<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dzofar si tukang vector™ &#187; wisata</title>
	<atom:link href="http://dzofar.com/tag/wisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dzofar.com</link>
	<description>Jasa gambar vector, edit foto jadi kartun, cerita-cerita konyol dan bodoh, pesan gambar vector,</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 08:57:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Refreshing ke Wisata Air Terjun Sedudo Nganjuk</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/06/27/refreshing-ke-wisata-air-terjun-sedudo-nganjuk/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/06/27/refreshing-ke-wisata-air-terjun-sedudo-nganjuk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 00:34:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalamannya ndöp™]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[kali]]></category>
		<category><![CDATA[nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[ngliman]]></category>
		<category><![CDATA[sawahan]]></category>
		<category><![CDATA[sedudo]]></category>
		<category><![CDATA[terjun]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1413</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/06/27/refreshing-ke-wisata-air-terjun-sedudo-nganjuk/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/1resize.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Akhirnya sodara-sodara setelah 6 bulan ndekem di kamar isolasi, mas ndop yang sudah terkenal dengan blognya yang super itu berwisata juga. Ada niatan mau wisata ke Wisata Bahari Lamongan, tapi kemarin itu masku mengajak ke Sedudo, wah wah ya nggak nolak 1000 persen! Budal wis pokokmen&#8230; Lumayan mandi di sedudo yang dingin bisa membuat pori [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya sodara-sodara setelah 6 bulan ndekem di kamar isolasi, mas ndop yang sudah terkenal dengan <a href="http://dzofar.com">blognya yang super</a> itu berwisata juga. Ada niatan mau wisata ke Wisata Bahari Lamongan, tapi kemarin itu masku mengajak ke Sedudo, wah wah ya nggak nolak 1000 persen!</p>
<p>Budal wis pokokmen&#8230; Lumayan mandi di sedudo yang dingin bisa membuat pori pori kulit mengecil dan diriku akan tampak lebih muda 10 tahun.. hahah&#8230; *jadi kayak bayi 3 tahun dong? khan diriku masih esempe&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/pukul.gif' alt=':pukul:' class='wp-smiley' /> *</p>
<p>Setelah menunggu sampai jam setengah sebelas pagi, budallah saya dan kawan-kawannya istrinya masku ke Sedudo. Kenapa nunggu lama? Soalnya banyak hal yang harus dipersiakan kalau mau ke Sedudo. Performa motor harus benar-benar OK. Soalnya jalan menuju ke sana sangat membutuhkan perjuangan yang tidak mudah. </p>
<p>Saya dibonceng sama temannya masku. Sampai di jalan yang menanjaknya minta ampun dan tidak berkelok sama sekali, nyerahlah kami berdua dan saya pun musti turun motor untuk jalan kaki saja. Hiyaaaaah, baru jalan kaki 100 meter aja, tubuhku yang menggemuk ini sudah sangat amat lelah sekali banget! Hohoho&#8230;</p>
<p>Aku jalan kaki sendirian dan dijemput menggunakan motornya masku yang lebih sip performanya. Menujulah ke Sedudo yang indah nan permai itu. Suasana yang dingin membuat rasa lelahku yang tadi langsung hilang sirna. Suasana yang indah membuatku tak tahan untuk menumpahkan hasrat narsisku yang selama ini terpendam&#8230;</p>
<p>Dan taraaaa&#8230;. </p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/1resize.jpg" alt="mas ndop dan masnya, mas malik di Sedudo" /></p>
<p>Hehehe&#8230; bagus banget khan panoramanya. Itu yang sampeyan lihat di photo hanya dua dimensi lo, kalau sampeyan ke sana sendiri dan melihat dengan mata sendiri, jauh jauh jauh lebih menakjubkan&#8230; Kesan tiga dimensinya dapet banget dah pokoknya kalau ngelihat pakek mata sendiri.. *ya jelas lah ndoop!!!*</p>
<p><em>Apakah saya akan nyemplung?</em></p>
<p>Sudah tidak bisa diragukan lagi. Mas ndop langsung <em>mlencing</em> menuju kamar mandi dan salin baju. Hanya dengan menyerahkan uang 1000 an, mas ndop sudah berubah menjadi manusia berbusana siap nyemplung!</p>
<p>Dan jujur banget, saya memang HANYA nyemplung. Tidak berenang seperti orang orang lain. Maklum istrinya paklum, saya memang ndak bisa renang, hahaha.. </p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/2resizejpg.jpg" alt="mas ndop nyemplung sedudo yang dingin" /></p>
<p>Dahsyat banget dinginnya. Apalagi kalau sampeyan nyemplung menuju letak jatuhnya air terjun. Wow.. sakit lo kena air yang deras dari atas, hohohoh&#8230;</p>
<p>Habis nyemplung selama beberapa menit saja, saya istirahat dari dinginnya air. Lalu di shift cemplungan kedua, saya mencoba memberanikan diri menuju ke tengah-tengah air terjun dan apa yang terjadi sodara-sodara, saya terhuyung ke depan terkena air super deras dan super dingin itu. Wah wah.. saya mencoba lagi dan lagi tapi malah terjatuh dan siku tanganku terkena batu tumpul. Hihihi.. memang karena dingin, jadi rasa sakit tidak terasa..</p>
<p>Sudah ah, istirahat dulu makan-makan gorengan. Di sana ada nasi jagung juga lo. Penjual marcendaiz Sedudo juga ada. Ada kaos, kaos tanpa lengan, lengan panjang, yang semuanya tentu saja ada tulisan sedudonya. Masih menahan dinginnya udara di sana, saya pun photo-photo lagi..</p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/5resize.jpg" alt="saya photo setelah nyemplung air terjun sedudo" /></p>
<p style="taxt-align: center"><em>dari kiri ke kanan: masku Malik, Mbak Siska (istrinya masku), Wawan (teman masku), dan penampakan!</em></p>
<p>Setelah semua selesai dan saya sudah bersalin lagi (anak kedua ya ndop? haha), prosesi penting yang saya tunggu-tunggu itu pun dilaksanakanlah. Prosesi penempelan stiker DOFOLLOW di tong sampah, tiang besi, papan nama penunjuk arah pun dilaksanakan dengan khitmat dan penghayatan khusus. Dengan harapan, penempelan stiker ungu hitam dengan logo dzofar.com itu mampu mendatangkan rohmatan lil&#8217;aalamiin buat pembaca setia dzofar.com, ndofans semua tentunya..</p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/9-resize.jpg" alt="prosesi penempelan stiker dzofar.com di Sedudo" /></p>
<p>Apakah anda akan meniru saya dengan mencetak stiker blog anda? Saya sangat menyarankan iya. Karena mau nggak mau, stiker itu akan bernilai DOFOLLOW buat siapa saja yang membacanya. Hahah&#8230; Saya juga membagikan stiker ke teman-temannya Mbak Siska yang ikut ke Sedudo. Ada artis juga lo, tapi artis elektun, ah nggak papa, siapa tau nanti pas dia dipanggung, keceplosan ngomong &#8220;Yang di belakang sanaaaa, jangan lupa kunjungi dzofar.com ya, ayo digoyaaaaang!!!!&#8221; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/hihi.gif' alt=':hihi:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>________</p>
<p>Rumah mbak Siska (istrinya masku), dekat banget dengan Sedudo, yaitu di dareah Ngliman Sawahan Nganjuk. Malahan, pas kami memasuki loket pembayaran masuk, kami digratiskan, karena memang masih satu keluarga dengan penduduk RT di situ, yaitu mbak Siska. heheheh&#8230;</p>
<p>Setelah makan-makan wareg, saya diajak melihat-lihat kebunnya masku. Ada kebun jati, kopi, cengkeh. Wow&#8230; ternyata masku duwitnya diinveskan ke sini to. Wah wah, jadi tertarik nih saya. nanti kalau sudah punya duwit yang banyak, mau inves kayak masku ajah. Beli kebun! Hohoho&#8230;</p>
<p>Jalan berliku-liku, ini bukan puisi lo, memang benar berliku-liku, naik turun. Di kanan bukit, di kiri JURANG! Wow&#8230; jadi sudah bisa ditebak, kami akan sering-sering nengok ke mana, jelas ke kiri. Kalau nggak lak nggak jadi posting di blog super ini. Heheheheh&#8230;</p>
<p>Ternyata setelah melihat kebun dan mendengarkan deskripsi dari masku, aku dan kawan-kawan di ajak ke kali untuk berkecek-kecek ria. Main-main dengan dinginnya air. Btw, kok penduduk gunung sini kaya-kaya ya, masa air sungai aja dikasih es biar dingin. Butuh biaya berapa tuh. Wow&#8230; *gomik kowe ndop, air gunung di mana-mana juga sudah dingin to ndop, nggak perlu pakek es segala! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt=':doh:' class='wp-smiley' /> *</p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/20resize.jpg" alt="Leyeh-leyeh sambil main main air di Kali" /></p>
<p>Dan setelah itu pulanglah&#8230; pegellah seluruh badan&#8230; tidur dengan nyenyaklah&#8230; bangun pagilah&#8230; ke alun-alunlah&#8230; postinglah&#8230;. dadaaah&#8230;</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/11/03/berlibur-ke-air-terjun-sedudo-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Berlibur ke Air Terjun Sedudo Nganjuk" >Berlibur ke Air Terjun Sedudo Nganjuk</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt"> :tidur: Tititit... tititit... suwara alarm dari hengfoun jadul sejuta umatku berbunyi. Waaa... jam ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/11/14/hari-hari-yang-all-is-full-of-love/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Hari-hari yang All Is Full Of Love" >Hari-hari yang All Is Full Of Love</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Duabelas Oktober Duaribu Tujuh, di dalam kamar di depan sebuah laptop pinjaman, di sebuah kota kecil...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/06/01/liburan-ke-sarangan-dan-tirtasari/" rel="bookmark" title="Permanent Link: All in One Vacation to Madiun and Magetan" >All in One Vacation to Madiun and Magetan</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Halo switi switi biyuutefel beibeh.. Hawayu tedei? Ai houp you er all ganne bi olrait.. aamiin..

