Tentang film Split dan Journey to the West 2. Tentang Haters, Karakter, Nikah, Kaya, Pamer, dan Sombong!

Blog ini dari dulu aku pakai buat nulis diary sebenarnya. Tapi entah mengapa semakin ke sini, kok semakin jarang posting hanya karena “curhat” di blog itu kok katanya gak keren dan gak profesional!

JASIK!

Sumpah aku gak setuju banget. Namanya blog tentu saja buat nulis diary lah. Duluuu sekitar tahun 2007-2008, blog itu ya isinya curhat. Nulis tentang kehidupan sehari-hari si penulis. Bukan nulis berita. Bukan kayak koran. Tapi sooo personal.

Makanya dulu itu ngeblog SANGAT AMAT ASYIK BANGET! Soalnya kita jadi gampang akrab sama orang baru. Hanya karena baca tulisannya doang! Dari tulisan yg apa adanya gak dibuat-buat, kita jadi tahu kalau orang itu karakternya begini, karakternya begitu. Senajan gak pernah bertemu!

Maka dari itu, ketika KOPDAR blogger sudah gak perlu kenalan lagi. Lha wong sudah kenal di dunia maya. HAHAHA.

Jaman sekarang, ngeblog is lebih hati-hati menulis. Menghindari curhat. Bukan sebagai sarana menenangkan pikiran lagi. Bukan sebagai sarana menuangkan unek-unek lagi. Soalnya sudah ada sosial media macam feisbuk atau twitter.

Aku pernah nulis status di facebook, aku pingin blogwalking, tapi khusus blog curhat. Eh, yang komen cuma 3 orang! HAHAHAHAH. Jadi kesimpulan (kasarnya), jaman sekarang blog curhat SUDAH LANGKA!

Dan postingan ini pastinya curhat banget. Sama kayak postingan-postinganku sebelumnya yg selalu ada curhatnya. Okay selamat membaca ya Ndofans semuaa..

NONTON SPLIT dan JOURNEY TO THE WEST 2 (KERA SAKTI)

split

Kemarin aku nonton film SPLIT. Udah nonton belum? Filmnya bagus dan endingnya serem bikin deg-degan. Tapi bukan setan-setan sih. Lebih ke kategori thriller.

Jadi ini tentang orang yg punya 23 karakter berbeda. Di film cuma ditunjukkin sekitar 5 karakternya doang sih. Tapi sudah seru banget! Sebenarnya dia punya 24 karakter. Karakter ke 24 itulah yg paling mengerikan.

Filmnya sangat bagus. Ekting pemain utama sangat sempurna! Saya berani ngasih sekor 8 deh!

***

Lalu lanjut nonton Jorney to the West 2. Alias kera sakti.

journey to the west 2

Sebenarnya tujuan utama mau nonton film kera sakti ini, tapi pas beli tiket, eh belum ada yg nonton. Katanya film baru tayang kalau penontonnya minimal 4! Walhasil aku beli tiket Split dulu. Baru di jam 3 sore aku beli tiket kera sakti 2 ini dan penontonnya lumayan. Lumayan sedikit. HAHAHA.

Filmnya jelek ternyata. Pemainnya ganti. Pemain kera sakti 1 jauh lebih bagus ektingnya. Yang kedua ini, ekting pemain utama kurang maksimal. Spesial efeknya juga lebae banget. Aaaakk.. ini film apaaaan..

Lucu juga enggak. Padahal yang Joerney to the West pertama itu LUCU BANGET! Yang ini garing super garing..

Sekornya 3 aja deh. Kalau kamu punya duit turah-turah, silakan nonton gak papa. Tapi jangan berharap film ini bakalan lucu ya (padahal ini bikinan stiven co khan?), jadi nontonmu serius aja gak papa. HAHAHA.

MAS NDOP JANGAN JADI ORANG YG BENAR SENDIRI

Aku sebenarnya bingung, maksud dari “benar sendiri” itu yang seperti apa?

Menurutku ya, gak ada orang yg benar sendiri di dunia ini. Kalau dia merasa benar, pasti ada yg seperti dia. Jadi dia gak mungkin benar sendiri. Tapi selalu ada temennya.

Misal gini, menurutku baju si Rudi itu jelek dan gak pantes. Punyaku ini lebih pantes daripada punya Rudi. Apakah itu artinya aku merasa benar sendiri?

Ya belum pasti juga dong. Kalau aku tanya temenku yg lain, tanya orang-orang lain, bisa jadi mereka setuju sama pendapatku. Jadi aku gak benar sendiri. Tapi ada dukungan orang lain juga.

