Makasiiii, Selamat Beristirahat Aipedku

Hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, aku memutuskan untuk mengistirahatkan iPadku for awhile. Gatau sampai kapan tapi. Gelap banget kalau harus melihat masa depan. Fokus ke masa sekarang saja okay!

Puk-puk :cry:

Jadi apa yang terjadi?

Aku inget pernah menduduki aiped pero emwan seblas inciku di sofa intheboxku secara tidak sengaja. Mak blek. Eh kok ada papan di bawah, nih? Ternyata iPad sodara-sodara!

Syok sebentar! :eek:

Lalu deg-degan sambil pencet-pencet aiped. Lalu seketika senyum. Karena aipedku tidak kenapa-kenapa. Hidup kembali normal seperti biasanya.

Berminggu-minggu kemudian, aiped kesayangan yg merupakan hadiah ultahku 2022 yg lalu, dipinjem 2 ponakan. Yang satu masih toddler, dan satunya kayak toddler. Overactive!

Mereka pakai aipedku dengan brutal. Menekan dengan tidak santai pakai epel pensel. Mereka menggambar layaknya di kertas yang boleh dituk-tuk sebebas-bebasnya.

Aku syok sebentar! :eek:

Lalu tersenyum lagi karena aipedku gak kenapa-kenapa. Hidup kembali normal seperti biyasanyah.

Berminggu-minggu kemudian, sambil debat sama temen di Tomoro, aku gak fokus megang aipedku. Akhirnya tergelincir jatuh. Sebagian mengenai kaki, sebagian lagi lantai. Untungnya masih dengan casing.

Aku syok sebentar! :eek:

Lalu tersenyum merekah kembali karena ternyata aipedku baik-baik saja. Perdebatan di Tomoro dilanjutkan! Hidup kembali seperti biasanya.

Berminggu-minggu kemudian, aiped peroku tiba-tiba putus-putus garisnya. Sempet kuupload di tiktok @dzofar dan ternyata banyak yg mengalami juga.

Tapi kadang normal. Kadang kumat lagi. Oh my god. Apaka ini dampak dari beberapa peristiwa mengezutkan sebelumnya?

Berminggu-minggu kemudian aku adaptasi dengan aipedku yg sebagian putus itu. Bahkan makin lama makin parah. Bagian bawah bener-bener dead! Harus off on dulu baru bisa disentuh. Tapi semenit kemudian, kumat lagi.

Lama-lama merembet ke tengah. Walaupun gak semuanya. Hanya di titik tertentu gak bisa ditouch. Aku masih bisa adaptasi dengan keadaan ini. Kalau satu titik gabisa ditouch, aku putar-putar saja aipednya supaya posisi itu bisa kupencet.

Namun, dua hari terakhir ini, keadaan makin parah. Aipedku mencet-mencet sendiri. Kalau ini bener-bener di luar kontrolku. Aku gak bisa muter-muter aipedku lagi. Karena dia mencet-mencet sendiri rendemli (randomly). Oh fak! Sudah saatnya nih.

Servis? :???:

Brosing sana sini. Cari solusi di yutub. Kujalankan solusi ini itu. Hasilnya nihil. Brosing lagi tentang ghost touch, eh solusinya ganti elsidi. Harganya ± LIMA JUTAK!

DUAR! :hipnotis:

I’m not ready for this! Haha. Tabunganku cuma sejuta sekian!

Akhirnya dengan pasrah, setelah aku charge 90%, aku matiin aipedku, si Happy Maulana Sugiarto, kumasukin ke dusnya. Kuucapkan terima kasih. Lalu ada momen imousyenel dikit. Huhuhue :cry:

Jadi inget awal-awal unboxing iPad Pro M1 11″ ku 4 tahun yang lalu:

Di video itu, of course aku masih gemukan, aku sumringah banget. Vibenya positive. Gak kayak sekarang yg kurus dan vibenya merana. Bulsyit lah kalau aku merasa bahagia. Hahahaha

In this ikaaanemi, bencana kehidupan melingkupiku bertubi-tubi. Dari kasus sedot wese 3 juta yg cuma tahan 2 bulan mampet lagi itu, utang 5 juta yang belum dibayar-bayar, sekarang kena musibah aiped kesayangan gabisa dibuat kerja karena ada syetan yg mencet-mencet tanpa izin.

Lengkap sudah! Hahaha

Sering kepikiran untuk nyerah saja. Bukaaan ya. Bukan suwesaid. Lebih ke pasrah menjalani hidup seadanya. Sepunyanya. Yg gak punya yaudah gapapa. Trus sekarang aipedku yg jadi salah satu sarana hiburan, harus istirahat entah sampai kapan.

Tapi isokay kok. Kerjaan yg mewajibkan pakai aiped sudah berkurang drastis bahkan almost gone!

Dulu iPadku aku pakai untuk ngerjain orderan Elizabeth Sutton yg njelimet dan hanya nyaman digarap pakai aiped. Soalnya kalau pakai mouse bakal super capek. Sekarang mbak Liz sudah gak mesen vector lagi. Jadinya aiped lebih dipake buat nonton bokep yutub sama kadang netflix. Selebihnya nganggur.

Beberapa kupakai untuk gambar mural. Tapi mural sekarang jobnya sepi. Jadi yaudah sih. Gak butuh-butuh amat. Gak urgent. Jadi belum perlu untuk ngeluarin dana darurat. Everything is okay!

Tamparan keras untukku untuk menyimpan barang di tempatnya. Biar gak kedudukan atau jatuh. Trus harus berani menolak pinjaman toddler karena mereka belum waktunya megang barang harga belasan juta rupiah. Banyak hikmahnya!

Trus kalau nanti ada job-joban mural gimana? Ya pakai mouse aja ngegambarnya. Memang agak lama dikit. Tapi gapapa. Masih aman! :sip:

Ndop dan iPad Pro M1

Masa-masa sumringah punya aiped baru.

Jujur aku eman-eman kalau harus spend 5 juta buat ganti elsidi. Lebih urgent upgrade mekbuk pro 2015ku ke mekbuk pro intel 2020. Uang 5 juta sudah cukup banget buat tukar tambah mekbukku.

But not for now. Mekbukku masih bisa. Walaupun kibodnya udah mati. Aku pakai blututh kibodnya logitek.

Okedeh. Aku akan menghadapi cobaan hidup apapun yg terjadi padaku. Aku diuji, berati aku mampu. Hanya mau, apa nggak. Nyerah, apa nggak.

Jawabanku, aku jalani aja dengan relax dan tenang.. :malaikat:

Okay mantab! Dua jempol buatmu! :sip:

Update Sabtu 22 Agustus jam 8:40 pagi.

Btw, aku nulis ini pakai aiped. Gak jadi rusak? Masih sih. Tapi bisa aku akali dengan pakai mode Windowed App. Jadi aplikasinya aku kecilin biar gak kepencet-pencet sama syeton itu.

Untungnya yg mencet-mencet sendiri cuma bagian bawah aja. Supaya bagian situ gak kepencet, maka aiped aku balik. Kamera di bawah. Di atas sana aku kasih rongga. Supaya setannya mencet-mencet ruang kosong.

Kayak gini:

Kayak gini posisinya

So far so good sih. Masih bisa dipake ternyata aipedku. Hahaha.

Baiklah, aku mau tidur dulu dengan sedikit lebih tenang. :tidur: