❗HATI-HATI ❗Akal-akalan Tukang Sedot WC

Selasa, 24 Februari 2026 adalah hari yang berat sepanjang hidupku! Bukan! Bukan tentang berat badan kayak problem teman-teman seusiaku, haha, tapi berat di fainensyel. Berat banget! Baru kali ini aku ngrasain tabungan terkuras HAMPIR HABIS! GILA! Sedeg-degan ini rasanya jadi orang mesqueen! ๐Ÿ˜†

Walaupun sebenarnya masih ada uang darurat di SBN Bibit yang jumlahnya lumayan buat hidup setahun, tapi tetap aja kejadian ini sungguh bikin aku syok to the bone! :surprised:

Udah berat badan makin turun karena nahan pengeluaran makan, in this ikanemi ya, harus pandai-pandai mengatur uwang, okay! Eh, masih ditambah pengeluaran mendadak yang di luar ekspektesyen. :takut:

Kalau dibilang ini keblondrok, sebenarnya gak juga. Aku sudah sangat hati-hati sebelum deal-dealan sama adminnya.

So, here is the complete story..

Hari itu Selasa yang santai, aku rebahan di kasur lipat In The Box yang gak kempes-kempes itu. Tiba-tiba aku sreg sama harga yang ditawarkan admin sedot WC, yaitu 55 ribu perstrip tangki. Harga termurah dari 3 akun sedot WC yang sudah aku chat. Aku nemu semua akun sedot WC dari instagram. Dengan kata kunci “Sedot WC Nganjuk”. Nomernya beda-beda. Adminnya juga beda-beda. So, besar kemungkinan ini memang bukan satu perusahaan yang sama. :sip:

Sadar keuangan lagi seret, maka aku hati-hati banget dengan nanya di awal berapa estimasi total sedot WC sampe bersih untuk level perumahan yang ditinggali 1 orang saja. Admin menjawab 13-20 strips. Wicis itu sekitar 715 ribu – 1 juta 100 ribu. Siap wis kalau sejuta lebih dikit. Apalagi admin ngasih free biaya bongkar dan balikin lagi ke awal. <img src=" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />

The situwesyen is, septiktenk-ku ada di lantai garasi yang sudah aku keramik total buntet. Dulu lupa gak ngasih tahu ke tukang keramik untuk ngasih space buat lubang septictank. Karena pikirku, halah, sedot WC bisa puluhan tahun kemudian. Di rumah ibu aja nunggu 20 tahun baru disedot WC. So, aku gak kepikiran kalau hal itu urgent.

WC-ku yang sekarang ada tainya. Taiku sendiri pastinya ya. Aku gak ngambil langkah gegabah dengan langsung manggil tukang sedot WC kok. Aku sudah usaha dg ngeluarin uang seminim mungkin, yaitu dengan membeli serbuk bakteri pengurai. Hasilnya nihil. Taiku masih gak mau masuk. Beli plunger pompa WC yang bentuknya kayak pompa sepeda itu. Kalau pompa ini gak mempan juga, udah deh aku pasrah. :ampun:

Dan ternyata beneran gak mempan! Berati ini wesenya sudah penuh. Siyal! Seingatku, belum ada tetangga seperumahan (yang jumlahnya ratusan itu), yang sudah manggil tukang sedot wese. Masa rumahku doang? Like HOW? Kalau masalahnya di belakangku ada sungai yang gak mengalir, ya harusnya tetangga sebelah sudah sedot juga! ๐Ÿ˜•

Buktinya enggak tuh. Mereka sans-sans aja. Tetangga mepet rumah aja anggotanya ada 4 orang. Harusnya dia duluan dong, yg sedot WC. Tapi kok malah aku? Ndop Studio cuma 1 orang loh yg ninggalin? Dan zuzurly aku jarang ngising. Seminggu paling ngising maksimal 5 kali. Aku bukan peribadih yang ngisingan. Aku adalah peribadih yang metabolismenya bagus! Makanan yang aku makan aku serap sempurna menjadi tenaga dan fikiran! HAHAHAH :glundung:

Whatever it is, yaudah lah ya. Mau gimana lagi. Kalau telek di WC gak mau masuk, mau gak mau harus ditangani, ini tuh, kebutuhan DARURAT. Gak bisa ditunda sehari pun. Jijik tauk! :muntah:

