Tititit… tititit… suwara alarm dari hengfoun jadul sejuta umatku berbunyi. Waaa… jam delapan pagi!!! Waduuh.. baru tidur tiga setengah jam, masih kurang empat setengah jam lagi nih, TAPI…
Pagi-pagi sekali saya ngontel keliling Nganjuk. Mencari warnet yang buka. Setelah muter-muter ke beberapa warnet, ternyata semua tutup. Dan saya menemukan warnet yang buka! yup warnet belakang pasar!
Postingan kali ini turdiri dari 2 judul, tapi kesemuwanya adalah dalam rangka mumperingati HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke 63 yang bertema… Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, kita
Malam minggu melekan ngenet sampai jam setengah duwabelas. Besok paginya, 17 Agustus 2008, tidur sampai siang. Trus Tidur lagi sampai sore. Setelah balas dendam tidur terbalaskan, lalu mandi
Setelah ngecet dengan penampilan ekstrim, seperti gambar di bawah, saya pun melihat karnaval umum, seperti gambar di bawahnya lagi, lalu ngetik postingan ini beberapa hari kemudian.. hehe.. selamat
Banner gedhe nongkrong dengan santenya di sebelah alun-alun. Saya yang sedang mengendarai sepeda federal palsu pun berhenti dan ikut-ikutan nongkrong… lha, banner itu ngapain nongkrong di sini? Batin
Selera Pedas only!!! Kalau kamu-kamu pada demen ama yang namanya pedes, segopecel mbok Iro lah solusinya. Warung nasi pecel yang berada di jalan Ahmad Dahlan Nganjuk kota itu