Wisata Merapi Sleman Jogja

14 April 2018.

Aku pinginnya posting cepet aja. Soalnya kalau kalian tonton videonya di bawah, sudah sangat lebih dari cukup. Jadi di postingan blog ini, aku jelaskan yang belum dijelaskan di vlog aja ya.

The World Landmark Merapi Park

Niat awal pingin ke Museum Merapi, eh sopir Grab Car menurunkan aku dan Ichank di taman bernama The World Landmark Merapi Park yang ternyata taman wisata keluarga dan tempat foto dengan begraund tempat wisata dunia ala-ala gitu.

the world landmark merapi park

Btw, zaman now gak usah bingung cara menuju ke tempat wisata ya. Asal tempat wisatanya ada di gugel mep, kalian bisa menuju ke sana pakai transportasi online kayak gojek, grab atau uber. Gak usah repot nyewa motor juga. Capek nyetirnya khan? Hihihi.

Setelah bayar tiket masuk 15 ribu dan ternyata kecelek, daku gak mau berlama-lama di sini. Untuk mempersingkat waktu karena hari sudah sore dan sebelum magrib harus pulang.

MUSEUM MERAPI

Ternyata letak museum merapi itu di ujung sana. Masih jalan kaki gak jauh cuma 500 meter tapi jalannya menanjak.

Museum Gunung Merapi bangunannya gedhe banget. Kalau mau baca semua artikel di dalamnya, kayaknya kalian harus ke sini sejak pagi. Buanyak info tentang Gunung Merapi yang masih aktif dan barusan meletus lagi itu.

Tips kalau ke museum adalah, cari rombongan yang pakek guide/pemandu, supaya kita gak repot baca sendiri. Cukup mendengarkan mbaknya menjelaskan. Aku gatau apakah di sini disediakan pemandu gratis apa harus bayar. Soalnya waktu itu, aku nebeng rombongan lain. Dasar mental gratisan! Hahah.

museum merapi

museum merapi

Oh iya, aku kemarin salah muter. Jadi aku baca artikel (di dinding) itu dari akhir menuju ke awal. Di dalam musem ada stiker jejak kaki di lantai yang membimbing kita harus ke arah mana melangkah. Daku gak memperhatikan lantai sih. Soalnya daku khan tinggi orangnya. Sukanya melihat yg atas-atas yang selevel. #eh #dikaplok

The Merapi Volcano Adventure

Jadi tujuan aku wisata ke Merapi Sleman Jogjakarta ini selain ke Museum Merapi, juga ke The Lost World Castle sama ke Stone Henge juga. Wisata foto-foto ala-ala gitu demi stok foto instagram yang sudah habis.

Pas pulang dari museum sudah jam 3.30 sore. Trus ketika mau order grab buat nganterin ke castle ala-ala itu, eh, kok ada banyak jib mengangkut orang pakek helm gitu trus pulang dalam keadaan basah.

LHA INI KOK SERU? AYOK KITA COBA!

Ichank, yang memang punya mental petualang, sudah pasti dia sangat mau diajak. Wah sip ini!

Kami pun mendaftar. Tempat ndaftarnya di kantin Museum. Tarifnya ternyata mahal banget. Paling murah 300 ribu. BUSYET!

Karena gak mungkin nawar karena harga sudah diprint di kertas dilaminating pula, maka kami pasrah. Kami coba yg paling murah deh. 300 ribu berdua masih bisa lah. Walaupun masih tergolong mahal.

Btw, ongkos 300 ribu itu untuk 4 orang sebenarnya. Belakang 3 orang. Depan 1 orang bareng sopir. Sementara kami cuma berdua. Mau ngajak orang lain gak ada yg kenal. Ketika nunggu orang lain untuk aku ajak gabung, sudah gak ada orang lagi. Yowis pasrah 300 ribu berdua.