Kalaupun memang iya, aku benar sendiri, gak ada orang lain di seluruh dunia ini setuju sama pendapatku, lantas apa aku ini berbuat kesalahan?

Ya belum tentu dong. Kebenaran khan mutlak yang tau Gusti Alloh. Manusia mah cuma mengira-ngira aja. Manusia bukan Maha Benar. Jadi kalau aku benar sendiri. Belum tentu orang lain yg gak setuju dengan kebenaranku ini benar menurut Tuhan. Bisa jadi akulah yg benar khan?

Jadi menurutku, sekali lagi menurutku, merasa benar sendiri itu GAK PAPA. Asal dia bertanggung jawab aja, teguh sama pendirian dan gak mencla-mencle.

Ini ada quotes bagus dari Mbak Suzy:

Stand up what is right. Suzy

Kalau aku punya quote begini..

Yang penting yakin benar dulu. Nanti kalau memang salah, pasti kita akan sadar sendiri. Dan otomatis kita mendapat pelajaran dari kesalahan itu.

– Marindop Teguh –

MAS NDOP, HATI-HATI SAMA DOA ORANG YANG GAK SUKA SAMA KAMU

Apa lagi ini? Kenapa harus takut sama doa buruk orang kepada kita? Santai saja lah.

Yang penting gini lo. Kita ini sadar banget sebagai manusia SUDAH PASTI punya kesalahan. Ya simpel. Kalau ada yg merasa tersakiti, ya minta maaf. Kalaupun dimaafkan ya bersyukur, kalau enggak ya yg penting sudah minta maaf. Tugas selesai.

Tapi gini, kita sebagai manusia harus fokus berbuat baik sebanyak-banyaknya. Kapanpun di manapun. Karena manusia itu banyak lalainya, banyak salahnya, maka fokus kita harus berbuat baik dan benar dan BERMANFAAT. Kalau kita sudah membiasakan bersifat baik, maka kita akan jarang berbuat kesalahan.

Kalau sesekali berbuat kesalahan, ya gak papa, khan kita masih punya perbuatan baik yg mungkin lebih banyak. Jadi orang akan mengingat kebaikan kita daripada keburukan kita gitu.

So, forget about haters. Maksudnya gitu.

Sebaik-baiknya kita, pasti ada yg gak suka. Pasti ada yg iri. Kita nraktir orang aja loh (yg jelas-jelas itu perilaku terpuji) ada yg menganggap kita sok kaya nraktir-nraktir segala. Bahkan ada yg menganggap sombong. What? See? Aneh khan? Iyaa..

Dan gak jarang juga, saking bencinya orang kepada kita, doa dia ke kita pun jadi doa yg buruk deh. Yang ‘semoga miskin kek’, ‘semoga hidupnya sengsara kek’, yang ‘awas nanti aku doakan hidupmu sial!’ kek!

JANGAN TAKUT SAMA DOA BURUK MEREKA!

Karena pasti kalian sudah tau kalau semua orang sukses itu hasil jeri payah yg gak gampang. Dari bawah. Dari NOL. Kerja keras banget. Bikin karya begadang sampe pagi. Tidur kurang. Badan kurus kering karena berjuang!

Jadi kalaupun didoakan miskin pun, GAK USAH TAKUT BRO SIS! Khan kita dulunya juga miskin gak punya apa-apa? Jadi ngapain takut kalau kita sudah pernah mengalami? Khan tinggal bangkit lagi aja dari nol khan? Sudah tahu polanya, jadi tinggal ngejalanin aja.

Yang kalian takutkan itu harusnya KEMALASAN BEKERJA! Orang malas sampe kapanpun gak akan sukses. Didoakan sukses sama sejuta orang sekalipun, dia gak bakalan sukses kalau masih MALAS! Karena Tuhan GAK AKAN mengubah keadaan seseorang, KECUALI orang itu sendiri yang BERUSAHA MENGUBAHNYA.

That’s the point! :sip:

Aku nemu quote bagus nih, entah siapa yg nulis:

haters quote

Dan di bawah ini adalah bab yg paling seru..

MAS NDOP, WHY YOU ARE NOT GETTING MARRIED YET?

Dan tiba-tiba langit gelap, petir menyambar..

BLARRR!!!

Actually, I have several reasons for this fucking bajingan question. But this is just my own opinions. And maybe this is just suitable for me, not for you.