...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/03/18/refreshing-ke-probolinggo-part-ii/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Refreshing ke Probolinggo Part II" >Refreshing ke Probolinggo Part II</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/02/05/wisata-kuliner-blogger-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Wisata Kuliner Blogger Nganjuk" >Wisata Kuliner Blogger Nganjuk</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/06/27/refreshing-ke-wisata-air-terjun-sedudo-nganjuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Refreshing ke Probolinggo Part II</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/03/18/refreshing-ke-probolinggo-part-ii/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/03/18/refreshing-ke-probolinggo-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 15:10:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[ediane kumat™]]></category>
		<category><![CDATA[pengalamannya ndöp™]]></category>
		<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[jember]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rembangan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1352</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/03/18/refreshing-ke-probolinggo-part-ii/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/1-1.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>&#8230;sambungan dari postingan sebelumnya&#8230; ______ &#8230;kalah. Dengan gayanya, lawanku berlagak kayak sang pendekar paling kuat sejagat. Ronde kedua dimulai, kali ini saya mengeluarkan jurus-jurus andalan saya. Aku telah memelajari gerak-geriknya pada ronde pertama tadi. Aku tidak boleh banyak tingkah, aku harus banyak bertahan dan menyerang di saat yang tepat. Satu jurusku telah mengenainya. Darahnya berkurang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;sambungan dari <a href="http://dzofar.com/2010/03/09/refreshing-ke-probolinggo/">postingan sebelumnya</a>&#8230;</p>
<p>______</p>
<p>&#8230;kalah. Dengan gayanya, lawanku berlagak kayak sang pendekar paling kuat sejagat. Ronde kedua dimulai, kali ini saya mengeluarkan jurus-jurus andalan saya. Aku telah memelajari gerak-geriknya pada ronde pertama tadi. Aku tidak boleh banyak tingkah, aku harus banyak bertahan dan menyerang di saat yang tepat. </p>
<p>Satu jurusku telah mengenainya. Darahnya berkurang sedikit. Karena sudah menguasai gerak-geriknya, aku pun menghajarnya habis-habisan dengan jurus superku. Yes, dia kalah! </p>
<p>Ronde ketiga pun aku bisa mengalahkannya dengan sangat mudah dan cepat. Akhirnya aku pun memenangkan pertandingan. Horee&#8230; </p>
<p>Ferdi ikut-ikutan <em>ndlosor</em> di sebelahku. Dia menonton saya main <em>Game Fighting Power Instinct</em> 2. Adiknya Adit itu menonton dengan antusias. Game yang dia mainkan selama ini tidak ada yang seunik dan sesederhana ini. Maklum anak sekarang <em>game</em>-nya serba tiga dimensi dan menurut saya bikin kepala pusing. Heheheh&#8230;</p>
<p>______</p>
<p>Kalau saya mau menegakkan posisi duduk saya, saya bisa melihat kendaraan di depan saya. Tapi nggak pantas. Orang yang dibonceng harusnya lebih pendek atau setara dengan yang nyetir. Walhasil saya pun duduk di bangku belakang motor agak membungkuk biar setara gitu. Adit mengendarai motornya lumayan kencang, sesekali dia membuka kaca helmnya dan menoleh ke samping untuk sekedar ngobrol-ngobrol untuk mencairkan suasana. </p>
<p>&#8220;Dit, numpak motor lanang ngene iki luwih alus yo perpindahan giginya, &#8221; Saya bertanya.<br />
&#8220;Iyo, soale enek kopling. Tapi nggak juga ding, tergantung siapa yang nyetir. Kalau yang nyetir orang profesional kayak saya, naik motor bebek juga bisa alus perpindahan giginya, hahahah.&#8221;<br />
&#8220;Hahaha&#8230; iyo iyo&#8230; percoyo.&#8221;<br />
&#8220;Nek dibanding motor bebek, numpak motor lanang ngene iki banter-banter tetep stabil gak hoyak. Nek motor bebek, mlaku 100 wis uglik-uglik, &#8221; Adit menjelaskan.<br />
&#8220;Iya tuh Dit, kerasa banget kalau dibonceng naik motormu ini jalannya stabil tidak goyang-goyang walaupun sekarang kita melaju 90 km perjam. &#8221;</p>
<p>_______</p>
<p>Kami sudah sampai di rumah kuno model rumah Belanda yang temboknya tinggi-tinggi. Di sebelah rumah &#8220;raksasa&#8221; itu berdiri Rumah Sakit Jatiroto Lumajang yang warna temboknya senada dengan rumah ini. Kami mendekati pintu masuk rumah besar itu. Pintunya tinggi. Saya masih kalah jauh dengan tingginya. Apalagi Adit. Hehe.. Ketika masuk ke dalam, suasana begitu melegakan. Hawa dingin dari ase terasa. </p>
<p>Wow, saya belum pernah memasuki rumah sebesar ini. Saking kagumnya, saya tidak bisa jalan kaki secepat Adit. Aku hanya melangkah selangkah demi langkah dengan pelan-pelan sambil melihat sekelilingku. Mataku menyapu setiap keunikan yang ada. Wow&#8230; berasa syuting sinetron!</p>
<p>Kotak persegi panjang itu mengeluarkan gambar bergerak dan suara yang dashyat. Saya bisa melihat gambarnya dengan jelas dari jarak 5 meter. Lagi-lagi saya terpukau. </p>
<p>Adit mengajakku masuk ruangan yang lebih dingin. Asenya dinyalakan dengan suhu 19 derajat. Di dalam ruang itu, saya syok untuk beberapa saat. Kalau ini rumah biasa saja, ruangan ini disebut kamar. Tapi ini rumah luar biasa, sehingga kamarnya pun ukuran raksasa. Atapnya setinggi 10 meteran. Kalau kau teriakkan suaramu, akan terdengar suaramu lagi. </p>
<p>Aku mencoba menguasai keadaan. Mencoba bergerak se-<em>cool</em> mungkin. Walaupun kalau ada <em>candid camera</em>, pasti kalian akan tertawa ketika melihat mulutku dengan tidak sengaja menggerakkan kata &#8220;wow&#8221; berkali-kali. </p>
<p>Kamar itu berisi beberapa gitar, keyboard, drum, mixer, dan perlengkapan band lainnya. Adit langsung unjuk kaki dan tangan dengan memainkan skill drumnya. Saya hanya manggut-manggut mengikuti alunan drumnya yang cenderung random itu. Saya yang baru pertama kali memegang keyboard, langsung mengeluarkan jurus trial errorku. Aku pencet salah satu tombol dari ratusan tombol-tombol yang menyebar di keyboard ini. Ah, ini gampang, aku mencoba menghibur diri. </p>
<p>Akhirnya, suara lagu midi mengalun. Yes, aku bisa memutar musik demonya. Saya pun menyanyi &#8220;<em>I will fly</em>&#8221; nya <em>Ten 2 Five</em>. Adit lalu menyodorkan microphone dan saya bernyanyi sehafal saya diiringi tabuhan drum dari Adit yang atraktif dan dinamis. </p>
<p>_______</p>
<p>Suasana di dalam mobil mini berwarna merah elegan ini sangat tenang. Musik mengalun diiringi suara kami bertiga bernyanyi. Berkali-kali Adit mencoba bernyanyi suara kedua, namun fals. Akhirnya kami bertiga pun bernyanyi dengan nada serupa. Walaupun begitu, suara kami bertiga punya ciri khas masing-masing, jadi walaupun nyanyi bareng, tetap terdengar seperti paduan suara. </p>
<p>Kami sudah sampai di Rumah Apung yang menjual aneka masakan ikan dan hasil laut. Rumah makan ini unik, ketika masuk ke dalam, di kiri-kanan ada kolam air yang berisi ratusan ikan gurami dan nila (atau koi?). Suara gemercik air menenangkan jiwa. Sangat cocok untuk meredakan stress. </p>