Antrinya lama. Soalnya paket paling murah itu, 300 ribu, waktu wisata adventurenya sekitar 1,5 jam menuju 3 tempat wisata. Walhasil, jam 5 kami baru berangkat naik jip. Hohoho

naik jeep

Tujuan pertama Merapi Adventure ini adalah ke..

MUSEUM SISA HARTAKU

Di museum ini, kalian akan melihat rumah yang di dalamnya ada bekas terkena awan panas Gunung Merapi. Semua serba meleleh. Sama kayak hatiku ketika melihat senyum manismu. #eh #padahaljomblo

museum sisa hartaku

Lalu perjalanan dilanjutkan ke..

BATU ALIEN

Batu alien sebenarnya wisata yg asyik soalnya pemandangannya indah dengan background gunung merapi dan terlihat jelas permukaan tanah yang terbelah gedhe banget. Kayaknya itu sebagai jalan aliran lava gunung Merapi. Daku males brosing. Blog ini bukan wikipedia soalnya ahaha.

pemandangan merapi di batu alien

Ada spot foto andalan sih. Disediakan tempat khusus dari kayu gitu. Naik tangga. Sayangnya musti bayar. Bisnis oh bisnis hohoho.

Sementara Batu Aliennya ternyata cuma gini doang..

batu alien

Kayaknya kalau ikutan adventure merapi ini mending pagi aja. Jadi bisa agak leluasa menikmati pemandangannya. Gak kayak kami. Di batu alien hari sudah maghrib. Daku sudah gak nyaman kalau sudah terdengar adzan magrib begini. Hihihi.

Namun karena gak mau rugi, yaudah kita harus melanjutkan adventure ini! Dan tujuan terakhir ini adalah adventure sesungguhnya! Karena kami diajak..

NYEMPLUNG KALI!

Aku kok lupa nama kalinya apa. Tapi seru bangeeet! Sayangnya hari sudah gelap banget! Sehingga aku gabisa lihat sekitar dengan jelas. Video juga gabisa.

Yaudah aku simpan saja semua gejet. Lalu menikmati setiap kelokan tajam mas Singgih, sopir jeep. Lalu percikan air deras menyiprat di mana-mana. Aku gak basah sih. Mungkin mas Singgih tahu kalau aku bawa kamera, jadi gak diekstrim-ekstrimkan banget. Namun tetep aja harus pegangan ya. Atau kamu akan mencelat keluar jip. Hahaha.

Nyemplung kali

Ouwerol, Merapi Adventure ini seru banget. 300 ribu kalau kalian berempat, gak kerasa mahal kok. Tips saya sih, kalau kalian sendiri atau berdua, pedekate sama orang lain yang juga sendiri atau berdua aja. Biar genap 4 orang. Biar bisa urunan. Biar lebih murah. Ini bukan ngirit dan pelit. Tapi ini trik! Walaupun kalian duitnya turah-turah kayak saya, namun tetap harus smart! Orang kaya gak boleh bodoh! Hahaha.

WAJIB NONTON

Yaiyyalah. Bikin vlog ini aku habis uang banyak. Kereta Nganjuk-Jogja 130 ribuan. Grab Car Malioboro-Merapi pulang pergi 170 ribuan. Jip 300 ribu. Total sekitar 600 ribuan. Jadi kalian harus nonton ya! Biar aku balik modal. Hahaha.

Pas pulang. Sopir Grab orangnya grapyak. Banyak ngobrol. Katanya sih 300 ribu itu mahal. Kalau pingin dapat harga murah, naiknya jangan dari Museum Merapi. Tapi di tempat lain. Selain wisatanya lebih lama, juga aka dapat harga lebih murah.

Oke suwun mas infone. Next time, aku coba wisata lain dulu aja. Jogja masih banyak destinasi wisata lain yg belum aku kunjungi. Gunung Kidul aja belum aku sentuh sama sekali. Padahal wisata alamnya bagus-bagus pakek banget! Hohoho. Next ah!

9 Comments

Komen dong!