Kalo Nggambar Gak Pakek Mikir

Sebagai ndofans™ tercinta, tahu dong kalo aku suka menggambar doodle. Itu lo gambar awut-awutan bebas yg tanpa aturan. Kalo nggambar doodle trus ada syarat dan aturan berlaku, itu berati doodle-nya FAKE. Palsu. Nggak orijinal. Menggambar doodle itu sesuai kata hati. Sesuai alam bawah sadar. Gak harus mikir sebab akibatnya.

Menurut kakak wiki, aktifitas murid yg sedang malas mendengarkan gurunya mengajar trus kemudian dia mencoret-coret bukunya, menggambar sesuatu, apapun itu, bisa gurunya sendiri -dengan segala keburukannya-, bisa temannya, bisa pacarnya, siapapun itu dia gambar, itulah doodle. Bebas tanpa ada mengatur dan tanpa ada yg boleh mengritik. Doodle memang cuma untuk dinikmati. Minimal oleh yg membuat gambar atau kreatornya sendiri.

Kalo ada tutorial menggambar Doodle, saya rasa hal itu sungguh konyol tingkat dewa!

Doodle by dzofar.com

Menggambar doodle ya “ngawur” saja kayak gambar di atas ini.
Soal bagus enggak nggak usah mikir. Kontroversi atau enggak juga nggak usah dipikir.
Nggambar doodle nggak perlu mikir!

Hennah, semakin banyak doodle yg bisa ditebak artinya, saya pun mencoba menggambar sesuatu yg benar-benar bikin saya sendiri mikir “Saya ini sedang menggambar apa ya?“. Lihat contoh doodle saya di bawah ini:

Failure Magically

Failure Magically by dzofar.com

Doodle di atas ini judulnya Failure Magically. Entahlah, tiba-tiba muncul aja nama itu. Saya memang merasa “gagal” dalam menggambar doodle di atas. Soalnya ketika saya kepingin menggambar doodle sendirian, tibaknya tetangga lha kok nimbrung ngeliat. Wuah, mood awal langsung terbang seketika. Diganti dengan mood yg lain.

Saya nggak mengenal mood hilang. Tapi mood berubah! #ndopquote

Saya upload di facebook (di sini). Saya tag ke temen yg ngerti seni. Mas Farid pun berkomentar:

Komentar Madjid

Mas Madjid langsung komentar tanpa bertanya “ini artinya apa”. Nah itu yg membedakan seniman beneran atau cuma gadungan. Seniman yg (memang seharusnya) cukup merasakan suatu karya, bukan membuang-buang tenaga dg bertanya ini itu. Alhamdulillaah tanggapannya positif. Berati ada dukungan dari satu orang. Tambah semangat!

Delapan hari kemudian, ketika moodnya tepat, saya menggambar doodle entah artinya apa lagi..

doodle rejoin by dzofar.com

Rejoin by dzofar.com

Doodle di atas judulnya Rejoin. Merek sampo. Eh itu rijois ding. Rejoin artinya kembali bergabung.

Di bagian mananya di gambar yg menceritakan kembali bergabung?
Mungkin yg di garis putus-putus itu kali ya. Saya juga nggak tahu pasti. Huahaha..

Dua karya di atas sangat amat terinspirasi sama karyanya Gabríela Friðriksdóttir (silakan gugling sendiri karya-karyanya yah). Seniman dari Iceland. Daerah pucuk bumi sana lo kakak. Yang negaranya ditutup es semua.

Karyanya Gabríela Friðriksdóttir saya akui SANGAT MAGICAL dan MENGHIPNOTIS saya banget! Saya lama banget kalo memandang karya-karyanya. Coba kalian google image sendiri ya karya-karyanya. Kalo sampean terasa terhipnotis kayak saya, berati SELAMAT! Kamu orangnya nggak nggenah kayak saya! Hahaha..

Nah, kebetulan Gabríela Friðriksdóttir diprakarsai (weladalah bahasanya) untuk membuat cover Album Bjork Greatest Hits (2002). Ini dia ilustrasi yg dibuat sama dia:

Karya Gabríela Friðriksdóttir di album Bjork - greatest hits

Unik yah. Karakternya aneh dan memiliki interpretasi mendalam. *sok tau banget ya saya*

Ini dia video dia pas nggarap “Crepusculum” (saya juga ndak tau Crepusculum itu apaan! Haha.. )

Udah nonton videonya? Paham nggak? Nggak? Masa gitu aja nggak paham?
SAMA DONG! AKU JUGA NGGAK PAHAM! Hahaha..

Kembali ke karya saya di atas yg berjudul rejoin. Seperti biasa, saya uplod di facebook (di sini). Dan mendapat komentar positif dari tiga orang.

komentar rejoin di facebook

Mas Sungging itu lulusan seni rupa UNNES, alhamdulillaah komentarnya positif. Trus ada mas Harir yg membuat saya berasa menjadi seniman beneran. Haha. Agak-agak merasa sombong gitu deh kalo dipuji begitu. Btw, komentarnya mas Madjid selalu menyarankan saya untuk melukis di atas kanvas. Waduh, aku belum pernah coba tuh. Suk mben saja kalo dolan Semarang lagi, aku mau belajar ngelukis!

Yuk kita simak doodle entah artinya apa selanjutnya..

Trend Doodle by dzofar.com

Trend by dzofar.com

Sebenarnya doodle di atas itu saya pingin “sok-sokan” ngasih tren warna 2013 gitu. Maklum saya ini khan orangnya sombong dan egois, jadi wajar kalo saya ini suka ngatur-ngatur gitu. Haha.

