Review Apple Airpods Untuk Lari

Dulu (7 September 2018) aku pernah beli earphone merek antah berantah namanya QCY Q29. Entahlah kenapa namanya sesusah itu Ferguso. Kenapa gak dinamain Marimar, atau Esmeralda aja sih? Halah, aku banyak bacot! Haha

Trus suaranya beneran enak dong! Bisa meredam suara sekitar pula. Sayangnya sih, dibuat lari pernah jatuh dan baru sadar setelah beberapa meter ke depan. Untung gak diinjak sama pejalan kaki ceefde.

Jangan disimak video di bawah ini:

Beberapa bulan kemudian, 28 Februari 2019, aku kok pingin beli Apple Airpods yang mahal itu. Karena pakai earphone merek gajelas QCY itu gak ada trendy2nya. Gak ada gengsi-gengsinya. Tida sesuwai sama prinsip hidupku yang bertajuk “Biar misqueen yang penting gengsi”. Haha

Dengan bantuan netizen yutub yg julidnya gak habis-habis, akhirnya aku dapat duit lagi dari adsens. Duitnya aku beliin Apple Airpods. Mumpung dapat harga murah. Soalnya saat itu harga Airpods lagi melambung tinggi mengalahkan harga resmi iBox. Saking langkanya!

Aku dapat harga (cuma) 2250K dari harga rata-rata 2,6 jutaan di Tokopedia dan ikamers lain. Dan setelah barangnya datang, mau nulis ulasan gabisa soalnya stoknya udah habis sejak sehari setelah aku melakukan pembayaran. Alias diborong habis sama seller lain. Bahkan ada yg beli 5 gaes! Keknya mau dijual lagi sama dia. Haha

Karena aku sekarang seorang yutuber, jadi aku harus rekam amboksing buat konten. Ya itung-itung coba-coba peruntungan sapa tau viral lagi khan? Kalopun gak viral juga gak papa. Aku ngrekam video unboxing sebagai bukti kuat kalau-kalau sellernya nipu ngasih barang KW atau jangan-jangan isinya krupuk? Hunous?

Unboxing berlangsung lancara-lancar saja. Barangnya masih segelan. Masih baru. Namun ketika aku cek serial numbernya, web Apple Coverage bilang kalau dia gabisa mendeteksi pembelian Airpodsku.

Seketika itu aku panas dingin. Direkam kamera aja aku udah agak grogi, apalagi dapat masalah begini..

Gak usah ditonton videoku yang ini!

Pantesan murah! Mungkin ini barang gak baru. Atau refurbish. Atau barang seken dipacking ulang! Pantesan sellerenya gak sabaran banget nyuruh aku klik “selesai” pas barangnya datang. Padahal posisiku saat itu masih di luar kota. Sungguh bngst sellernya! Aku merasa ditipuh!

Sambil lemes dan bad mood, aku tetap terusin unboxingnya. The show must go on! Nanggung!

Trus aku kepikiran, kenapa gak chat sama sellernya aja. Sapa tau sellernya baik mau nuker? Soalnya pas chat di awal-awal sih orangnya ramah.

Chat sambil gemeteran dimulai (aku kalau marah jariku gemeteran. Maklum aku anaknya emosian haha). Sellernya nyuruh aku untuk connect Airpods ke iPhonenya dulu. Nanti garansinya akan muncul sendiri.

Aku deg-degan dong. Soalnya kalau segel aku bukak, Airpods ini sudah tidak baru lagi. Pinginku sih ditukar aja biar dapat barang dengan serial number yang belum aktif kayak pas aku beli iPhone 7 Plus dulu itu.

Karena direkam, akupun nekat buka segel dan melakukan unboxing seperti yutuber lain. So far so good sih. Dalamnya komplit dengan barang masih tertata super rapi, mulus, wangi, elegan. Hatiku yang awalnya galau dan bad mood akhirnya berubah sumringah setelah mencoba suara dari Airpods yang..

AMAZING!

Aku punya Earpods bawaan iPhone 7 Plus, suaranya jernih. Tapi Airpods ini basnya lebih nendang. Namun trebelnya juga enak. Seimbang gitu. Jernih dan gak murahan.

Trus dia gak meredam suara sekitar. Gak punya noise cancellation. Jadi kita masih bisa mendengarkan suara motor, suara burung, suara hatimu, suara julid netizen… :lol:

Di kuping, Airpods ini nyaman. Gak sakit. Kayak gak pakek apa-apa. Cuman apakah ini nyaman buat lari ya? Ucul gak ya? Jangan-jangan lepas?

Baiklah, mari kita kasih sub judul..

BUAT LARI LEPAS-LEPAS GAK?

Hampir gaes! Untungnya aku orangnya punya kewaspadaan tinggi. Jadi gak sampe jatuh udah aku masukin ke telinga lagi.

Cuman anehnya cuma di telinga kiri doang. Telinga kanan sih aman-aman aja. Trus aku menganalisa kok bisa. Ternyata memang lubang kupingku sebelah kanan lebih sempit dibanding kiri. *pantes yg kanan agak budeg* haha

Percobaan pertama aku cuma lari 5 km. Dan suara Airpods sebelah kiri cuma agak mengecil aja volumenya menandakan dia agak lepas dikit tapi gak sampe jatuh.