<p>Kami berbelok ke kanan dan memilih tempat makan Rumah Joglo 4. Kami bertiga duduk lesehan di atas bantal panjang. Di tengah-tengah ada meja untuk makan. Di sekeliling kami ikan-ikan asyik berenang. Agak jauh di sana, ada ikan-ikan bergerombol di bawah air terjun mini. </p>
<p>Horee, makanan sudah datang. Kami bertiga yang doyan makan ini makan dengan lahap sambil ngobrol-ngobrol mbanyol. Ikan-ikan di sekeliling kami asyik berenang pelan. &#8220;Eh, lihat tuh, Si Tutik dimakan sama Ndop!&#8221; Ujar si ikan gurami yang diperagakan oleh Bapaknya Adit.</p>
<p>Aku dan Adit tertawa terbahak-bahak. Saya makan ikan gurami yang ukurannya lumayan jumbo. Kalaupun tidak pakai nasi pun, saya akan kenyang. Apalagi ini ditambah nasi. Apalagi minumnya susu. Wow, hasrat untuk menjadi ginuk-ginukku akan gampang tercapai. Hahaha..</p>
<p>Tidak hanya berhenti di satu porsi, kami bertiga memesan lagi ikan-ikan sahabatnya si Tutik tadi. Kali ini kami mengganyangnya bertiga. Ternyata ikan patin ini lebih lembut teksturnya dibanding ikan guramiku tadi. Tapi kalau mau jujur, rasanya lebih gurih ikan gurami dari pada ikan patin. Heheheh&#8230;</p>
<p>_______</p>
<p>Kamar raksasa tadi sekarang seperti panggung band besar. Kami bertiga ngeband dan mencoba profesional di bidang masing-masing. Ungu, Scorpion, Dewa 19, adalah beberapa band yang lagunya kami mainkan. Bapaknya Adit memainkan keyboard dan vokal. Adit main drum. Saya backing vokal. Walaupun nggak ada yang nonton, tapi kami atraktif main musiknya.</p>
<p>Sehabis maghrib, aktiftas selanjutnya adalah online. Si Kokom berada di tangan Adit. Saya tiduran aja lihat Adit ngenet. Saya sudah lelah karena barusan habis ngajarin Adit menggambar vector. </p>
<p>_______</p>
<p>Akhirnya Adit bangun pagi juga. Saya pun bangun dan langsung sholat Subuh dan siap-siap kembali ke Probolinggo karena Adit harus sekolah. Setengah lima pagi kami berangkat naik motor ke Probolinggo. Kami berlindung dari udara dingin dibalik jaket masing-masing. Aku dibonceng motor dengan merem tapi tetep sadar. Moga-moga saja Adit nggak tiru-tiru saya. Hahaha&#8230; </p>
<p>Setelah mengisi bensin di pom bensin, kami melanjutkan perjalanan lagi. Jalanan masih sepi. Hanya ada kendaraan umum dan truk-truk pengangkut barang. Di depan kami ada bus yang susah didahului. Walhasil selama beberapa menit kami berada di belakang bus itu. Asap bus itu mengepul pas di depan kami. </p>
<p>&#8220;Dit, mbakar ayam!&#8221;<br />
Adit membuka kaca helmnya, &#8220;Hahaha&#8230; ayam asap!&#8221;<br />
Kami tertawa terbahak-bahak lalu menutup kaca helm masing-masing biar nggak jadi manusia asap. Hahaha..</p>
<p>_______</p>
<p>&#8220;Minggu ngarep awas we nek gak dolan maneh, &#8221; Kata Adit di facebook.<br />
&#8220;OK!&#8221; </p>
<p>Sabtunya, &#8220;Aduh Dit, aku loro e, jik flu plus watuk, gak sido wae ya..&#8221;<br />
&#8220;Yowis, aku tak tidur aja seharian ini.&#8221; </p>
<p>_______</p>
<p>Minggunya, &#8220;Yowis, sesuk awakmu dolano wae, Ndop.&#8221;<br />
&#8220;Wah, iyo wis, dari pada di rumah aku nggak ada teman ngobrol..&#8221;</p>
<p>______</p>
<p>Senin-senin panas-panas mentereng, saya pun berangkat ke stasiun. Baru saja turun dari bis, saya syok ketika saya mendengar pak tukang stasiunnya bilang kalau kereta api Sri Tanjung jurusan banyuwangi akan segera diberangkatkan. Doooh&#8230; piye iki&#8230; Kereta api nggak bakalan terkejar. Saya pun tetep menuju stasiun untuk melihat jadwal kereta. Yes, ternyata ada kereta selanjutnya yaitu Logawa! Walaupun harus menunggu satu setengah jam lagi, hora popo, khan bisa facebookan! Hohoho&#8230;</p>
<p>Selasa besok adalah hari Nyepi, sekolah pada libur. saya juga ikutan liburan dong. Biar bisa ngrasain enaknya liburan beneran. Kalau liburannya sendirian, nggak asyik. Makanya saya main lagi ke Probolinggo. Hohoho&#8230; </p>
<p>Sudah sampai Surabaya, smsku baru dibalas sama Adit. Maklum dia khan sekolah nggak boleh bawa hp. &#8220;Ngko susulen ndik mejid ya koyok biasane.&#8221;</p>
<p>______</p>
<p>Setelah sampai di rumah budenya Adit, saya langsung diajak bareng-bareng naik mobil menuju rumah raksasa itu. Tapi kali ini si Ferdi adiknya Adit ikutan juga. Wah, makin seru kalau rame-rame begini. </p>
<p>Sepanjang perjalanan, alunan lagu scorpion diputar berkali-kali. Ferdi menyanyi sendiri di belakang. Saya yang masih lelah, memilih untuk diam dan sesekali batuk. Yup, suara saya nggak keluar soalnya sedang flu. Hehehe..</p>
<p>______</p>
<p>Sesampainya di rumah raksasa, karena sudah malam, kegiatan kami ya online bareng-bareng. Trus tidur <em>kruntelan</em> bertiga, hahahah&#8230; </p>
<p>______</p>
<p>Besoknya, Bapaknya Adit menawariku bertamasya ke Jember. &#8220;Ndop, gelem jalan-jalan ning Jember?&#8221;<br />
Wah, kalau mengajak saya, saya nggak mungkin nolak kecuali kalau saya sakit. &#8220;Nggih sembarang&#8221;<br />
Aduh, sembarang boso kromone opo ya? hahaha&#8230;</p>
<p>Langsung deh saya mandi trus pakek kaos ijo lumut yang saya beli pas lihat konser Soundrenaline di Garuda Wisnu Kencana Bali beberapa bulan kemarin, trus pakek celana jins, tapi lupa pakek parfum. Doooh&#8230; </p>
<p>______</p>
<p><strong>WISATA BOTANI JEMBER</strong></p>
<p>Mobil berbelok ke kiri memasuki tempat wisata. Ternyata kami semua pertama kali ke sini termasuk sopir-sopirnya alias tidak ada yang tau isinya seperti apa. Walhasil, ketika datang, kami musti membaca petunjuk-petunjuk yang ada biar nggak tersesat. </p>
<p>Untuk mengawali petualangan kali ini, kami berbelok ke kiri dulu melihat-lihat rusa, merak, kasuari, dan hewan-hewan unik lainnya. Suasana sangat rimbun oleh bambu yang tumbuh meraksasa di kiri kanan kami. Kami menuruni tangga yang lumayan curam. Walaupun berdesak-desakan, pengunjung tidak ada yang kecelakaan. Maklum semua pada jalan kaki. Itulah kelebihan jalan kaki, walaupun kita terjadi tabrakan, yang ada bukannya bundas di mana-mana, tapi malah saling sapa, &#8220;Eh, maaf mbak, eh, mbak, boleh kenalan nggak?&#8221;</p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/1-1.jpg" alt="Wisata Botani Jember" /></p>
<div style="font-size: 8pt; text-align: center; margin-bottom: 20px">Dari kiri ke kanan: dr. Adi, Ferdi, Ndop, dr. Adi, Adit, Ferdi</div>
<p>Ternyata setelah kami sampai bawah, eee.. weladalah, ada kolam renangnya&#8230; Hohoho&#8230; kami nggak tau kalau di sini ada kolam renangnya, sehingga ya nggak ngapa-ngapain. Mau nonton orang renang kok ya nggak penting. Hahaha&#8230;</p>
<p>Lihat-lihat binatang aja deh. &#8220;Ndoop&#8230; ndooop&#8230; &#8221; Bapaknya Adit memanggil-manggil namaku. Tapi dia menghadap ke binatang yang menggantung di depan sana. Hahahah&#8230; </p>
<p>_______</p>
<p><strong>WISATA REMBANGAN</strong></p>
<p>Setelah berpanas-panasan di wisata botani, kami pun menuju tempat lebih tinggi mencari kesejukan. Mobil menaiki jalan yang naik dan berkelok-kelok. Alam di kiri kami sangat indah. Banyak berjejeran warung-warung yang selain menawarkan es degan, juga menawarkan panorama yang indah. </p>
<p>Setelah beberapa saat kami pun sampai di lokasi. Udaranya segar, alamnya asri, orangnya ramah. Semakin menelusuri ke dalam tempat wisata, kami lha kok menemukan kolam renang lagi, hohoho.. ternyata Jember penuh dengan kolam renang. Hohoho&#8230; Untung ada taman buat leyeh-leyeh, jadinya ada deh kegiatannya. </p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/2-1.jpg" alt="wisata rembangan Jember" /></p>
