Cheers Trail Run 2017

Ini adalah event trail run kedua yang aku ikuti. Pertama kali tentu saja pas di Magetan beberapa minggu yang lalu.

Bedanya, kali ini aku budalnya berang-bareng rombongan pelari dari Magetan dan Nganjuk. Rame-rame semobil. Hohoho.

Jadi namanya Cheers Trail Run. Cheers itu merek minuman itu loh. Event diadakan pada tanggal 14 Mei 2017 di Puncak Prigen Pasuruan sana. Karena anak Magetan budalnya pasti melewati Nganjuk, maka kami pun diajak urunan elf sekalian pulang pergi. Mantab! Praktis!

Gak bisa bayangin kalau ke sana naik kendaraan umum pasti bakalan ribet bet bet. Hohoho.

Sayangnya kok budalnya malam ya. Walhasil jadi kurang istirahat.

PENDAFTARAN

Aku daftar via komunitas Nganjuk Runners sih. Lebih tepatnya diajak ikutan. Karena tanggal 14 Mei aku lagi nganggur ya sudah langsung mau aja! Bayarnya 100 ribu (early bird, harga normal 125 ribuan). Ada dua kategori, 5K dan 12K. Aku ikutan 12K.

Btw, aku tau kalau ada dua kategori justru pas sudah di lokasi. Aku kira kategorinya cuma 1 doang 12K hahaha.

Dua hari sebelum berangkat, kapten Novian (ketua Nganjuk runners) memberi warning kalau harus siap-siap minuman atau cemilan selama race. Soalnya kalau trail run biasanya waterstation sedikit. Trus bawa obat-obatan soalnya di dalam hutan minim tenaga medis, jadi kalau ada apa-apa gak ada yg nolongin.

Oke deh gampaaang. Hohoho.

BERANGKAT MALAM

Aku agak shock ketika dikasih tau rombongan Nganjuk Runners berangkatnya jam 9 malam dan berkumpul di depan terminal.

What? Trus sampe Pasuruan lak kebengen nu?

Biasalah, jam karet. Elf datang dari Magetan jam 9 malam lalu istirahat dulu dan berangkat dari Nganjuk jam setengah sepuluh. Perjalanan sangat ngebut. Hahaha. Sopirnya andalan!

Jam 1 atau setengah dua pagi sampe ke Puncak Prigen tepatnya di Villanya yang ada kolam renangnya. Hmm.. bisa tidur gak ya nanti?

kolam renang villa

TIDUR DI LANTAI

Karena memang disediakan penginapan gratis sama panitia Cheers Trail Run, otomatis harus terima apa adanya dan gak boleh manja. Hohoho.

Kami menginap di ruangan yang kayak aula. Lalu dibeber tiker yang kayaknya bawa sendiri-sendiri. Hohoho. Tidur di lantai ceritanya.

Jam 2 pagian, aku sudah mulai nggletak. Tubuh sudah lelah habis perjalanan jauh. Mata sudah terpejam, sudah krukupan sarung karena dingin, tapi entahlah kenapa gak bisa nyenyak-nyenyak. Semua suara ngorok masih terdengar dan aku masih sadar.

Dan ketika hampir saja mau nyenyak, eh tiba-tiba terdengar suara adzan subuh dari alarm hape peserta lain. Waduh, alarmku sendiri soalnya jam 5 baru bunyi. Sementara sekarang masih jam 4 lebih dikit.

Yasudah melek lagi deh karena mendengar grusak-grusuk peserta yg mau siap-siap subuhan. Hmm.. aku sudah mbatin kalau aku fix gak bisa tidur nih. Hohoho.

nginap di aula villa

RACEPACK

Karena ikut komunitas alias pendaftarannya kolektif, maka racepacknya pun gak perlu diambil sendiri. Sudah diwakilkan sama ketuanya.

Racepack dibagikan pagi. Aku masih nguuuwantuk. Karena sudah biasa tidur habis subuh sih. Hahaha.

racepack cheers trail run

Seperti biasa, racepack berisi bib, jersey yang kebesaran soalnya baru sadar ini ukurannya internasional, voucher-voucher, air minum Cheers, sarden, jajan, sama kosmetik (bedak viva bok! Haha).