  1. We all know that jodoh is a destiny. Just like mortality. It’s a God thing. So, we better not using that destiny to be a question. Maybe we can easily give a question ‘when you get married?’, but I dare you to ask someone ‘when you died?’, except you get pelototan mata or a tamparan di pipi kanan kiri. :takut:
  2. Halah kamu ngeles doang ndop! Jodoh itu harus dicari. Harus usaha juga. Gak tiba-tiba datang jodohnya!
    Okay, I agree with that. But don’t judge me that I’m not struggling for that. I have a love feeling too. Like the others. But it’s just more complicated than you think maybe. I’m a super perfectionist and I’m a body and soul oriented. So, it’s impossible to get that one, right? Because no body’s perfect!
  3. Halah ngeles lagi ndop! Hahaha. It’s okay if you don’t believe me. The next reason why I’m not getting married yet is that I’m feeling like a young boy. Very young. I don’t think about married yet. Just don’t. If I love someone, I just want them to be my best friends. And I never love only one person. I always love a lot of people in one time.
  4. Sak karepmu ndop! The next reason is very weird maybe. I don’t wanna have a child in this era. Because this era is not good for children. There’s no playground, there’s no traditional games. I don’t wanna make my son/daughter just sit and play a game on smartphone. This era is so dangerous too. Not save. There are so many penculik anak-anak. Too many vehicles too. Too many pollution make the air is not fresh again. The weather is not good too. Rainy day all day long! That’s too bad. Oh God, the world is getting crazy!
  5. I love myself more than anyone else. Yes! I have a very big ego! That character is hurting for a lover right? That’s why, I just need all of you just to be my friends. Maybe I love you, but don’t love me back. It will hurt you so bad! Because I can easily bored in a minutes! And don’t care about you anymore. Haha.
  6. I’m an artist. So, I love arts more than people.
  7. I have a bad skin genetic. You can read my post about scar here. I don’t want to have a child with my skin genetic. It’s so ugly, you know. I have a super confident about myself. So, my ugly chest is not a big problem for me. But if this happen to my son/daughter, I don’t think they will overcome this situation. I can’t bare to see that!
  8. Freedom is my kind of lifestyle. Getting married makes my freedom is gone. I don’t like it. I want to be free.

Selalu ada quotenya. Hehehehe

Doing what you like is freedom. Liking what you do is happiness

DON’T CHANGE YOUR CHARACTERS

Iya, karena itu kekuatanmu.

Kamu boleh jadi orangnya egois, tapi sebenarnya itu karaktermu yg menguatkanmu. Jadi yang bisa kamu lakukan itu hanya MENGONTROLNYA. Bukan menghilangkannya. Kamu tetap butuh ego mu di saat-saat tertentu. Misal di saat ada orang yg mau memanfaatmu.

Kamu boleh jadi orangnya perfeksionis. Jangan hilangkan sifat itu. Karena gak semua orang perfeksionis. Perfeksionis itu bagus di saat-saat tertentu. Misal kamu seorang entertainer, penghibur, penyanyi, maka perfeksionis sangat dibutuhkan biar penampilan kita sempurna.

Semua orang punya karakter baik dan buruk. PASTI ITU. Yang bisa kita lakukan cuma mengontrolnya saja. Jadi kalau ada orang yg bilang, “Kamu jangan keras kepala! Gak boleh! Bahaya!” jangan dihiraukan. Tetaplah keras kepala. Tapi dikontrol supaya nggak berlebihan aja. Itu sifatmu, karaktermu. Kalau kamu hilangkan, kamu kehilangan kekuatanmu. Kehilangan ciri khas, kehilangan jati diri siapa dirimu..

Keras kepala sebenarnya ada gunanya. Di saat perdebatan, di saat ada orang yg memaksa kamu memenuhi keinginannya padahal keinginan dia tidak masuk akal, di saat orang mengusik prinsip hidupmu yg sebenarnya sudah cocok dan nyaman untukmu, di saat kamu bilang TIDAK.

Ada quote nih..

your character is

Aku juga punya nih..

Jangan ubah karaktermu, karena itu kekuatanmu.

– Marindop Teguh –

MENOLAK PAID POST, PAID PROMOTE, DAN PAID-PAID LAINNYA

Nah, ini contohnya. Aku kemarin menolak tawaran paid post instagram, twitter, blog, dari Telkomsel. Juga ada kira-kira 50 emails menawarkan kerjasama melalui blog ini yg aku tolak juga.

Alasanku simpel: Aku belum tertarik. Dan aku pingin fokus posting tanpa imbalan duit sepeserpun.

Hal di atas perlu keras kepala untuk mempertahankan prinsip. Dan prinsipku untuk blog ini adalah tidak menerima sponsored post. Coba kalau aku gak keras kepala, ya aku bakal bilang iya. Trus blogku isinya postingan iklan deh.

