Subaru Kucingku yang Sabar dan Seru

Buat kalian yang follow instagram @dzofar, pasti sudah sering nonton storyku kalau aku punya kucing bernama Subaru. Namanya sama kayak merek mobil ya. Padahal Subaru itu artinya Sabar dan Seru. Agak maksa ya singkatannya. Gak papa suka suka guwe! haha

Subaru dipelihara oleh orang rumah sejak dia masih baru lahir. Ibunya mati karena keracunan entah siapa yang ngeracun. Ketiga sodaranya sudah dipindah tempat di warung makanan di Gedung Juang 45. Sisanya, Subaru tinggal di rumah ini.

Alasan memilih Subaru untuk tinggal adalah dia kucing satu-satunya yg makannya lahap dan ukurannya bongsor dibanding ketiga sodaranya. Sehingga asumsinya adalah ini kucing gampang peliharaannya. Hehe

Subaru dan ketiga sodara kandungnya

3 Februari 2017.
Subaru dan ketiga sodara kandungnya

Keluargaku yg suka sama kucing cuma adikku sama aku. Ibukku hanya gak tega aja. Jadi ibukku ngasih makan kucing karena gak tega. Bukan karena sayang. Soalnya ibukku gak suka ngelus-ngelus kucing. Jijik. Hihihi

Beda sama aku sama adikku, kalo sama kucing levelnya udah sampe gendong-gendong dan sayang-sayang bak bayi mungil. Hihihi.

subaru saya gendong

29 September 2017.
Subaru dan bos vector ngetop

Kalau kakak-kakakku sih benci ya sama kucing. Tapi gak nyiksa juga. Cuma gak suka aja.

Nah, Subaru sejak kecil sudah dikasih makan makanan kucing yang sereal kilonan itu lo. 10 ribu seplastik. Biasanya sih buat seminggu. Subaru dibiarkan bebas main ke mana aja. Gak dikrangkeng. Aku gak suka ngrangkeng-ngrangkeng binatang. Kasihan. Soalnya aku sendiri gak mau digituin. Aku gak bisa dikekang beb. Kamu paham khan beb alasan kita dulu putus? Kamu terlalu cemburuan dan gak membiarkan aku bebas berteman dengan siapa aja!

#pret #delusional #padahaljomblo #pencitraan

Subaru itu beda sama kucing yang lain. Dan beda sama kucing-kucingku yg pernah dipelihara. Subaru sangat amat tidak mengganggu kalau ada orang makan. Mungkin karena dididik untuk selalu makan makanan kucing, maka dia anteng aja kalau ada manusia makan.

Bahkan kadang dia gak doyan ayam.

Subaru juga gak cerewet. Jaraaang banget ngeong-ngeong. Kucingnya sabar. Diam. Cuek. Saya kira bisu. Ternyata emang dia pendiam. Kalau sedang lapar minta makan aja dia akan ngeong-ngeong keras banget hahahah.

Oh iya, subaru ini lebih suka digendong dibanding dielus-elus. Kalau dielus-elus dia akan jalan maju selangkah. Kalau kamu elus-elus lagi, dia maju selangkah lagi. Haha. Dia sukanya digendong! Biasanya kalau sedang pingin digendong dia akan ngasih kode bokongnya njengking kaki depannya molet terjulur ke depan. Haha. Lucuk bet!

Subaru buatku spesial, sampe aku buat karya khusus buat dia:

Subaru artwork kucing

SUbaru kucingku artwork

SUbaru artwork kucing

Lucuk-lucuk banget ya karyaku!

Menurut film dokumenter Turki berjudul “Kedi” (yang artinya kucing), kucing dipercaya bisa menyerap energi negatif di sekitarnya. Lalu menggantinya dengan energi positif. Aku percaya hal itu. Sejak aku memelihara Subaru, aku kalau stress diserang haters tinggal gendong aja Subaru, stress perlahan menghilang. Mau marah gajadi deh.

