Review Musik: Danilla – Lintasan Waktu

danilla lintasa waktu

Di era musik jedam-jedem, jedar-jeder, kayak sekarang ini, kehadiran musik yang syahdu sungguh bagaikan air terjun di tengah padang pasir yang panas! Itulah mengapa kehadiran musik indi yang nyeleneh gak mengikuti pasar (dan gak cari duit-duit banget) sangat diperlukan.

Danilla Riyadi alias Danilla hadir sungguh bagaikan air terjun beneran. Sejuk. Bikin hati adem. Apalagi album kedua ini Danilla menciptakan lagu-lagunya sendiri. Beberapa lagu dibantu kak Lafa Pratomo. Menjadikan album ini menurut saya lebih Danilla yang sesungguhnya. Jadi tahu kalau Danilla tuh maunya lagu kayak gini. Hohoho.

Eh, untuk merapikan tulisan ini, akan aku bagi bab-bab saja ya. Oke, mari kita mulai dari bab…

DESIGN ALBUM

Album Lintasan Waktu ini artworknya nyeni banget. Berupa lingkaran penuh dengan plungker-plungker artistik. Ada bunga, ada bulu semacam bulu merak, ada elemen air juga, dan kayaknya artworknya berhasil menjelaskan apa isi album in. Lintasan waktu. Kita seolah diajak menuju waktu (dan alam) yang berbeda.

Pemilihan warna pun cenderung kelam ya. Warna-warni sih, tapi saturasinya dikit. Jadi semacam dibawa ke alam dan waktu yang gak bahagia-bahagia banget. Ini aku membahas designnya ya, bukan dari lirik lo. Hohoho.

design album

Banyak detail yang rumit di dalam artworknya. Namun dikasih ruang kosong di beberapa sudut. Jadi terlihat balance. Tebal tipis goresan juga dibuat seimbang. So, artworknya menurutku PERFECT!

Pemilihan font di bagian creditsnya sih menurutku little bit no effort, kayaknya itu Times New Romans ya? Ah mungkin ini memang sengaja. Maklum font itu gak mungkin terfikirkan oleh designer grafis dalam mendesign. Bahkan mereka cenderung menghindari. Hihihi.

Which is good! Unik! Menandakan si Danilla orangnya gak suka ribet. Udah ini aja! Gak papa. Gitu.

SAYANGNYA

Di CD album ini gak ada liriknya. Harus ke website Danilla Official dulu baru bisa menengok liriknya. Eh, tapi ada benernya juga sih. Di zaman now baca lirik khan via hape. Jadi tinggal buka website Danilla, pilih menu lirik, cari lagu yg mau dinyanyikan dan menyanyilah. :dance:

Etapi aku ada niat buat nulis liriknya pakai tulisan tangan sih. Soalnya menurutku gak lengkap kalau sebuah album CD musik gak ada liriknya. Hihihi.

VOKAL

Nah, di album ini, aku sukaaaaa banget dengan vokal Danilla yang jauuuh lebih mateng! Aku nulis ini sambil dengerin lagu “Dari Sebuah Mimpi Buruk”. Vokal Danilla sangat airy. Sejuk. nge-Treble dan ngebass. Perfect.

Nada rendah sih sudah sangat okay ya dari album pertama dan album ini. Namun untuk nada tinggi, yang semula aku meragukannya, ternyata di album ini Danilla banyak mengeluarkan kekuatannya. SHE CAN REACH HIGH NOTES AS GOOD AS HER LOW NOTES! Contoh di lagu “Meramu”, Danilla total banget dan bisa menjangkau nada tinggi yang sulit. Suaranya bulet. Empuk. Enak.

danilla rokok hehehe

Tarikan nafas Danilla (yang perokok) sungguh sekseh sekali. Terdengar “ngik” di beberapa lagu, tapi tidak mengganggu. Namun justru ekspresif dan dibutuhkan.