Datanglah dua orang tukang sedot WC mengendarai truck tanki. Datangnya sore sekitar jam setengah 4. Dengan estimasi pengerjaan satu jam, aku pikir aku bakal diam-diam pakai jasa sedot WC ini. Karena sumpah, MALU tau! Apa kata tetangga coba? Mas Ndop, tinggal sendirian, kok sudah penuh WCnya? Ngisingan ya? Atau jangan-jangan Mas Ndop gak tinggal sendirian? Tinggal sama siapa hayo? Jadi selama ini Mas Ndop kumpul kebo ya? Hayolo.. hayolo.. :takut:

Dan ternyata proses sedot WC berlangsung selama DUA JAM! Wicis sampe menjelang buka puasa. Waktu di mana orang-orang pada keluar rumah untuk beli makan, beli minum, anter takjil, siap-siap ke Musholla untuk magriban, atau buber, dan mereka MELIHAT bahwa di rumah Mas Ndop ada tukang sedot wese! :takut:

Akhirnya, dari pada ouwerthingking, aku fokus ke diri sendiri. Fokus ngawasi mereka bekerja. Walaupun jujur, aku gak paham mereka lagi ngapain. ๐Ÿ˜•

Langkah awal yang mereka kerjakan adalah mencari lubang septictank yang sudah tertutup keramik itu. Untung aku sempet fotoin lubang itu sebelum dikeramik, jadi lubangnya ketemu dengan gampang. Problem kedua mencari lubang satunya lagi, katanya lubang serapan. APA LAGI INI? kenapa perumahan gak ngasih lubang kedua ini? ๐Ÿ˜•

Tukang Sedot WC Nakal Banget

Untungnya pencarian lubang kedua gagal sekali doang! Gak besar sih, cuman diameter 10 cm. Tukangnya tahu kalau di situ gagal, berati di sini bakal tepat! Lubang serapan berjalan kira-kira semeter dari lubang pertama. Tukang menjebol keramik pakai linggis.

Tukang Sedot WC Nakal

Di dalam lubang itu, ada air berisi tai yang siap disedot pakai truck penyedot. Kira-kira baru setengah jam, tiba-tiba tukangnya minta aku belanja pipa paralon ukuran jumbo (kira-kira 3 dim, aku lupa), beli pasir, sama beli semen. Lah, kata adminnya sudah termasuk biaya bongkar? Kenapa masih disuruh beli lagi? :taktahu:

Akhirnya mau gak mau aku berangkat NAIK SEPEDA ke toko bangunan. Jam 4 sore lebih, semua toko bangunan sudah tutup. Total 6 km aku ngontel keliling toko. TIDAK mendapatkan apa-apa. Dan ketika aku sampe ke rumah lagi, TANGKI TRUCK SUDAH PENUH! IYA PENUH! :hipnotis:

Tukang sedot wese entah kenapa nuangin air keran pake selang ke lubang serapan. Katanya supaya tainya larut sama air dan gampang disedot. Dan sialnya, air keran itu ikut dihitung dalam strip. Jadi kalau misal atinya cuma sekilo, ditambah air keran sekilo, harusnya kita bayar sekilo dong. Airnya gak dihitung. Tapi ternyata DIHITUNG! :surprised:

Mengetahui air di tanki penuh, aku deg-degan dong. Secara stripnya ada banyak banget. Lebih dari 20 strips seperti yang dikatakan admin. ๐Ÿ˜ก

Ada satu HAL ANEH yang dijelasin di awal sama tukangnya: STRIP SATU INI ARTINYA STRIP ENAM ya! Karena tangki bentuknya bulat. Posisi strip 1 berada agak ke atas. Bukan tepat di dasar tanki. Dan menurut tukangnya, strip satu jaraknya sama dengan strip 6. Strip 2 sama dengan strip 7, dst. Dengan kata lain, aku harus bayar 5 strip tambahan (275 ribu). :surprised:

Karena aku sudah kadung booking, yaudah aku nurut aja. Walaupun menurutku itu GAK MASUK AKAL. Strip satu ya bayarnya satu, BUKAN ENAM!

Whatever lah!

Mengetahui aku gak bawa apa-apa, si tukang lumayan bingung dan bengong plus keringat dingin. Tapi ternyata itu cuma sementara. Satu tukang masuk ke truck dan mengambil kresek. Yang ternyata isinya SEMEN!

WHATEFAK! ๐Ÿ˜ก

Kenapa masih nyuruh aku beli semen sama pasir lagi? Ini sih jelas KORUPSI ya! Tapi mereka bawa stok semen sedikit sih. Maybe mereka nyuruh aku beli lagi untuk jaga-jaga kalau-kalau semennya kehabisan. Dengan pasir nyari seadanya di pekarangan tetangga, akhirnya dua lubang tai itu tertutup juga. Tentu saja dengan garapan seadanya. Gak halus. Gak rapi. Dan next bakal aku halusin sendiri.

