Nonton Standup Comedy Indra Frimawan “Pengakuan” di Surabaya

Indra Frimawan adalah salah satu komika fovoritku. Karena materi stendapnya rata-rata memerlukan kecerdasan tinggi penontonnya supaya lucunya dapet. Sebagai orang yang kecerdasanya di atas rata-rata, sudah pasti aku cocok banget sama materi stendapnya Frimawan. Maka bahagia banget hatiku ketika si indra Frimawan ngadain Standup tour bertema “Pengakuan” di Surabaya. Lumayan deket dari tempatku tinggal di Nganjuk. Cuma 3 jam perjalanan. Walaupun aku salut ada yang datang jauh-jauh dari Jakarta. Kalau dari Jakarta akan lebih gak capek kalau naik pesawat kali ya. Trus dari Bandara ke lokasi acara Standup Comedy di Satu Atap Co-working Space di jalan Pacar, tinggal pesen tiket golden bird aja.

Kenapa harus Golden Bird sih? Soalnya kita bisa pilih mau naik mobil Avanza atau yg kelas premium kayak Alphard juga ada! Layanannya 24 jam. Sopir profesional dan sabar. Bahkan mau nunggu di bandara kalau pesawat delay. Nyaman dengan harga terjangkau. Kurang apa lagi? Hihihi

Setelah penukaran tiket, penonton dikasih minum es teh. Lalu duduk di kursi yang deket banget dengan panggung. Acara ini bener-bener intim. Penonton dan komika diletakkan sedekat mungkin.

Acara di buka dengan dua openers dari komika lokal Surabaya. Ada kak Edo dan Ichan. Mereka berdua lucu-lucu. Yang Edo pecah banget sih! Yang Ichan, karena masih banyak groginya, Jadi lumayan lah.

Kak Edo, seorang guru Bimbingan Belajar Kimia yang lucu-lucu gemes.

Kak Ichan yang suaranya merdu dan biyanter yang sukses bikin kuping ketawa hahaha.

Ketika Indra Frimawan, sang Prince of Mindblowing Comedy openmic (tampil ngelucu), beuuuh suasana hening. Penonton terbius sama gaya stendapnya Frimawan. Diatu serius ketika story telling. Kemudian punchlinenya tiba-tiba muncul di belakang. Gak langsung ketawa sih, butuh konsentrasi sepersekian detik, penonton baru ketawa riuh dan rame banget. Bahkan banyak yg ketawanya telat. Hahaha

Indra Frimawan, Prince of Mindblowing Comedy yang sukses membius penonton untuk khusuk mendengarkan story tellingnya yg aneh bin ajaib lalu ketawa bareng berjamaah! 

Untungnya Idra jam manggungnya sudah banyak. Jadi pacenya lambat tapi pas. Dia sadar kalau materinya butuh pemikiran cerdas. Jadi pas punchline dikeluarkan, dia hati-hati banget njaga tempo. Dia kasih beberapa detik agar penonton dikasih waktu mencerna jokenya. Dan berhasil! Semua ketawa berjamaah walaupun kadang telat. Bahkan ada yang tertawanya ikut-ikutan yg lain. Setelah dia paham jokenya, dia baru ketawa sendiri. Siapa dia itu? Saya! Hahaha

Oh iya, tiket masuknya 150 ribu. Lumayan mahal sih. Tapi aku dapat harga 75 ribu karena belinya jauh-jauh hari alias presale 2. Bahkan presale 1 harganya cuma 50 ribu. Jadi buat yg beli 150 ribu, ya salah sendiri telat beli hahaha. Tapi gak rugi kok. 150 ribu nonton stendap 1,5 jam penuh! Capek ketawa haha.

Jangan harap acara ini diupload di yutub ya. Seperti acara stendap yang pernah aku tonton sebelumnya, kayak Standup Hutan, materinya gak layak tayang di yutub karena nasip komika bakalan selesai kalau ada yg ngelaporin materinya. Apalagi penduduk nol enam dua sekarang ini super duper baperan, gampang marah, gampang lapor sana sini. Serem ah!

Nonton stendap tur spesial yang bintang utamanya 1 komika doang kayak gini merupakan pengalaman pertama buatku. Ternyata seru. Biasanya komika khan stendap cuma 10 menit. Paling lama 15 menit lah kalau di tivi, lha ini satu jam penuh tanpa henti. Ketawa ngakak tanpa “jedda”! Hahaha. Apalagi materi komedi Frimawan ini beda level sama komika yang lain, “standar”nya lebih tinggi. Bukan joke receh! Jokesnya fresh dan aneh tapi lucu! Haha

Acara ditutup dengan foto bersama Indra Frimawan bareng penonton satu persatu. Karena ini acara spesial tour, penonton bener-bener ditunggu satu-persatu untuk foto bareng. Semacam ada jaminan penonton pulang harus puas gak boleh nyesel. Hihihi

Aku nonton bareng kak Aulia Aziz (paling kiri), temen blogger sejak 2009 yang lalu. Sekarang dia udah nikah, sementara aku masih jomblo. Haha

Buatku, liburan gak selalu ke tempat wisata. Nonton standup comedy bisa kalian masukin list liburan. Kalo kalian selera humornya rendah, atau yang susah ketawa karena jaim, kalian bisa nonton konser musik. Atau kalo kalian orangnya strict banget, mungkin wisata rohani kayak mengunjungi ceramah-ceramah dari ustadz atau kyai idola bisa juga dijadikan acara liburan. Justru liburan yang bermanfaat karena kita dapat ilmu dan siraman rohani.

Entah kenapa, semakin dewasa (walaupun umurnya doang, tapi jiwa masih kekanak-kanakan), aku gak begitu tertarik sama foto-foto netizen di instagram yg sedang liburan ke luar negeri atau wisata alam super indah. Bahkan cukup melihat di foto aja aku sudah puas. Beda sama standup comedy, nonton di yutub, di tivi, jelas sangat beda dengan nonton secara off air alias live. Banyak dark joke atau bahkan tema sensitif yg di bawain di offair yang gak mungkin ditayangkan di tivi. Bahkan aku yang seneng musik, udah mulai bosen nonton konser. Kecuali penyanyi/band yang memang aku belum pernah nonton.

Kalian ada rencana mau nonton stendap juga gak kayak aku? Kalau ada, kalau deket-deket jawa timur, yuk nonton bareng! :ayoh:

3 Comments

Leave a Reply to ndop Cancel reply