Trus menurut film itu, kucing itu hewan yang percaya adanya Tuhan. Makanya kucing gak bisa disuruh-suruh layaknya anjing. Karena kucing punya kemauan sendiri. Gak kayak anjing. Anjing menganggap manusia adalah Tuhannya. Makanya dia manut sekali disuruh-suruh. Make sense sih menurutku!

kucing penyedot energi negative

Subaru, you are my bad mood healer

Subaru punya tingkah laku lucu. Dia suka banget masuk tas kresek. Lalu tidur di dalamnya. Hahaha

Subaru Tidur

Soal memilih tempat tidur juga lucu-lucu. Dia suka tidur di atas kulkas, di atas tivi, di sebelah vas bunga, setrikaan, buku-buku tulis, kadang masuk ke mesin cuci. HAHAHA.

—-

Suatu hari aku beli makanan kucing lalu aku taruh ke botol plastik akua. Aku tulis di sisinya “Pakan Kucing”. Biar Subaru sering-sering masuk kamarku menemaniku kerja. Semingguan lamanya Subaru kalau mau makan langsung mampir ke kamarku ngeong-ngeong mbangunin subuh-subuh. Selalu di jam-jam subuh.

Lalu suatu hari Subaru tidak ke kamar lagi. Mungkin dia lagi main ke kucing tetangga. Lagi jatuh cinta kali ya. Dulu pernah lo Subaru gak pulang-pulang ternyata mainnya jauh sekitar 100 meter di sebelah rumah. Dia jatuh cinta sama kucing di situ. Hihihi.

Kemudian berita mengejutkan datang dari Revina. Tetangga depan rumahku. Siang itu dia menemukan kucing abu-abu berbuntut pendek tergeletak bersimbah darah di jalan raya. Dugaan kuat sih Subaru. Tapi aku gak percaya soalnya Subaru mainnya gak jauh-jauh banget apalagi sampe jalan raya!

Pagi tadi juga masih ke rumah bentar kok. Paling ya main ke kucing tetangga. Karena aku masih ada kerjaan, maka aku anggap itu bukan Subaru. Biar moodku gak berubah sedih. Hehe

Sorenya setelah kerjaan selesai, aku nengok ke jalan raya, kucing abu-abu sudah gak ada. Paling bukan Subaru deh ah!

Sehari, dua hari, tiga hari, Subaru gak kembali. Daku langsung mak tratap. Jangan-jangan memang benar itu Subaru? Yah. Kok mati sih?? WAAAE??? Subaru itu kucing sehat gak pernah sakit. Batuk aja gak pernah. Gebres flu gitu aja gak pernah. Bulu-bulunya juga bersih padahal gak pernah aku mandiin atau tritmen-tritmen kayak kucing mahal. Tapi kenapa kok matinya mendadak begini?? Ketabrak? DUUUUHHH.. SEDIH BANGET!

:cry:

Setahun lebih kamu menemani keluarga ini Sub. Terimakasih ya. Kamu kucing terbaik! Gak pernah ngerepotin orang rumah. Kalaupun pernah eek di sajadah, itu juga karena kesalahan orang rumah yang gak sengaja menutup kamar salat sementara kamu sedang tidur di dalam. Hihihi. Kamu nyolong ikan aja gak pernah. Duh bener-bener kucing teladan!

Subaru photoshoot

Subaru juga pernah saya ajak photoshoot serius kayak gini haha.

Sehari setelah mengetahui Subaru telah mati, daku langsung keluar kota untuk melipur lara. Mencari kebahagiaan hahaha. Sampe segitunya lo aku. Pulang-pulang sedih lagi..

Baiklah, tidak perlu berlarut-larut dalam kesedihan. Mari sambut hari baru dan menunggu kucing baru datang ke rumah. Aku gak begitu tertarik untuk memelihara kucing yg saya pungut dari jalanan. Aku lebih seneng memelihara kucing yang “memilih” sendiri rumah ini sebagai tempat singgahnya.

Baiklah lagi, kita tunggu aja kedatangan kucing baru yang semoga baik hati dan gak nyolongan dan ngisingan hahaha. Btw, setelah kematian Subaru, seluruh kucing yang ada di gang rumahku sini mendadak gak berkeliaran kayak dulu. Apakah mereka sedang berkabung berjamaah? Sampe 40 hari?

Akhirul posting, aku mau share video Subaru yang sempet aku rekam khusus ketika dia lagi anteng di atas pager rumah..

Duh jadi kangen.. :cry:

18 Comments

Komen dong!