Gubrak!! suara pintu dibanting keras-keras. Lalu beberapa detik kemudian… “ENEK ULO… ENEK ULO NANG NGAREP!!” kata mbakku dengan terpatah-patah (emangnya anisa bahar?) Langsung aku beranjak ngadek (berdiri, red.) dari acara duduk-dudukku menonton tiviwan. Eh, lha kok ibukku melok-melok.. diikuti si Pipi yang terbengong-bengong mencoba memahami apa yang terjadi dan apa yang mbakku katakan.. “Nang ndi […]