Danilla ini selain suaranya bagus, dia juga pandai bernyanyi. Penyanyi bersuara bagus belum tentu pandai bernyanyi. Kebanyakan sih terbawa nafsu untuk pamer kemampuan. Danilla sungguh tidak begitu. Dia tahu banget kapan harus mengeluarkan improvisasi nada. Kapan harus meliukkan suaranya dikit. Kapan harus nada tinggi full power, kapan harus lirih merintih. Kapan harus menahan nada panjang, kapan harus bervibrato. Semua pas. Semua enak!

LAGU dan LIRIK

Wah kalau membahas lagu-lagu di album Lintasan Waktu ini, aku hampir kehabisan kata-kata. Hanya tersisa PERFECT! Sempurna! BAGUS BANGET! SUKA!

Dari melodinya aja aku suka banget. Gak ketebak. Gak kacangan. Semua nada-nada dan kuncinya SANGAT MAHAL. Mungkin kalau aku simpulkan dengan kasar, melodi lagu di album Lintasan Waktu ini adalah melodi lagu yang PALING MAHAL dari seluruh lagu yang ada di Indonesia di ZAMAN NOW. Hohoho.

Danilla sangat jenius. Sangat jenius dalam meramu nada-nada. Karena ini alirannya masih ada jazznya, jadi melodinya emang naik turun setengah seperempat gitu deh. Kurang paham aku. Namun sulit dijangkau buat anak kecil. Butuh konsentrasi penuh kalau mau menyanyikan lagu-lagu di album ini.

Kalau ada ujian nyanyi, lagu Danilla di album Lintasan Waktu ini sangat bagus buat menguji kesensitifan murid dalam menjangkau nada-nada sulit.

Dan bagusnya lagi, SEMUA LAGU di album ini kualitasnya sama. Gak ada yang lebih bagus dibanding lagu lainnya. Semua rata. Semua bagus. Porsinya sama. Jadi kalau ditanya lagu mana yang aku suka? Semuanya! Beda banget dengan album penyanyi lain yang biasanya bagus di satu-dua lagu doang.

Soal lirik juga gitu. Kebetulan aku gak begitu merhatiin lirik sih. Dalam sebuah lagu, aku selalu memerhatikan melodi dan musik pengiringnya. Lirik di album ini yang jelas puitis banget. Aku sudah pasti gak paham artinya apa. Kecuali harus mikir dulu. Dan aku orangnya males mikir. Hahaha.

Kalau kalian bingung mikir kepsyen instagram apa, bisa nyomot lirik dari album ini. Dijamin puitis seketika! Contohnya kayak sepenggal lirik di lagu “Laguland” di bawah ini:

Tersudut diam tuk merasa
Waktu melangkah tak kuasa
Merintih riang kunantikan
Menangis buang ketamakkan
Telingaku melihat, mataku berbicara
Hidung mampu mendengar, bibir sayup bernafas

ARANSEMEN

Kalau lirik dan melodi diaransemen pakai musik yang pas, hasilnya pasti bagus. Dan aransemen musik di album ini SANGAT BERHASIL menciptakan atmosfir di lirik lagu yang diciptakan Danilla.

Walaupun terdengar megah dan kompleks karena ini bukan musik pop kacangan biasa, aransemennya sebenarnya simpel sih. Kalau aku baca kreditnya, rata-rata di lagunya hanya terdiri dari gitar, bass, drum dan synth. Di beberapa lagu ada biolanya.

Mungkin karena digarap oleh tenaga profesional (ceile tenaga), walhasil menghasilkan aransemen yang megah. Sumpah!

Kalau menurut Danilla sendiri, aransemen di album ini bikin kita kayak melayang-layang. Setelah kubuktikan sendiri, memang bener. Kita kayak terbuai di awang-awang. Melayang-layang.