Menolak-menolak sesuatu itu sebenarnya penting buat prinsip hidup kalian. Dalam hidup kalian harus punya prinsip. Untuk menunjukkan kepada orang lain, INILAH AKU. Aku punya aturan hidup sendiri. Dan selama hal itu tidak merugikan orang lain, ya gak ada salahnya untuk dipertahankan.

PERBEDAAN KAYA, PAMER, DAN SOMBONG

Kaya adalah keadaan orang yg kebutuhan hidupnya lebih sedikit dibanding harta yg di miliki. Kaya bukan orang yg duitnya banyak loh! Orang yg duitnya banyak gak otomatis jadi orang kaya. Bisa jadi itu duit dari hasil utang khan?

Orang yg punya duit 10 juta, tapi kebutuhan hidupnya cuma 2 juta, berati dia orang kaya karena hartanya turah-turah dan masih sisa.

Orang yg duitnya 1 milyar, tapi kebutuhan hidupnya 2 milyar, berati dia termasuk orang miskin karena duit dia tidak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.

***

Pamer adalah menunjukkan harta yg dimiliki kepada orang lain. Pamer itu bukan perilaku yg buruk asal gak berlebihan aja. Pamer juga tergantung niatnya apa. Kalau niatnya pingin ngerendahin orang, ngehina orang, ya itu pamer yg kurang asyik aja.

Khan ada tuh pameran. Itu juga pamer tauk! Jadi pamer apa yang baik? Pameran!

Aku ini tukang pamer orangnya. Tapi aku niatnya ngasih informasi. Aku soalnya kalau pamer selalu ngejelasin detailnya sampe harga-harganya juga biar orang tahu aja. Bukan niatnya ngehina atau ngerendahin orang. Bukan niatnya sok kaya. Wong aku ini kaya beneran kok. Bukan sok. Hehe.

Pamer yg gak asyik adalah pamer yg tanpa keterangan apa-apa. Sebenarnya gak asyik buat yg punya sifat iri aja sih. Buat yg gak gampang iri atau dengki, pamer yg begitu juga gak papa, sah sah aja. Pamer yg gak asyik itu kalau ditanya ‘itu lagi di mana kok tempatnya bagus banget?’, trus dia diam aja. Atau cuma dibalas ‘rahasia’.

***

Sombong adalah perilaku merendahkan orang lain.

Kalau cuma ngejelasin harga sepatu sekian juta rupiah. Itu bukan sombong namanya. Itu ngasih informasi. Kalau cuma ngejelasin, aku cuci baju di loundry dry cleaning biar bersih walaupun mahal, itu juga bukan sombong namanya. Itu ngasih informasi.

Hal di atas bukan bermaksud ngerendahin kamu, khan? Kalau kamu merasa rendah, ya itu masalahnya di kamu. Bukan kesalahan dia.

Sombong itu kalau gini. Misal kamu kalau cuci baju pakai dry cleaning yg mahal, lalu kamu ngehina temenmu yg nyuci baju di kali pakai batu bata.

Sombong itu kalau kamu punya PlayStation 4 trus ngehina temenmu yang mainannya cuma ketapel sama kelereng.

Sombong itu kalau kamu punya iPhone 7 Jet Black, trus ngehina temenmu yg hapenya nokiya tiga tiga sepuluh.

Sombong itu harus ada unsur menghinanya. Harus ada unsur merendahkannya. Kalau gak ada, ya itu namanya cuma ngasih informasi.

Ini ada quote tentang sombong..

arrogant quote

Translation:
Humility = Kerendahan hati.
Smirks = Menyeringai.

***

Jadi jangan tersinggung. Jadi jangan suka ngejaj orang itu sombong hanya karena mereka punya barang lebih mewah dari kamu. Kalau kamu punya temen kaya raya, ya jangan dijauhi karena kamu minder dan malu karena kamu orang yg nggak kaya.

Orang kaya (yang gak sombong) juga butuh ditemenin. Suwer! Mereka butuh kekayaan hati juga. Kekayaan harta benda itu sifatnya semu kok. Gak long lasting. Kekayaan hati jauh lebih meresap dan bikin kedamaian hidup.

Wong harta itu sebenarnya cuma titipan kok. Sumpah. Khan harta benda gak dibawa mati. Bekal manusia kalau mati itu ya amal ibadah. Bukan harta benda. Harta benda hanya sarana kenyamanan hidup, agar keihlasan beramal dan beribadah semakin mudah diraih.

:ampun:
_____

Udah dulu ya, sudah pagi. Kapan-kapan posting lagi. Ada banyak hal seru yg aku mau ceritain lagi. Eh aku kok kepikiran posting tentang fashion ya? Aaaak. Oke deh, next post bakalan banyak foto-foto tentang fashionku! HAHAHA.

37 Comments

Komen dong!