Anomali Ndop Studio
Udah lama pengen nulis ini. Tapi tertunda karena tiba-tiba gak mood. Okay here we go!

Wajar banget sebuah rumah mencerminkan penghuninya. Kalau penghuninya kayak aku, yang “new normal” ini, yang bahasa kasarnya rodok edan, rodok nyeleneh ini, maka rumahnya bernama Ndop Studio pun bakal agak-agak gimana juga. Bahkan mungkin sudah di level anomali. Alias gak wajar.
Kasus Pertama
Dulu Ndop Studio pernah dihuni oleh orang lain selama setahun penuh. Dan cerita-cerita yang muncul pun aneh-aneh. Satu yang aku ingat, di atap sering ada suara yg gak jelas dan sepertinya bukan binatang.
Padahal sejak 2022 aku menghuninya sampe sekarang, gak ada tuh suara itu.
Kasus Kedua
Pernah ada orang nginep dua hari berturut-turut dan dua hari berturut-turut juga dia menemui ular! Aku juga beberapa kali nemuin ular masuk di rumahku, tapi kalau dua hari berturut-turut, itu anomali.
Ular pertama masuk rumah. Nyenggol kakinya pas tidur. Dia terbangun lalu kaget. Ular masuk kamar. Orang itu akhirnya tidur lagi. Pas bangun, ular pindah di bawah sofa. Di atas sofa, ada orang tidur yg gak sadar di bawahnya ada ular. Hiiii..
Untung ular pertama ini gak berbisa tapi lumayan juga kalau kegigit. Hihihi
Besoknya ular kedua ditemukan di jeding ketika orang itu ngising. Ular kedua ini mengerikan. Karena berbisa. Warnanya hitam putih hitam putih. Yup! Ular weling sodara-sodara!
Untungnyaaa 🎵 orang itu pecinta binatang. Jadi ular pertama dan kedua cuman diusir dari rumah. Karena mereka tau ular masuk rumah itu tersesat. Bukan habitatnya soalnya.
Ular-ular itu dijepit pakai japit sampah. Yang satu dilepas di pekarangan tetangga. Yang weling dilepas di kali belakang rumah. Dan sampe sekarang, bertahun-tahun kemudian, ular itu gak balik. Terbukti mereka memang tersesat. Science itu fakta.

Karena ngebahas fakta seringkali kurang seru, maka dengan jiwa penasaran, aku nanya orang indihom. Kata dia, dua ular itu bukan yang terakhir. Akan ada “makhluk” lain yg masuk rumahku di hari berikutnya.
Namun ternyata hal itu tidak terbukti. Rumahku aman karena orang yg nginep sudah pulang. Jadi orang indihom memang seringkali bohong. Haha
Kasus Ketiga
Kalian percaya gak, kalau rumah itu “hidup”? Tentu saja tidak ya. Rumah itu benda mati. Rumah itu bangunan. Gak ada rohnya. Tapi kalian akan berubah fikiran kalau mengalami kejadian berikut ini!
Jadi ada orang numpang kerja di Ndop Studio. It seems normal. Until.. ketika dia buka Canva. Tiba-tiba Canva error. Sekelas Canva error gak bisa dibuka. Padahal koneksi internet lancar jaya. Semua sosmed bisa dibuka. Dan yunowat, errornya gak hanya semenit lima menit. Tapi berjam-jam! Hohoho

Dan gak ada tuh berita Canva error di sosmed saat itu. Anomali bukan?
Kasus Keempat
Masih berkaitan dengan teknologi lagi. Aku pinjam proyektor punya orang. Proyektor masih okay gak terlihat usang ataupun rusak. Ketika kunyalakan, normal juga. Until..
Ketika aku connectkan ke mekbuk pro, ke iPad, pakai kabel HDMI, converter, dll, gak ada sinyal. Alias gak konek.

Akhirnya aku pinjam proyektor lain yg ada USBnya. Jadi gak perlu berhubungan sama Mekbuk atau iPad.
Anehnya, ketika proyektor pertama yg gak konek itu dibawa pulang ke rumah orang lain, bisa konek tuh ke iPad sama PC. Sebuah anomali! Hiiii..
——-
Kenapa bisa begitu? Aku gak tahu. Tapi yang jelas, perlakuanku terhadap Ndop Studio memang beda sama orang lain. Aku di rumah sering ngobrol sama dia sambil megang dinding.
Pas happy aku juga akan cerita ke dia. Bahkan sambil meluk dinding. Aku menganggap Ndop Studio itu partner. Teman ngobrol.
Tidak hanya kepada bangunan Ndop Studio, tapi juga terhadap hewan-hewan yang ada di dalam. Semut, cicak, kecoak, bunglon, Abimanyu dan Cantika (burung derkuku peliharaan), kaktus, liddah mertua, every single creatures, semua aku ajak ngobrol. So, semua penghuni Ndop Studio akrab banget sama aku. Mereka hadir in every ups and downs of my life.

Mungkin, bisa jadi, gara-gara itu, Ndop Studio dan seisinya serasa hidup bersamaku. Secara energi kami saling terhubung. Bahkan di setiap kasus di atas, aku selalu bilang ke Ndop Studio agar jangan gitu. Mereka ada teman-teman baikku. Perkenalan boleh, tapi gak ektrim juga caranya. Haha
Untungnyaaa 🎵 gak semua temenku yg main ke Ndop Studio bakal mengalami hal aneh. Ndop Studio pilih-pilih banget sama orang lain.
Dulu awal-awal menghuni, temenku indihom pernah bilang kalau di belakang ada mbah-mbah pakai pakaian putih-putih. Of kors bukan mbah-mbah biyasa. Tapi bangsa ghoib. Dan dia auranya baik kok.
Trus dengan santainya aku bilang ke mbah-mbah putih itu, “Mohon kerjasamanya nggih, Mbah”.
So far, aku di Ndop Studio baik-baik saja. Walaupun setiap balik dari luar rumah, hawa Ndop Studio terasa beda-beda. Kadang sejuk, kadang anget, kadang aromanya seger, kadang kurang enak. Dia kayak mirroring my aura saat itu.
Kalau lagi buruk auranya, aku biasanya minta maaf. Kalau lagi baik, aku berterimakasih. Hihihi.
Tuh kan, penghuninya aja aneh. Pantesan rumahnya juga aneh.
Kalian percaya sama ceritaku di atas nggak? Nggak juga gak papa kok. Feel free to give your opinion in my social media account!
Bye bye!