FLAG OFF JAM 9 PAGI

Iya! Sudah panas! Hahaha. Tapi hal itu wajar sih. Soalnya menuju ke lokasi villa ini gak mudah. Panitia mungkin sudah memperhitungkan dengan matang kenapa harus berangkat agak siangan.

Faktor lain mungkin karena yang nginep banyak banget. Jadi sudah pasti antri mandi. Dan hal itu membutuhkan waktu juga. Hohoho.

Untungnya sih aku sudah mandi bersih dan wangi sejak jam setengah delapan pagi. Jadi ya gak khawatir telat.

flag off jam 9 pagi panas

Sayangnya jam segitu aku harusnya bisa sarapan dulu. Tapi takut suduken sih kalau makan sebelum lari. Rada galau juga soalnya perut lumayan lapar. Tadi pagi sempet ngemil roti plus coklat yang dibawain sama temen rombongan. Tapi masih lapar haha.

Eh, lha kok ada hidangan kripik singkong goreng yang disediakan panitia. Fresh from the wajan! Hohoho. Yowis diriku pun ngemil kripik singkong, lumayan mengganjal perut.

RACE TRACK

Karena ini kategorinya Trail Run, walhasil jangan berharap akan banyak melewati jalan beraspal. Hohoho. Pastinya 90 persen akan melewati tanah bahkan melewati aliran air. Hohoho.

Dan yang bikin acara ini spesial, sejak start dikumandangkan dihiasi dengan tembakan kertas warna-warni, peserta dihadapkan dengan jalanan menanjak parah dan gak habis-habis! Melewati paving pula! Yang mana paving itu konon bisa bikin cedera kaki karena permukaannya yang sangat keras.

Dan terjadilah adegan jalan kaki berjamaah. Acaranya ganti MBM ini, bukan Maybank Bali Marathon, melainkan Mari Bersama Mlampah. Hahaha.

Dan setelah adegan menanjak parah melewati paving tersebut, di ujung sana ada water station. Lalu perjalanan trail run sesungguhnya pun dimulai!

antrian mengular

Photo by Trisno Sutjipto

trail run pertama

Namanya lari melewati jalan setapak ya, otomatis jalanan hanya bisa dilewati 1 orang saja. Gak bisa nyalip. Yang larinya kenceng bakalan bad mood ini kalau di depannya jalan kaki mulu. Hahaha.

Walhasil banyak juga yang nekat lari melewati rerumputan di samping jalan setapak. Ya mau gimana lagi, masa jalan kaki terus? Haha.

melewati jalanan becek

Melewati jalanan becek.
Hati-hati licin ya kak!

masih mengular

mengular terus

trail run cheers

mbak nafi in action

Gak hanya antrian mengular yang dihadapi peserta Cheers Trail Run minggu kemarin, tapi jalanan penuh jeglongan kayak foto di bawah ini juga. Hohoho.

Jeglongan

Seru banget sih tracknya. Aku selama lari dan jalan kaki menghibur diri dengan memutar musik di hape. Aku dengerin via speaker di hp jadi orang lain juga bisa denger juga. :siul:

Asyik ijo ijo

tanjakan melelahkan'

Tanjakan melelahkan!

Karena tracknya kalau gak menanjak ya turun drastis itu, walhail hampir 75 persen aku jalan kaki saja. Hohoho. Gak papa wis. Dinikmati saja. COT (Cut Off Time) nya 4 jam, jadi dibawa santai saja yang penting finish dan setrong!

WATER STATIONS

Aku sejak awal sudah memantabkan diri untuk percaya sepenuhnya dengan panitia. Apalagi yang mengadakan acara ini para pelari sendiri. Di jajaran panitia aja ada Kak Eva yang senior lari, jadi aku gak khawatir akan kehausan atau kelaparan sepanjang race. Hehe.

Ternyata bener! BANYAK banget waterstations. Selama race kayaknya ada 4-5 waterstatios. Jadi gak ngerasa haus banget. Walaupun berangkatnya aku gak sarapan, aku gak terasa kelaparan. Soalnya ada waterstation yang ada semangkanya. SEGEEEERRRR!!!

semangka

Selebihnya sih waterstationnya air putih biasa dari Cheers. Walaupun bukan air isotonic, menurutku gak masalah. Hohoho.