<div style="font-size: 8pt; text-align: center; margin-bottom: 20px">Dari kiri ke kanan: Ndop, Ferdi, Adit, dr. Adi</div>
<p>Adit masih sibuk moto-moto saya. Mungkin di matanya, saya ini seperti model karena tubuhku yang tinggi semampai ini, hahaha&#8230; Saya yang tidak biasa diphoto pun hanya bisa pamer gigi, pamer senyum dan pamer tinggi. Lha saya bukan foto model nda, jadi ya grogi kalau mau diphoto. Hohoho&#8230; </p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/3-1.jpg" alt="model wisata rembangan jember " /></p>
<p>Yang moto Adit siapa dong? ya saya lah, siapa lagi, hahaha&#8230; Weee&#8230; si ndop sekarang nggak katrok lagi. Dia sudah pernah megang kamera mahal. Huwahahahah&#8230; Untungnya tangan <em>petakilan</em>ku ini cerdas (yang cerdas tangannya, bukan otaknya!), jadi sekali megang barang canggih, langsung cepat adaptasi dan eksperimen. Soalnya kalau dilihat-lihat, bahasa barang canggih itu sama semua. Cuman ngafalin kata-kata default kayak <em>No</em>, <em>Yes</em>,<em> Delete</em>, <em>Open</em>, <em>Zoom</em>, <em>Capture</em>, <em>View</em>, dan sebangsanya, kita sudah bisa mengoperasikan barang canggih yang baru di mata kita. </p>
<p>______</p>
<p>Perjalanan piknik tadi lumayan melelahkan tapi menyenangkan. Apalagi saya yang sudah lama sekali nggak piknik bareng keluarga. Loh, lha itu siapamu ndop, khan bukan keluarga? Aduh, lupa, iya ding, tapi nggak papa deh, saya anggap keluarga sendiri juga nggak masalah. Toh saya dengan seorang Bapak dr. Adi, yang mana bisa mengobati kangenku dengan bapakku yang telah meninggal sejak 12 tahun yang lalu. Trus saya bareng Adit dan Ferdi yang mana bisa mengobatiku yang kangen dengan sosok adik yang saya inginkan, yang pinter yang lucu dan tidak merokok. Adikku di rumah soalnya ngerokok dan saya sangat benci rokok!</p>
<p>______</p>
<p>Sudah lama saya tidak main Badminton. Pas disodori raket sama Adit, saya lha kok grogi. Tapi nggak papa ah, dicoba-dicoba. Tapi kali ini nggak ada bahasa barang canggihnya. Nggak ada <em>zoom</em>, nggak ada <em>delete</em>, nggak ada <em>capture</em>. Yang ada hanyalah ketrampilan mengembalikan <em>shuttle cock</em> ke lawan tanpa keluar batas. Konsentrasi ndop ya&#8230;</p>
<p>Saya main dengan Ferdi setengah jam-an. Lalu datanglah Adit dengan muka bangun tidurnya. Jiah, anak itu kok tidur mulu ya, pantes mukanya tembem begitu. Hahaha&#8230; Ferdi menghitung skor pertandingan kami. Tapi dasar si Adit kelihatan banget kalau mainnya kurang sungguh-sungguh. Jadinya saya yang menang deh. Hahaha&#8230; Tapi bisa saja karena saya orangnya tinggi dan lincah. Halah mbuh <em>whatever</em>lah&#8230;</p>
<p>______</p>
<p>Mobil berangkat menuju Probolinggo lagi. Mampir ke warung apung lagi. Kali ini ada bintang tamu berupa Ferdi. Hohoho&#8230; anak kecil itu makannya banyak banget! Sampai nambah satu piring lagi nasinya. Sebelum makan, kami main-main jombat-jombit (apa ya istilah bahasa Indonesianya?). Adik kakak itu sangat riang gembira. Begitu juga dengan kakak tuanya, saya. Hahahaha&#8230;</p>
<p>Lalu main wahana (ceille wahana!) puter-puter sampai pusing nih kepala. Habis itu baru deh makan besar! Kami duduk di ruang makan yang sama dengan ruang makan minggu kemarin, yaitu Rumah Joglo 4. Cuman bedanya, suasana malam dan suasana sore. Kalau malam, ternyata indah banget pencahayaannya. Sayangnya kamera blackberrynya Ferdi kok ya kurang bagus buat moto-moto malam hari. Walhasil, kita menikmati makan-makan dan ngobrol-ngobrol saja dengan gembira ria sejahtera ginuk-ginuk! Hahaha&#8230;</p>
<p>______</p>
<p>Kenyang deh. Habis kenyang trus ngapain? yup benar, tidur. Siapa yang cepat tidurnya? Yup, sudah tentu Adit. Anak itu sekali memejamkan mata, langsung tidur dan beberapa menit kemudian terdengar suara dengkuran pelan-pelan. Ajaib bener&#8230; Kayak siapa tuh tokoh kartun terkenal, Yup Nobita! Cuman tampang Adit lebih menuju ke Doraemon dari pada Nobita, Huwahahahah&#8230; <em>Peace</em> ya Dit..</p>
<p>______</p>
<p>Jam setengah sebelas malam sampailah ke Probolinggo. Lalu langsung tak kuasa menahan kantuk. Kami, adik kakak dan kakak tua tidur <em>kruntelan</em> lagi. Pagi-pagi alhamdulillah saya bisa bangun dan menunaikan sholat Subuh seperti hari-hari sebelumnya. Lalu membangunkan adik-adikku untuk berangkat sekolah.</p>
<p>______</p>
<p>Kereta Logawa berangkat telat 20 menit! Wah wah, jam 7 lebih 40 menit baru deh kereta mak <em>jeglek-jeglek</em> pergi meninggalkan Probolinggo. Nganjuk, Am kaming&#8230; Sebelum berangkat tadi aku sempat minum obat batuk merek Konidin. Karena menyebabkan kantuk, walhasil di kereta api, kerjaanku ya tidur!</p>
<p>Sampai Nganjuk sudah jam setengah satu siang. Panas-panas mentereng saya jalan kaki sejauh kira-kira 1 km menuju rumah. Aku melewati rumah yang ada kacanya, dan tidak sengaja melihat tubuhku dari samping. Apah? Masa itu saya? Nggak mungkin ah&#8230; Saya cari kaca rumah lagi, dan ternyata bener. Horee&#8230; Saya sudah nggak kurus lagi sodara-sodaraku&#8230; Tapi belum gemuk juga sih. Cuman sudah enak dipandang. Hahahaha&#8230; </p>
<p>Saatnya kerja keras lagi ah, demi sesuwap ginuk-ginuk sejahtera&#8230; Doakan aku&#8230;!!!! Hahahah&#8230;</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/03/09/refreshing-ke-probolinggo/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Refreshing ke Probolinggo" >Refreshing ke Probolinggo</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Kawan-kawanku, sejak Desember sampai sekarang ini, atau sejak saya memutuskan ndekem ndik kamar saja...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/04/19/tutorial-photoshop-memertajam-warna/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Tutorial Photoshop: Memertajam Warna" >Tutorial Photoshop: Memertajam Warna</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Halo kauand-kauandquh cmua.. *hayah, kok bahasamu alay-alay lumuten ngono to ndop?*

tak baleni......</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/11/17/im-still-worried-with-my-brothers-computer/" rel="bookmark" title="Permanent Link: I&#8217;m Still Worried With My Brother&#8217;s Computer" >I&#8217;m Still Worried With My Brother&#8217;s Computer</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">This is the second part of my post several weeks ago. It's still about computer spy. I'm working har...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/09/23/happy-idul-fitrop-eh-fitri-ding/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Happy Idul Fitrop Eh, Fitri ding&#8230;" >Happy Idul Fitrop Eh, Fitri ding&#8230;</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/06/21/kunjungan-ke-madiun-part-iii/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Kunjungan Ke Madiun Part III" >Kunjungan Ke Madiun Part III</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/03/18/refreshing-ke-probolinggo-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisata Kuliner Nganjuk: Nasi Pecel Bledek!</title>