Jadi ada warna hitam, silver, emas, abu-abu dan putih. Sebenarnya saya terinspirasi dari produk KTZ, produk fashion international yg desainya banyak dipakek artis luar negeri (kayak Rihanna, bjork, Nicki Minaj, Jessi J dan lain-lain). Lalu terciptalah doodle di atas.

Terinspirasi apanya, kok nggak mirip sama sekali dengan produk KTZ?

Terinspirasi itu berarti mood datang karena ada inspirasi. Bukan menjiplak atau memodifikasi. Kalo menjiplak atau memodifikasi itu namanya bukan terinspirasi, tapi memang lagi gak punya ide. Kayak gelben ceribel itu namanya memodifikasi, bukan terinspirasi!! *dilempar jumroh berjamaah sama twibi dan twiboes*

Wuih, ketika saya upload di facebook (di sini). Karena timingnya tepat, walhasil yg komentar buanyak banget haha.

Yuk kita baca komentar-komentarnya yang bagus-bagus aja..

komentar mas wisnu

Gara-gara mas wisnu, saya jadi gugling lukisannya Van Gogh.

Lukisan Van Gogh

Lukisan Van Gogh. Gambar diambil dari google image, lalu saya tata sendiri di photoshop.

Saya jadi tahu kalo lukisan Van Gogh pernah menjadi lukisan termahal. Menurut link ini, lukisan termahal Van Gogh itu seharga US $138.4 JUTA. Kalo dirupiahkan menjadi 1.339.020.000.000 (satu trilliun tiga ratus tigapuluh sembilan milliar dua puluh juta rupiah). Duit atau air ya itu? HUWOW..

INI DIA LUKISAN TERMAHAL ITU…

Lukisan Termahal Van Gogh

Lukisan termahal Van Gogh diatas dibuat seminggu sebelum dia meninggal karena bunuh diri. Baiklah.

Mari kita baca pujian-pujian komentar selanjutnya..

Mas Husni dan Dadang komentar Picasso

Mas Husni, anak seni rupa UNNES, sama mas Dadang, sketcher Semarang, berkomentar sama. Picasso itu bapak aliran kubisme yah. Saya pun membuka link yg dikasih sama mas Dadang di komentar selanjutnya. Ternyata emang mirip. Cuman ya balik lagi, saya nggak njiplak. Wong saya aja baru tahu lukisan Picasso di bawah ini ya dari link wikipedia yg diberikan sama mas dadang..

Lukisan Picasso

Salah satu lukisan Picasso yg berjudul “Guernica“.
Bagus ya. Banyak menginspirasi saya nih. WOW

Eh saya merasa terhormat sekali ketika Pak Dosen Seni Rupa UNNES, Pak Aryo, beliau berkomentar di karya saya di atas. Padahal saya nggak ngetag beliau loh. Wow, komentar Pak Aryo adalah..

Komentar Pak Aryo Stuart Davis

Pak Aryo bilang kalo karya saya ini kalo warna-warnanya cerah, akan mengingatkan beliau ke karya-karyanya Stuart Davis. Nah, saya langsung gugling tentang Stuart Davis. *Membiasakan googling sendiri, nggak ngerepotin orang dg nanya*. Ini dia karya-karya Stuart Davis..

Karya Stuart Davis

Nah itu dia. Karya saya ternyata mirip karyanya Stuart Davis. Betul kata Pak Aryo. Btw, ingat nggak, karya saya yg mana? Itu lo yg warna emas, hitam, putih, abu-abu di atas sana. Jangan-jangan kalian nanti menganggap semua karya yg saya pajang di tulisan ini adalah karya saya. Haha. Makanya jangan :fastreading: ya! :pukul:

Kita sudah sampe di penghujung acara..

WII WAN MOR.. WII WAN MOR.. WII WAN MOR..

Oke oke, tenang, saya kasih satu karya saya lagi yah..

Antimainstream by dzofar.com

Antimainstream by dzofar.com

Karya di atas saya buat tadi malam pas tiba-tiba muncul ide bikin sesuatu. Jadilah sesuatu itu. Oh iya, nggambar doodle gak harus pakek pulpen, pensil, dan alat manual lainnya, tapi bisa juga pakek corel draw kaya yg saya lakukan di dua karya terakhir.

Okay, karya saya yg judulnya Antimainstream di atas ini terinspirasi oleh karyanya Kira Leigh. Silakan diklik untuk melihat karya-karyanya. Kalo males, yaudah, saya uplodkan beberapa karyanya di bawah ini:

Karya Kira Leigh

Saya pernah ngeshare link websitenya Kira Leigh (kiraleigh.net/art.html) di facebook. Ada yg komentar, katanya mau muntah pas melihat karya-karyanya.

Saya heran, mau muntah dibagian mananya ya? Ternyata setelah saya perhatikan, banyak bertebaran penis dan vagina alat kelamin di karya-karyanya.

Owalah, itukan anggota tubuh manusia, kok bikin muntah? Kamu nggak punya kelamin ya? Jadi kalo kamu ngeliat kelamin sendiri juga muntah-muntah dong, khan lebih real? Bener-bener komentar yg aneh menurut saya. Atau saya sendiri yg aneh. Haha.. terserah wis..

Lha yaudah sampe segini saja postingan kali ini.. Kalo disekrol-sekrol ke atas, udah panjang banget tulisnanya yah. Nggak papa. Saya menulis panjang karena saya memang suka yg panjang-panjang niat banget nulis di blog ini. Karena saya menyukai sesuatu yg komplit. Informasi yg setengah-setengah hanya bikin banyak orang salah tafsir yang menjadikan perdebatan yg memicu perpecahan..

Selamat hari kamis, jangan lupa nanti habis maghrib baca Yaasiin yah..

Muuuaaaah..

67 Comments

Komen dong!