Percobaan kedua lari 5 km lagi, tapi momennya habis cuci muka dan telinga trus langsung kupakein Airpods. Walhasil licin udah mau jatuh aja setelah lari 10 meter haha.

Jadi tipsnya, pastikan kupingmu bener-bener kering ya biar Airpodsnya bisa rapet dan gak gerak-gerak.

Airpods bisa menahan loncatan tubuh kita ketika lari kok. Justru menurutku lebih aman dibanding QCY yang super rapet di kuping itu. Karena bentuk Airpods khan desainnya menggantung di kuping. Bukan cuma nempel. Jadi dia baru bisa jatuh kalau dicukil ke kanan atau ke kiri telinga kita. Lompatan tubuh khan arahnya ke atas dan ke bawah, jadi dia gak ngaruh dan gak bikin lepas.

Karena gak bisa meredam suara sekitar, suara musik di Airpods kita otomatis akan keganggu sama suara lingkungan. Keuntungannya tentu saja lebih aman untuk lari kita. Karena kita bisa dengerin suara klakson motor atau mobil manusia-manusia arogan di belakang kita.

REKOMENDID GAK?

Enggak sih. Menurutku sih ouwer prais alias kemahalan. Suaranya gak sedahsyat itu kok. B aja. Cuman ya tidak bisa dikatakan jelek sama sekali. Cuman ya gak sebagus itu. Deyenou wotai min?

Kecuali kalian seorang sultan yang bingung caranya ngabisin duit. Silakan beli Airpods! Dizamin auto gawl di kalangan masyarakat! Bakalan semakin mengukuhkan dan melambungkan kesultanan klean. Yamasa sultan pakek siomi? Siomi khan produk buat rakyat biasa (mau nulis jelata kok ga tega, soalnya aku juga punya hahaha). Bukan buat sultan. Hahaha.

Kalau kalian orangnya tida suka gengsi kek akoh, mendingan beli earphone murce-murce aja kek merek JBL mapuluh rebuan (eh JBL itu merek mahal atau murah sih? Di olshop kok harganya gajelas kadang murce kadang mihil). Intinya don’t waste your money untuk beli produk epel! Mending buat investasi reksadana. Haha.

Dan hari ini adalah hari ke 46 semenjak aku beli Apple Airpods. Dan asal kalian tahu, aku bener-bener buang-buang duit doang beli Airpods. Soalnya aku baru pakek paling 10 kali doang. Hahaha. Karena ternyata aku headset person. Alias lebih suka pakek headset yg segedhe bakpao dibanding earphone macem Airpods yang cuma segedhe upil. Dan sambil nulis ini, aku sambil makek Sony Superbass MDR-XB950BT yang kubeli (9 November 2016 yang lalu) seharga cuma 2 jutaan sudah bluetooth dan suaranya jauh lebih dahsyat. Hahaha.

sony superbass MDR-XB950BT

Kekurangan hedset Sony dibanding Airpods cuma satu: TIDAK MEWAH. Sedangkan kekurangan Airpods adalah GAMPANG KENA DAKI KUPINGKU! Karena aku orangnya jorok bats. Haha

Oh iya aku sampe lupa, tadi soal garansi yang gak jelas itu, ternyata untuk mengatasi tulisan..

WE’RE UNABLE TO VALIDATE YOUR PRODUCT’S PURCHASE DATE

Garansi Airpods

..adalah dengan klik continue aja. Lalu kalian login Apple ID. Lalu tulis tanggal sekarang.Setelah itu tinggal nekst-nekst aja. Selesai. Maka garansinya akan muncul nanti.

Airpods Garansi

Yes! Akhirnya garansinya muncul dong!

Jadi seharusnya cara ini dilakukan sebelum membuka Airpodsnya kali ya. Sejak masih segel keknya bisa. Seharusnya tadi aku brosing dulu baru nanya sellernya. Yaudah sih gapapa juga. Wong ya barangnya BNIB (Brand New In Box).

Habis itu aku laporan ke sellernya kalau barangnya masih mulus, segel, dan masih baru garansinya. Sellernya ikutan seneng lah. Sama-sama lega. Apalagi aku gak cuma dapat harga murah, tapi juga dapat keshbek dari tokopedia seratus ribu kalo gasalah. Jadi aku cuma beli Airpods ini dua juga lebih dikit. Hihihi.

Oh iya, QCY Q29 ku sudah kujual gaes. Harga beli 450 ribu aku jual 150 ribu saja dan laku dalam waktu beberapa menit doang, via chat watsap! Haha. Dan apakah aku akan menjual Apple Airpodsku? Hmm.. untuk produk epel keknya aku kip saja. Soalnya masih ada iPhone 5 nganggur, iPhone 6 nganggur, gatau harus dijual apa enggak. Sayang aja sih. Hihihi.

*Yamaklum, lagi nerapin gara hidup minimalis*

Yodadeh gaes, udahan ya, Bye!

3 Comments

Komen yuk kak!