		<link>http://dzofar.com/2009/12/21/wisata-kuliner-nganjuk-nasi-pecel-bledek/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2009/12/21/wisata-kuliner-nganjuk-nasi-pecel-bledek/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 06:31:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Macak zurri Potlok™]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[bledek]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[nasi]]></category>
		<category><![CDATA[nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1238</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2009/12/21/wisata-kuliner-nganjuk-nasi-pecel-bledek/><img src=http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/nasi-pecel-bledek.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Halo halo halo&#8230; untuk memenuhi kebutuhan jasmani, kita perlu yang namanya makan. Dan untuk memenuhi kebutuhan rohani, kita perlu yang namanya bahagia. Nah, saya bisa menyediakan kedua hal itu untuk anda. Apa itu? simak yang berikut ini.. Ndop, posting pakek bahasamu saja deh ndop, jangan lebai getoooh&#8230; gak pantes, soale dirimu wong ndeso. Wis ndeso, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo halo halo&#8230; untuk memenuhi kebutuhan jasmani, kita perlu yang namanya makan. Dan untuk memenuhi kebutuhan rohani, kita perlu yang namanya bahagia. Nah, saya bisa menyediakan kedua hal itu untuk anda. Apa itu? simak yang berikut ini..</p>
<p> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/pukul.gif' alt=':pukul:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Ndop, posting pakek bahasamu saja deh ndop, jangan lebai getoooh&#8230; gak pantes, soale dirimu wong ndeso. Wis ndeso, elek pisan!</em></p>
<p>Oke oke&#8230; apa perlu saya ulangi postingannya? Nggak usah ya. Menghabis-habiskan waktu ngenet sodara aja. Apalagi kalau sodara ada di warnet. Wah, pasti sudah pada ketebak kalau lebih demen sama <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/fastreading.gif' alt=':fastreading:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>NASI PESEL BLEDEK!</strong></p>
<p>Wow, sesuai namanya, pecel ini memang <strong>SANGAT PEDAS</strong>! Apalagi kalau sampeyan dengan suara keras dan sombongnya bilang begini sama bakulnya (bakul: penjual), <strong>&#8220;Kulo sambele pecel mawon!&#8221;</strong>. </p>
<p>Wuih, sontak para pasien yang ngantri untuk diobati mulutnya yang lumpangen atau diobati hidungnya yang pilek, matanya langsung membelalak dan berdecak kagum. Wow.. sambel pecel doang? Hebat bener anak muda ini. Siapa dia gerangan?</p>
<p>Saya yang merasa dirasani, langsung deh membalas dalam hati juga, <strong>&#8220;Guweh getoo&#8230; Putrane Pak Djainuri Gang Arjuno Nganjuk, pastinya dong doyan pedes. Wong sekeluarga aja, guwe sudah doyan pedes sejak umur 2 tahun! Gimana? hebat khan guwee??&#8221;</strong></p>
<p>Tapi sayangnya mereka nggak mendengar kata hatiku&#8230;. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>kita kembali ke jalan yang lurus..</em></p>
<p>Ini diya fotonya&#8230;</p>
<div style="font-size: 8pt; text-align: center">
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/nasi-pecel-bledek.jpg" alt="Nasi Pecel Bledek" /></p>
<p>Pewujudan Nasi Pecel Bledek. Alhamdulillah masih dibungkus dengan daun pisang. Jadi aromanya masih sangat nikmat!</p>
</div>
<p>Bagemana? dengan melihat gambar di atas, sampeyan pasti sudah pada ngiler sama bentuk tangan saya yang seksi dan berbulu itu ya? *<em>walah, tangan cuma kelihatan sak ipret aja lha kok bangga!</em>*</p>
<p>Sesuai penampakannya, <strong>nasi pecel bledek</strong> memang sangat sederhana. Hanya terdiri dari nasi, capar (tauge), kulupan (sayur), sama rempeyek. Tidak butuh tahu, tidak butuh telur, tidak butuh tempe. Nggak perlu itu semua, rasanya sudah sangat sedap. Saya ulangi biar lebih meyakinkan: <strong>SANGAT SEDAP</strong>!  <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/ngiler.gif' alt=':ngiler:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sayangnya, porsi nasinya sangat amat tidak cukup buat kontainer perut saya. Jadinya, saya musti <em>tanduk</em> satu porsi lagi. Dengan nambah satu porsi lagi, perut anda akan berangsur-angsur terasa panas, keringat perlahan-lahan mengalir dari ujung rambut (atas!) menuju leher dan menuju pelipis anda. Beberapa saat kemudian, suara desahan anda yang sudah beribu-ribu tahun tidak diekspose ke khalayak rame pun, akan terdengar dan disaksikan oleh puluhan penduduk yang ngantri makan di situ!</p>
<div style="font-size: 8pt; text-align: center">
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/suasana-rame-nasi-pecel-ble.jpg" alt="Suasana di Dalam Warung Nasi Pecel Bledek" /></p>
<p>Itu masih pagi bro dan sist, coba kalau malam tiba, ramenya minta ampun. Hohoh&#8230;</p>
</div>
<p>Saya masih belum kenyang dengan dua porsi nasi pecel bledek. Tapi saya ndak tega membiarkan perutku yang penuh bulu (senengane pamer wulu!) ini kepanasan nahan pedes. Dasar emang lidah sama perut ini nggak kompak. Si lidah maunya makaan pedes melulu, kasihan perut yang menggeliat kepanasan!</p>
<p>Jadinya, saya sudahi saja di dua porsi nasi pecel bledek. Teman-teman saya yang lain juga begitu. Lalu kami minum teh anget dan membayar ke kasir! (kasirnya ya yang ngedoli itu!)</p>
<div style="font-size: 8pt; text-align: center">
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/saya-dan-sigit.jpg" alt="sedang makan nasi bledek" /></p>
<p>Saya dan bolo plek (bukan foto sebenarnya, diperankan oleh model: Sigit Darmawan dan Muhammad Ali Mudzofar) sedang menghayati rasa pedas nasi bledek. Itu cuma ekting ketawa dan tersenyum, aslinya mulut ini sudah <em>monger-monger</em> kepedesan!</p>
</div>
<p><strong>HARGA</strong></p>
<ul>
<li>Satu porsi Nasi Pecel Bledek: <strong>Rp. 2.500,-</strong></li>
<li>Teh (es dan anget): <strong>Rp. 1.500,-</strong></li>
<li>Tahu atau tempe: <strong>Rp. 500,-</strong></li>
</ul>
<p>Ayoo. Buruan ke Nganjuk. Main ke rumahku dulu. Nanti ngajak aku, pasti saya mau menemani. Apalagi kalau ditraktir! apah? ndak mau nraktir aku? Yaudah, buat yang mau makan Nasi Pecel Bledek, alamatnya ada di Jl. Gubernur Surya Sebelah Timur Gedung Juang Sebelahnya poskamling Nganjuk. Atau sms saya, nanti saya anter jalan kaki!</p>
<p>Bagi anda yang beruntung, bisa ketemu artis lo di sana, seperti saya tadi malam. Ketemu artis Ibu Kota asal Nganjuk: <strong><a href="http://dzofar.com/2008/07/28/mendadak-dangdut-gara-gara-vita-nganjuk-kdi-5/">Vita KDI 5</a></strong> (Pemenang Pertama Kontes Dangdut 5 di TPI)</p>
<p>nih dia fotonya&#8230;</p>
<div style="font-size: 8pt; text-align: center">
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/Vita-Makan-Nasi-Pecel-Blede.jpg" alt="Vita pemenang KDI 5 sedang makan nasi bledek" /></p>
<p>Lha itu artisnya sedang makan. Yang mana to ndop? Ya yang saya kasih warna sendiri, yang lain yang bukan artis saya kasih warna hitam putih. Hohoho&#8230; Vita tampak malu-malu, mungkin gara-gara berdekatan sama saya.. wakakakaka&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/redface.gif' alt=':oops:' class='wp-smiley' /> </p>
</div>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/02/05/wisata-kuliner-blogger-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Wisata Kuliner Blogger Nganjuk" >Wisata Kuliner Blogger Nganjuk</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Perkenalkanlah kami bertiga... 

