup kok dua sih? Hidupnya berati dua kali dong?

Udah tiga aja ya..

Trus tujuan hidupmu apa, ndop? Gak usah banyak ceramah gitu lah

BERIBADAH!

*JLEGERRR!!!*

Oh, dirimu berubah sok alim sekarang Ndop? Kamu memelihara jenggot? Kamu sekarang pakai jubah yg gedhe? Trus bawa-bawa panci ke mana-mana?

*lempar panci*

Beribadah bukan cuma vertikal aja kali. Harus imbang ke horizontal juga, yaitu hubungan sesama manusia. Nah, tujuan hidup sejatinya emang beribadah sih. Soalnya apapun yg bermanfaat itu dinilai ibadah. Ya khan?

Tiga tujuan hidup yg aku contohkan di atas khan ibadah semua. Beli rumah dan mobil juga ibadah kalau memang mendatangkan mangfangat. Sama halnya dengan membahagiakan orang tua dan berguna bagi nusa bangsa.

So, tujuan hidup beribadah itu khan waktunya unlimited, sampai kita mati. Soalnya beribadah itu nggak ada berhentinya, selama kita hidup.

#JLEB

Nah, saya rasa beribadah itu nggak layak lah dimasukin resolusi 2014, soalnya ibadah khan nggak cuma setahun ke depan.

Udah paham khan?

*mantuk-mantuk*

Baiklah, aku mau beli sarapan dulu. Nanti jam 10 mau nonton film di Kediri. Lagi ngidam Pizza juga sih. Trus kepingin beli tas kamera sama silika jel. Mumpung aku hari ini libur kerja makaryo.

Bye…

96 Comments

Komen dong!