CHECKING POINT

Ada 4 checking point yang dibilang sama panitia. Yang ditandai dengan empat gelang warna-warni. Tapi aku cuma dapat dua. Kayaknya gelangnya habis. Aku cuma dapat gelang karet warna hitam dan putih. Banyak yang cuma dapat dua juga. Tapi ada temen lain yang dapat tiga gelang.

Ah, gak papa. Yang penting aku gak motong jalan. Running dengan jujur sesuai track. Hohoho.

ADA YANG KRAM!

اَلْحَمْدُلِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ Selama race, dari awal sampe menjelang akhir, kakiku gak kerasa sakit.

Minggu sebelumnya ketika lari lebih dari 5 km, kaki kiriku langsung linu di sebelah kiri dengkul. Aku pun mengubah cara berlariku. Aku lebih sering bertumpu pada telapak kaki bagian dalam ketika berlari.

Dan berhasil! Ketika lari 12 km kemarin itu, kakiku biasa-biasa saja. Gak linu!

Menjelang finish, kira-kira kurang 1 km lagi, tiba-tiba jalanan macet. Ternyata ada orang yang kakinya kram kiri kanan. Jadi gak bisa bergerak sama sekali.

Mas-mas berbadan bongsor gedhe itu tergeletak di jalan yang cuma bisa dilewati 1 orang. Walhasil sukses membuat macet panjang di belakang.

Suasana lumayan tegang soalnya setelah mendapat bantuan berupa pijat, kaki ditekuk, dari Jafar, mas-masnya masih kram.

Untung ada peserta lain yang tadi ada di belakangku, membawa semprotan penghilang kram (sebut saja begitu ya haha). Setelah disemprotin di betis, paha, dan bagian lain, keadaan pun berangsur-angsur membaik. Namun tetep saja belum bisa dipakai jalan.

kaki kram

Aku sibuk mendokumentasikan adegan itu via video. Lalu aku pun ingat COT, yowis aku tinggal dulu ya kak..

FINISH LINE

Menjelang finish, jalanan berubah menjadi paving lagi. Duh kak, kaki dihajar lagi nih ceritanya. Haha.

Karena sudah banyak jalan kaki dan sering berhenti istirahat ngevlog atau karena macet, walhasil energiku masih ada lumayan banyak untuk lari. Walhasil aku hajar aja lari kencang menuruni jalanan paving yang lumayan menjorok ituh. Hohoho

berlari menjelang finish line

Gas pol kak! Hahaha
Photo by Pelari Amatir

Setelah melewati finish line, panitia gak langsung mengalungkan medali, namun kita harus memasuki tenda demi tenda dulu yang jaraknya lumayan jauh untuk mendapat medali, pisang, nasi kotak. Demi menghindari antrian di finish line mungkin ya.

finishpack

nasi kotak

Nasi kotaknya enak!

Aku cari tempat duduk. Lalu ketemu mas Rizki dari Delta Runner Sidoarjo. Ngobrol-ngobrol sambil ngevlog bentar. Trus mas Rizki pangling sama aku yang sekarang kurus banget. Duh, iya ya. Kayaknya habis ini harus program penggemukan badan. Aku kalau kurus jelek banget tauk! Haha.

rizky delta runner

With Rizki Yulianto Delta Runner

Eh, kita buka medalinya yuk!

medali cheers trail run

Medalinya kece badae ya! Warna-warni.
Dari logam dan lumayan berat.
:sip:

Trus Jafar pun finish juga. Trus aku tanya gimana kabar orang yg terkapar tadi ya?

Ternyata dia dibantuin jalan sama dia dan temannya di kiri kanan sebagai ganti kakinya yang masih lemes. Wah, Jafar dan temennya bener-bener heroik ya! Menolong orang lain gak peduli dia bakalan kehilangan beberapa waktu pacenya.

pahlawan lari

Heroic banget ya adegan ini!
:ampun:

RACE RESULT

Menurut Jam Garmin Forerunner 35 ku, jarak yang ditempuh adalah 11.02 km. Durasi kotor (kalau berhenti waktu ikut berhenti) 2 jam 12 menit 49 detik. Waktu total 2 jam 43 menit 5 detik. Pace rata-rata 12 menit 03 detik per 1 km (lambat banget haha). Gak papa yang penting finish strong!

race result

Sedangkan elevasinya, Cheers Trail Run menaiki gunung setinggi 473 meter! (596 m – 1069 m) Wow! Menanjak parah berati ya! Hohoho. Ya wajar kalau banyak yang kram kakinya. Mungkin dia maksain lari ya.

elevation

Semua peserta yang menyelesaikan race sebelum 4 jam dapat medali. Trus aku lupa gak moto atau mideo pemenangnya. Hohoho. Silakan dicek di instagram @cheerswater saja ya.