JREEENGGGG!!!!!



Paling kiri adalah Masdan!!!
"Sugeng Enji...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/03/09/warung-pecel-mbok-iro/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Warung Pecel Mbok Iro" >Warung Pecel Mbok Iro</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Selera Pedas only!!!



Kalau kamu-kamu pada demen ama yang namanya pedes, segopecel mbok Iro la...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/11/29/rujak-sembro-yang-mmm/" rel="bookmark" title="Permanent Link: RUJAK SEMBRO yang mmm&#8230;." >RUJAK SEMBRO yang mmm&#8230;.</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">nah, kali ini membahas tentang kuliner aja yaa..

ada makanan yang unik dan lucu lo di Tulung Agung....</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/12/13/krupuk-pecel-bu-penik-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Krupuk Pecel Bu Penik Nganjuk" >Krupuk Pecel Bu Penik Nganjuk</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/04/04/warung-pecel-spesial-mbak-yun-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Warung Pecel Spesial Mbak Yun Nganjuk" >Warung Pecel Spesial Mbak Yun Nganjuk</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2009/12/21/wisata-kuliner-nganjuk-nasi-pecel-bledek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisata Kuliner Blogger Nganjuk</title>
		<link>http://dzofar.com/2009/02/05/wisata-kuliner-blogger-nganjuk/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2009/02/05/wisata-kuliner-blogger-nganjuk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 10:14:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumu'an™]]></category>
		<category><![CDATA[pengalamannya ndöp™]]></category>
		<category><![CDATA[banner]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[gadung]]></category>
		<category><![CDATA[guyangan]]></category>
		<category><![CDATA[kerep]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[loggo]]></category>
		<category><![CDATA[masdan]]></category>
		<category><![CDATA[mbok iro]]></category>
		<category><![CDATA[ndop]]></category>
		<category><![CDATA[nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[ongki]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2009/02/05/wisata-kuliner-blogger-nganjuk/><img src=http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/wisatakulinernganjuk/Masdan-ongki-ndop.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Perkenalkanlah kami bertiga&#8230; JREEENGGGG!!!!! Paling kiri adalah Masdan!!! &#8220;Sugeng Enjing, sugeng siang, sugeng sonten, sugeng dalu&#8230;&#8221; Yang tengah adalah Ongki!!! &#8220;Hallo Everybody&#8230; Nice to be here!!&#8221; dan yang paling jelek sendiri adalah&#8230; Ndop!!! &#8220;Halo, assalamu&#8217;alaikum!&#8221; Kami bertiga adalah Blogger Nganjuk!!! (Ih, penting nggak sih ditulis kaya begeto? hahaha&#8230; ) Hennah, kami bertiga yang ngaku-ngaku blogger [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perkenalkanlah kami bertiga&#8230; </p>
<p>JREEENGGGG!!!!!</p>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/wisatakulinernganjuk/Masdan-ongki-ndop.jpg" alt="Masdan, ongki, ndop" /></p>
<p>Paling kiri adalah <a href="http://masdan.net">Masdan</a>!!!<br />
<strong><strong>&#8220;Sugeng Enjing, sugeng siang, sugeng sonten, sugeng dalu&#8230;&#8221;</strong></strong></p>
<p>Yang tengah adalah <a href="http://laziem.com">Ongki</a>!!!<br />
<strong>&#8220;Hallo Everybody&#8230; Nice to be here!!&#8221;</strong></p>
<p>dan yang paling jelek sendiri adalah&#8230; <a href="http://dzofar.com">Ndop</a>!!!<br />
<strong>&#8220;Halo, assalamu&#8217;alaikum!&#8221;</strong></p>
<p>Kami bertiga adalah <a href="http://kuthobayu.co.cc">Blogger Nganjuk</a>!!!</p>
<p>(Ih, penting nggak sih ditulis kaya begeto? hahaha&#8230; )</p>
<p>Hennah, kami bertiga yang ngaku-ngaku <a href="http://kuthobayu.co.cc">blogger Nganjuk</a> itu, sabtu kemarin, tanggal 24 Januari 2008, melaksanakan agenda rutin (Insya Alloh rutin) tiyap liburan. Yaitu Wisata Kuliner Nganjuk. </p>
<p>Yang unik di sini adalah, <span id="more-501"></span>wisata kuliner kami diselenggarakan pagi hari, jadwalnya jam 6 pagi. Kendaraannya sepeda onthel atau sepeda pancal (sepeda kok dipancal? ngko rusak no..). Jadi ramah lingkungan. Mecing benget sama alam Nganjuk yang asri sejuk dan sedikit sekali polusi. </p>
<p>Nah, sebelum berwisata kuliner, kami melaksanakan sepedahan ontel keliling Nganjuk dulu. Menyegarkan tubuh dulu. Baru setelah itu hanting kuliner di Nganjuk.</p>
<p>Pagi itu, <a href="http://laziem.com">ongki</a> datang ke rumahku jam 7 kurang. Disusul <a href="http://masdan.net">Masdan</a> yang datang jam tujuh lebih. Maklum masih edisi perdana, makanya ndak papa telat. Hohoho&#8230;</p>
<p>Kami berangkat jam 7.30 pagi. Rute perjalanan diambil secara naluri oleh kami bertiga. Hasilnya adalah:</p>
<ol>
<li>Dari rumahku, </li>
<li>kami ke Alun-alun Nganjuk, lalu&#8230;</li>
<li>muter ke SMPN 1 Nganjuk </li>
<li>belok kanan trus lurus naik <em>jumplangan sepur</em> trus&#8230; </li>
<li>belok kanan lagi sampai <em>abang ijo</em>&#8230;</li>
<li>belok kiri ke ngGadung&#8230; </li>
<li>luruuus&#8230; <em>notok jedok</em> trus&#8230;</li>
<li>belok kiri lewat sawah-sawah yang ijonya adeem banget..</li>
<li>njujuk ke pasar Kerep dapat minuman akua gratis..</li>
<li>luruus menuju ngGuyangan&#8230; (hayo ngapain ke ngGuyangan??? <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/ssst.gif' alt=':ssst:' class='wp-smiley' /> )</li>
<li>istirahat dulu sambil foto-foto&#8230;</li>
<li>meneruskan perjalanan lalu belok kiri ke sekar putih</li>
<li>belok kiri lagi ke SMAN 1 Nganjuk</li>
<li>menuju warung <a href="http://dzofar.com/2008/03/09/warung-pecel-mbok-iro/">Mbok Iro</a></li>
</ol>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/wisatakulinernganjuk/Istirahat-di-Guyangan.jpg" alt="Masdan, ongki dan ndop sedang Istirahat di Guyangan" /></p>
<p>Selama perjalanan yang menyenangkan itu, sinar matahari terasa hangat menyehatkan. Kami sibuk <strike>menggosip</strike> mengobrol satu sama lain. </p>
<p>Lha pas di pasar Kerep itu, si Masdan tiba-tiba izin mau main ke rumah temannya. Eee.. dia kembali sambil bawa tiga gelas air akua. Hohoho.. dapat minum herratong (gratis, red.) ternyata. <em>Peh, peh, Masdan pancen sip nek didadekno si konsumsi. Iso ngirit duwit kas.. hahahaha&#8230;</em><br />
__</p>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/wisatakulinernganjuk/anak-panti-dan-mbak-sri-nge.jpg" alt="Mbak sri sedang melayani" /></p>
<p>Sehabis sepedahan, kami mampir ke <a href="http://dzofar.com/warung mbok iro">Warung Pecel Mbok Iro</a>. Memenuhi hasrat kelaparan kami. Apalagi sehabis sepedahan jauh kayak gini, waah. pas banget deh..</p>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/wisatakulinernganjuk/NdopMasdanOngki-di-warung.jpg" alt="ndop, masdan dan ongki di Warung Mbok Iro" /></p>
<p>Warung mbok Iro sangat sederhana. Hanya berukuran kurang lebih tiga kali tiga meter. Tapi, warungnya kecil-kecil cabe rawit. Lawong sambel pecelnya itu lo&#8230; huwaaa&#8230; pedes pol. Sampai-sampai aku lihat si ongki gobyos sehabis makan. Hahahaha&#8230; </p>
<p>Masalah harga: </p>
<ul>
<li><strong>2000 rupiah</strong> saja untuk harga <strong>nasi pecel</strong>. </li>
<li><strong>500 rupiah</strong> saja untuk <strong>teh anget</strong>. </li>
<li><strong>100 rupiah</strong> saja untuk <strong>krupuk</strong>. </li>
<li><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/wisatakulinernganjuk/rondo-royal.jpg" alt="Rondo royal alias tape goreng" class="alignleft" style="margin-top: 5px; padding-right: 5px;"/><strong>500 rupiah</strong> saja untuk <em><strong>rondo royal</strong></em> (tape goreng, red.) dan jajanan yang lain.</li>