Setengah enam sore pengerjaan sedot WC selesai total. Saanya bayar tagihan. Dengan isi tabungan yang cuman siap sejuta seratus. Aku sih deg-degan ketika tahu tankinya penuh. Deg-degan berubah menjadi STRESS ketika tukangnya bilang tagihannya 56 strips! LIMA PULUH ENAM SODARA-SODARA! Dari 20 ke 56 itu 3 kali lipat! TIGA KALI LIPAT SODARA-SODARA! :surprised:

WHATEFAK part 2! ๐Ÿ˜ก

Jujur, tabungan BCA-ku saat itu ga ada sejutak. Tabungan MANDIRI ada 2 jutaan sekian. Tabungan BNI sejutaan. Dengan total biaya sedot wese TIGA JUTA RUPIAH (dapat diskon 80 ribu doang anjay), aku harus transfer berkali-kali supaya tepat 3 juta. Kalau pikiranku tenang, hal itu perkara gampang. Karena lagi stress, transfer rekening berkali-kali beneran bikin ANXIETY level dewa! :rolleyes:

Transfer selesai. Shock belum selesai. APA YANG TERJADI HARI INI YA ALLOH! Baru kali ini merasakan tabungan terkuras habis tinggal ratusan ribu.

Merasa habis dirampok 3 jutak, akhirnya malam itu aku mutusin buat menyenangkan diri sendiri dengan ngajak temen nongkrong di cafe. Curhat habis-habisan ke mereka. Membagi penderitaan ke mereka. Untung punya temen yang mau dengerin (atau nggak ya? ๐Ÿ˜† ) Yang penting sudah berbagi pengalaman gak enak. :malaikat:

Seminggu kemudian, baterai sepeda listrik LiFePo4 48V 22Ah-ku datang. Aku minta bantuan masku yang punya bengkel, untuk masang. Sambil curhat juga masalah sedot WC sialan ini. Ternyata masku sudah dikasi tahu sama ibukku. Aku memang curhat ke semua orang tentang ini. HAHA. :rolleyes:

Hal yang MENYESAKKAN DADA adalah masku ngasih tahu aku kalau ternyata di facebook ada yg jual jasa sedot WC terima beres hanya dengan ENAM RATUS RIBU rupiah saja! WHATHEHELL!!! :surprised:

Berminggu-minggu kemudian, aku ndayoh ke rumah temenku di Caruban. Temen nonton Standup Jambore. Ngobrol ngalor ngidul tentang embege, keadaan ekonomi di semua lini masyarakat yang menurun, termasuk ngebahas sedot WC. Hal yang bikin aku lega, ternyata temenku juga KENA TIPU. Bahkan lebih parah. Temenku habis ENAM JUTA! ุฃูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ Ternyata aku gak sendirian! :malaikat:

Dari cerita-cerita orang lain, contohnya tetangga depan rumah, memang tukang sedot WC jarang ada yang jujur. Banyak yang nakal. Mereka memanfaatkan kesempatan DARURAT seseorang. Yang namanya WC mampet, gak mungkin orang bisa nolak berapapun harganya. Yang jahat adalah tukang sedot WC nakal ngasih harga “asal” setelah WC selesai dikuras. Jadi banyak yang gak siap, dan merasa tertipu. Tetanggaku di Kauman, konon juga habis sejuta lebih. Padahal itu sudah puluhan tahun yang lalu.

Di akun Sedot WC 600 ribuan all-in di Facebook, ada komentator yg kena 2 juta 750 ribu. Pemilik akun bilang, sedot WC gak mungkin semahal itu. Untuk rumah biasa kemungkinan besar under sejuta. Maksimal sejuta lah, kalau mau nakal. Kalau di atas sejuta, ini nakalnya sudah NDAK UMUM! Berlebihan. JUWAHAD! Huhuhue. ๐Ÿ‘ฟ

Akhirul kalam, mari jadikan pengalaman KEBLONDROK ini menjadi pelajaran berharga untuk kalian yang baca postingan ini. Juga pelajaran buatku untuk stay calm. Uang adalah titipan. Jadi relakanlah. Lepaskanlah. Ikhlaskanlah. Mari semangat ngonten lagi, promo vector lagi, upload portfolio lagi, melukis lagi, berkarya lagi. Bekerja itu ibadah. Soal rezeki biar Gusti Alloh yang ngurus. :malaikat:

ูˆูŽุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Komen Yuk Kak!

Emailmu aman, gak bakal terpublish kok kak! Tanda bintang (*) wajib diisi ya!