Karena di bib (nomer dada) gak ada time chipnya, jadi aku gak ngerti ranking berapa. Ah, bagiku gak penting. Bisa menyelesaikan race dengan keadaan sehat walafiat saja sudah bangga dan bersyukur.

JEMPOL CENUT-CENUT

Trail Run memang gini sih. Jemari kaki bakalan dikorbankan. Kalau di aku, jempolku cenut-cenut. Karena banyak track yang turun yang mengharuskan aku ngerim-ngerim menahan berat badan. Walhasil, jempol kakilah yang dijadikan korban karena dia menusuk-nusuk sepatu bagian depan.

Kayaknya lain kali harus pakai trik supaya jempol kaki gak sakit. Mungkin pas turun harus sekalian lari kencang, atau turunnya sambil miring-miring biar gak kena jempol.

Seingatku sih, lari kencang ketika menuruni jalan sih sudah aku terapkan. Cuman ya tenaga cepet habis soalnya khan harus lari kenceng banget hahaha. Jadi aku eman-eman tenaga dan memilih menahan berat badan saja.

*pijat-pijat jempol*

NGEVLOG DONG!

Selama lari, aku sempetin ngevlog seperti biasa. Ketemu mbak Nafi ngevlog, ketemu jafar ngevlog, ketemu waterstation ngevlog. Hohoho.

Dan inilah video yang sudah aku upload di yutub. Pingin tau keseruan Cheers Trail Run secara nyata dalam bentuk video? Tonton saja ya kak!

MENANG UNDIAN

Habis pemotretan bersama fans-fans teman-teman, aku pun balik ke villa. Ngambil tas. Eh, di depan tempat pengambilan tas, kok ada meja bertuliskan nomer-nomer peserta yang menang undian. Trus pas ngecek nomer bibku, EH NOMERKU ADA! AKU MENANG UNDIAN!

Hadiahnya… VOUCHER KECANTIKAN! Huahahaha..

voucher kecantikan

Ya amplop bok, tau aja ane suka dandan. #eh #ups

NYEMPLUNG KOLAM RENANG

Aku gak bisa renang. Malu juga kalau harus bertelanjang dada. Tapi ngelihat temen-temen pada nyemplung kolam renang ada yang pakai baju lengkap, kok aku jadi pingin.

Yowis budal saja kak. Mak plung. Adeeem… Nyesss… Lelah pun ilang seketika. WAAAAAH… Andai semua event ada kolam renangnya ya! HAHAHA.

igor pele in action

Igor in action!

BONUS FOTO

with Nganjuk Runners

from pelari hore

lari santai

dua foto di atas diambil dari Pelari Hore

Sebenarnya ada photoboothnya. Sayangnya kok harus bayar. Ukuran 6R 30 ribu, yang 10R 50 ribu. Menurutku kemahalan banget. Tapi aku nyerah sih, aku beli yang 6R. Duh, padahal seharusnya 6R itu di bawah 10 ribu harganya. Hohoho.

foto keren

Foto mahal! Haha

Gosipnya sih, mas Ari Masrudy berhasil menawar jadi 10 ribu saja ukuran 6R! Huhauhaua. Owalah bisa ditawar toh! WAAAAH… YASUDAH LAH. Rejekinya tukang foto. Hahaha.

KESIMPULAN

Ya amplop pakai kesimpulan kayak karya tulis apa gitu. Haha. Yah, saya mau ngasih rating aja sih untuk event Cheers Trail Run ini. Saya kasih 7.8/10 ya.

Everything is good kok. Sebenarnya mau ngasih 8/10. Tapi karena foto boothnya bayar, gak jadi deh. 7.8 is good enough! Hohoho.

Overall, ini event keren yang layak diikuti. Kamu yang pemula kayaknya bisa ikut. Aku aja bisa finish kok. Yang diperlukan cuma mental saja. Fisik juga sih. Tapi mental lebih berpengaruh.

Baiklah, tahun depan ikut lagi yuk!

4 Comments

Komen dong!