</ul>
<p>Toutelli, kami hanya habis <strong>10.300 rupiah</strong> saja untuk <strong>tiga orang</strong>.</p>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/wisatakulinernganjuk/pincuk-pincuk-dan-ndop.jpg" alt="pincuk-pincuk dan ndop" /></p>
<p>Saking seneng pedesnya, si ndop sampai nambah satu porsi nasi pecel lagi lo&#8230; (maklum, seminggu belum makan, hehehe&#8230; )</p>
<p>__</p>
<p>Perjalanan kami selanjutnya adalah menuju rumah ongki untuk beristirahat meregangkan kaki. Beberapa menit sampai lah kami ke rumah ongki. Langsung <em>blek sek</em> tidur&#8230; hehehe.. nggak ding, langsung deh nguprek-nguprek template, mencoba-coba plugin, pokoknya blogging lah..</p>
<p>Trus kami menyempatkan diri membuat logo baru blogger Nganjuk. Sebenarnya logo sudah jadi sejak beberapa bulan kemarin, tapi kemarin dirasa perlu untuk didiskusikan lagi. Maklum <a href="http://dzofar.com">si ndop</a> dulu pas mbuat logonya mikir sendiri. Sedangkan sampeyan tau sendiri khan kalo si ndop itu otaknya di <em>dlama&#8217;an</em> kaki (telapak kaki, red.), lebih parah dari otaknya si <a href="http://cebongipiet.blogspot.com">cebong</a> yang ada di dengkul&#8230;</p>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/wisatakulinernganjuk/dirumah-ongki.jpg" alt="di rumah ongki sedang berekting musyawarah" class="alignleft" style="margin-top: 5px; padding-right: 5px;"/>Ini nih, kami bertiga yang sedang ekting bermusyawarah untuk mufakat membuat loggo dan-atau banner <a href="http://kuthobayu.co.cc">blogger Nganjuk</a>. Wuih, saking kompanya, si <a href="http://masdan.net">masdan</a> megang <em>kibod</em>, si <a href="http://laziem.com">ongki</a> megang <em>mouz</em>, si ndop ekting memberikan ide.</p>
<p>Walhasil, setelah beberapa puluh menit sibuk muter-muter ide, akhirnya jadi juga apa yang disepakati bersama. Nah, yang susah itu untuk urusan warna, ada yang suka ijo, suka merah, suka merah putih, suka item, waddoh.. akhirnya dibuat aja semua pilihan warnanya. Toh loggonya masih tetep. Masalah warna nggak perlu dipersoalkan. </p>
<p>.. dan logo sekaligus bannernya adalah:</p>
<p>&#8212;></p>
<p>mana ndop?</p>
<p>lha itu di sebelah kanan sidebarku.. <em>wekekeke&#8230;</em></p>
<p>Tunggu loncingnya ya&#8230; bisa di blog ini atau <a href="http://masdan.net">blog sebelah</a>.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/12/21/wisata-kuliner-nganjuk-nasi-pecel-bledek/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Wisata Kuliner Nganjuk: Nasi Pecel Bledek!" >Wisata Kuliner Nganjuk: Nasi Pecel Bledek!</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Halo halo halo... untuk memenuhi kebutuhan jasmani, kita perlu yang namanya makan. Dan untuk memenuh...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/12/09/tutorial-adobe-photshop-dan-adobe-image-ready-membuat-gambar-bergerak-gif/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Tutorial Adobe Photshop dan Adobe Image ready: membuat gambar bergerak .gif" >Tutorial Adobe Photshop dan Adobe Image ready: membuat gambar bergerak .gif</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Nah, anda mungkin selama ini berkutat hanya dengan .jpg teruuus… tapi nggak tertarik untuk membuat...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/03/18/kota-nganjuk-yang-sepi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Kota Nganjuk yang Sepi" >Kota Nganjuk yang Sepi</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Setelah berbelakraan (kelayapan, red.) ria ke Madiun kemarin, juga setelah berbelakeraan ria ke kota...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/11/29/rujak-sembro-yang-mmm/" rel="bookmark" title="Permanent Link: RUJAK SEMBRO yang mmm&#8230;." >RUJAK SEMBRO yang mmm&#8230;.</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/12/09/tutorial-adobe-photoshop-menghilangkan-jerawat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Tutorial Adobe Photoshop: Menghilangkan JERAWAT" >Tutorial Adobe Photoshop: Menghilangkan JERAWAT</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2009/02/05/wisata-kuliner-blogger-nganjuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>77</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berlibur ke Air Terjun Sedudo Nganjuk</title>
		<link>http://dzofar.com/2008/11/03/berlibur-ke-air-terjun-sedudo-nganjuk/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2008/11/03/berlibur-ke-air-terjun-sedudo-nganjuk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 07:57:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumu'an™]]></category>
		<category><![CDATA[otaknya ndöp™ sedang dipakai]]></category>
		<category><![CDATA[pengalamannya ndöp™]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[alami]]></category>
		<category><![CDATA[berlibur]]></category>
		<category><![CDATA[Endah Puspitasari]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Subagyo]]></category>
		<category><![CDATA[IPA 5]]></category>
		<category><![CDATA[nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[pegunungan]]></category>
		<category><![CDATA[pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[sedudo]]></category>
		<category><![CDATA[Setyo Tunggal Aribowo]]></category>
		<category><![CDATA[Sigit Darmawan]]></category>
		<category><![CDATA[SMUDA]]></category>
		<category><![CDATA[terjun]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2008/11/03/berlibur-ke-air-terjun-sedudo-nganjuk/><img src=http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/1.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Tititit&#8230; tititit&#8230; suwara alarm dari hengfoun jadul sejuta umatku berbunyi. Waaa&#8230; jam delapan pagi!!! Waduuh.. baru tidur tiga setengah jam, masih kurang empat setengah jam lagi nih, TAPI&#8230; oh iya!!! ke SEDUDOOO!!! Waaa!!! langsung deh mandi dan sebangsanya sampai rapi. Lalu ngontel ke rumah Sigit Darmawan di Ploso Nganjuk. Wow, mata ini masih ngantuk, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-236" style="margin-right: 10px; margin-top: 15px" title="Pegunungan Nganjuk" src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/1.jpg" alt="Pegunungan Nganjuk" /> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/tidur.gif' alt=':tidur:' class='wp-smiley' /> <em>Tititit&#8230; tititit&#8230;</em> suwara alarm dari hengfoun jadul sejuta umatku berbunyi. Waaa&#8230; jam delapan pagi!!! Waduuh.. baru tidur tiga setengah jam, masih kurang empat setengah jam lagi nih, TAPI&#8230; oh iya!!! ke SEDUDOOO!!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /><br />
Waaa!!! langsung deh mandi dan sebangsanya sampai rapi. Lalu ngontel ke rumah <strong>Sigit Darmawan</strong> di Ploso Nganjuk. Wow, mata ini masih ngantuk, tapi aku paksa biar ndak tidur waktu di perjalanan menuju sedudo.</p>
<p><span id="more-248"></span> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/kabur.gif' alt=':kabur:' class='wp-smiley' /> Bersama 5 orang ex IPA 5 SMUDA Nganjuk 2002, kami berlibur ke Sedudo. Awalnya sih, si <strong>Sigit Darmawan</strong> sms saya apakah saya ada di Nganjuk, pulsa saya habis, besoknya saya beli pulsa Ai Em Thri super sms itu, dan menjawab kalau saya mau ke rumahnya sekarang. Pas ngobrol-ngobrol basa-basi ndak ada jelunterungannya, tiba-tiba si Sigit nyeletuk, <strong>&#8220;Eh, nang Sedudo ye??&#8221;</strong><br />
saya langsung diem, <strong>&#8220;Ha?? kok pikiranmu podho mbek aku, Git?&#8221;</strong></p>