Kalau kalian pernah dengerin Radiohead atau Coldplay, ya musiknya kayak-kayak mereka itu lah. Pop elektronik alternative fusion gitu lah. Enak pokoknya. Salah satu aliran musik yang aku suka selain dangdut koplo Jaran Goyang, eh, becanda ding, selain musiknya Bjork maksudnya hihihi.

Mendengarkan album ini berulang-ulang gak akan membuat kalian bosan. Musiknya makin sering didengerin makin terdengar bagus. Butuh diputar berulang-ulang memang untuk memahami musik kayak begini. Memang awal-awal dengerin gak akan easy listening. Tapi biarkan musiknya merasuk pelan ke dalam jiwa dan ragamu. Nanti lama-lama akan easy listening. Kok.

Seharusnya sih album ini menang banyak penghargaan musik di Indonesia ya. S E H A R U S N Y A . .

PENUTUP

Ada 10 lagu di album ini. Dan gak kerasa aja tiba-tiba selesai. Gak kerasa 47 menit terlalui. Musiknya memang bener-bener membius dan bikin kita lupa waktu. Hohoho.

Aku beli album ini ≈sejak pertama kali Danilla mengumumkan kalau album fisiknya bisa dibeli di toko offline maupun online. Maklum sebelum rilis album fisik (CD), Danilla merilis album dalam bentuk boxset (isinya macem-macem gak cuma CD doang) yang harganya 300 ribuan. Hohoho. Daku males beli kalo harganya segitu. Xixixi..

Aku beli album ini pada 28 Nopember 2017 di tokopedia harganya 45 ribu. Terjangkau khaaaan.. Emang harga CD itu murah kok. Kayak ongkos sekali ngopi di setarbak atau secuil ayam di keiyefsi. Xixixi.

Aku hampir selalu muter lagu Danilla ketika mau tidur. Danilla berhasil menjadi playlist waktu tidurku disamping Bjork, Payung Teduh, Tetty Kadi, Monita Tahalea, Chrisye, KLa Project, Katon Bagaskara.. Selamat ya Danilla, kamu masuk di jajaran musik papan atas versiku..

SEMOGA TAHUN DEPAN MENANG BANYAK PERNGHARGAAN MUSIK YA.. Duh please buat penyelenggara penghargaan musik, masukkan album Lintasan Waktu ini di nominasinya ya.. Dan kalau penilaiannya dari kualitas musiknya (bukan melalui vote, I HATE VOTING!), harusnya sih album ini MENANG banyak kategori. Minimal kategori album terbaik lah ya. S E R I U S!

Oh iya, sebelum mengakhiri tulisan ini, aku mau mengatakan “WELCOME BACK MUSIK INDONESIA YANG BERKUALITAS!”. Akhirnya ada musik baru di Indonesia yang GAK KACANGAN. YASSS! Semoga makin banyak lahir musikus handal di Indonesia yang punya IDEALIS tinggi dan gak melulu mikirin PASAR yang kejam! Hohoho.

Percayalah, SENI yang jujur dan bagus pasti ada yang menghargai kok. Buat musisi Indonesia, berkaryalah dengan jujur dan berkualitas. Jangan ngikutin pasar melulu hey! Karena masih banyak telinga-telinga yang merindukan musik bagus!

Gak papa zaman now lagi ngetren dangdut koplo Jaran Goyang dan sejenisnya. Tapi percayalah, yang ngetren belum tentu bagus. Ada kaum-kaum ekslusif yang kehausan akan musik bagus kok! Percayalah! Rejeki sudah ada Yang Mengatur. Tetap berkarya sesuai kata hati. Dibilang egois gak papa. Musik yang digarap serius, akan dapat pendengar yang serius juga. Serius beli. Kayak akuuuuh… HAHAHAHA..

Oke, segera harus diakhiri postingan ini. Sebelum kesombonganku muncul sepenuhnya ke permukaan.. Wassalam..

:sip:

13 Comments

Komen dong!