<p>Yah, tanpa banyak basa-basi lagi, kami langsung menghubungi teman-teman yang masuk akal untuk diajak dolan ke Sedudo. Teman-teman yang masuk akal itu maksudnya <em>adalah</em> teman-teman yang bisa diajak pulang Nganjuk cepet. Dan akhirnya <strong>Endah Puspitasari</strong> dan <strong>Hari Subagyo</strong> lah yang diajak. Kami berempat lah nominasi pertama yang ikut jalan-jalan ke Sedudo besok. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/dance.gif' alt=':dance:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seharusnya saya malam itu tidur jam sembilan atau paling lambat jam sepuluhan lah. Tapi dasar manusia seperti saya yang bandel ini, bukannya tidur nyenyak, tapi malah internetan sampai jam empat pagi. Waaa&#8230; saya baru tidur jam setengah lima pagi setelah subuhan. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/angop.gif' alt=':angop:' class='wp-smiley' /> Dengan hanya mengandalkan alarm Hape jadul saya itu saya berharap bisa bangun tepat jam delapan pagi.</p>
<p>Untungnya saya bisa bangun jam delapan pagi walau mata ini masih ngantuk berat. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/angop.gif' alt=':angop:' class='wp-smiley' /> Sangat berat. Sampai-sampai saya harus negosiasi dulu sama mata ini, awalnya si mata ndak mau diajak melek, tapi setelah saya rayu dan saya iming-imingi pemandangan pegunungan, mata ini lalu menyetujuinya! yesss&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/rock.gif' alt=':rock:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yuhuu.. aku pun ngontel ke rumah Sigit, trus melanjutkan perjalanan menuju rumah Endah. Ee.. bukannya langsung ke umah Endah, tapi kami malah ke salon! jangaan salaah, kami ke salon bukan mau meni-pedi, <span style="text-decoration: line-through;">tapi mau feisyel dan krimbath</span> melainkan menjemput teman satunya lagi. Soalnya kalo dia nggak diajak, ntar ngamuk-ngamuk. wekekeke&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kami berlima pun ngumpul di rumah Endah. Setelah beberapa menit berbasa-basi dulu, baru deh, kami yang berbeda-beda karakter ini pergi berlibur ke Sedudo. Kami-kami itu <em>adalah</em>:</p>
<ol>
<li><strong><a href="http://profiles.friendster.com/40245518">Sigit Darmawan</a></strong>, bangku deret nomer dua dari kiri, tempat duduk nomer dua dari belakang, orangnya sederhana dan nyantai banget.</li>
<li><strong><a href="http://profiles.friendster.com/6525626">Endah Puspitasari</a></strong>, Bangku deret ke dua dari kiri, tempat duduk nomer dua dari depan, orangnya cerdas dan bersahabat.</li>
<li><strong><a href="http://profiles.friendster.com/55294585">Hari Subagyo</a></strong>, bangku nomer dua dari kiri, tempat duduk belakang sendiri, orangnya pendiam tapi suka ngebut kalo naik motor.</li>
<li><strong><a href="http://profiles.friendster.com/71559861">Setyo Tunggal Aribowo</a></strong>, bangku nomer dua dari kiri, tempat duduk nomer tiga dari belakang, orangnya klemar-klemer, agak gagap, punya salon bernama Aura yang terletak depan departemen pertanian Nganjuk.</li>
<li><strong>Muhammad Ali Mudzofar</strong>, bangku paling kanan, tempat duduk nomer dua dari belakang, orangnya baca sendiri di <a href="http://dzofar.com/biografi">biografi</a>ku.</li>
</ol>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-236" style="margin-right: 10px; margin-top: 5px" title="Kuncir Nganjuk, kami naik motor, ndak naik mobil" src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/2dua.jpg" alt="Kuncir Nganjuk" width="200" height="150" />Kami berangkat ke sedudo dari Loceret menuju Candirejo (candi boto) lalu notok, belok kiri, ke Brebek trus teruuus naik gunung sampai Kuncir, trus teruuus sampai Sawahan. Mata saya yang ngantuk ini cukup bisa melek karena pemandangan yang demikian indahnya dan hawa yang seger.</p>
<p>Tengok kiri saya dihadapkan dengan pemandangan pegunungan, iyap pegunungan, bukan satu gunung saja, tapi beberapa gunung yang bertumpuk-tumpuk bersebelah-belahan. Saking bagusnya pemandangan, sopir peribadi saya, Sigit, suka lupa ngerim karena terpesona. wekekek&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/hihi.gif' alt=':hihi:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nengok sebelah kanan, saya dihadapkan pada rumah penduduk, atau kadang bukit atau batu gedhe. Tapi saya lebih favorit nengok kiri. Iya iyalah&#8230; jarang-jarang begeto ada pemandangan gunung sedekat ini&#8230;</p>
<p> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/kabur.gif' alt=':kabur:' class='wp-smiley' /> Semakin ke atas, keadaan jalan semakin medeni saja. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/takut.gif' alt=':takut:' class='wp-smiley' /> Jalan naik-turun ndak bisa diprediksi. Kadang nyeleot naik ke kiri, lalu turun sambil nyeleot ke kanan. Lalu menanjak dengan hebatnya. Sampai-sampai Honda Revonya Sigit yang saya tumpangi juga, ngeden-ngeden, meraung-raung, kesian banget mendengarnya. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Gigi satu dan gigi dua lah yang paling laris di banding gigi lainnya. Ya maklum, gigi lainnya jelas ndak kuat menarik kami berdua ke atas. Apalagi kalo sudah sampai ke kawasan wisata Air Terjun Sedudo.. wohohoho&#8230; jangan mimpi bisa memainkan gigi tiga motor sampeyan!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi sayang sekali ketika memasuki kawasan wisata, pemandangan terlihat cukup menyedihkan. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/sad.gif' alt=':sad:' class='wp-smiley' /> Pohon-pohon cemara yang dahulu rindang dan lebat, sekarang ini kok terlihat gundul persis kayak orang dipotong gundul dan petal di sana-sini. Hawa yang dulu dingin sekali, sekarang tinggal dingin secukupnya saja. Yaah, akhirnya saya memaklumi. Lawong sekarang khan musimnya <em>gloubel woming</em>, masa di mana-mana pada ngeluh kepanasan, di sini mengeluh kedinginan? khan ndak kompak namanya. <em>wekekek&#8230; </em> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhirnya setelah berjuang keras, setelah menyiksa motor, kami pun sampai di depan loket pembayaran tiket. Harga tiket dua ribu rupiah satu orang. Tapi entah kenapa kami ditarik tiga ribu rupiah per orang.  <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/confused.gif' alt=':???:' class='wp-smiley' /> Mungkin ditambah biaya parkir sepeda motor. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/taktahu.gif' alt=':taktahu:' class='wp-smiley' /> </p>
<p> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/kabur.gif' alt=':kabur:' class='wp-smiley' /> Selanjutnya motor kami pun disiksa sepanjang dua kilo meter ke atas lagi. Wow, kali ini naiknya ekstrim!! Motor bobrok ndak bisa lolos dalam tantangan kali ini. Sampeyan-sampeyan yang masih baru belajaran sepeda motor, mending ganti sopir yang lebih mahir saja. Ini bukan medan untuk pemula. Ini khusus <em>expert driver</em> (halah, ngomong opo to ndop kuwi?). Ketika menanjak, yang awalnya saya bisa dibonceng dengan lepas tangan, kali ini musti gocelan/pegangan sesuatu. Kalo nggak, ya melorot jatuh ke jalan. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /><br />
<br/><br />
<center><img title="Air terjun Sedudo" src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/sedudo.jpg" alt="Air terjun Sedudo" /></p>
<p><strong>Air Terjun Sedudo</strong><br />
gambar di dapat <a href="http://www.c-mol.blogspot.com/2007/09/objek-wisata-kampoeng-halaman-1.html">dari sini</a></center> </p>
<p>Horee&#8230; akhirnya kami berlima sampai juga di Sedudo. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/dance.gif' alt=':dance:' class='wp-smiley' /> Sebuah Air terjun yang sangat eksotis. Sangat cantik. Sangat tinggi dan indah. Suhu udara begitu segarnya. Begitu menyehatkan. Kami tiba sekitar jam setengah sebelas pagi.</p>
<p>Sedudo itu terletak kira-kira 30 km dari Nganjuk kota (memangnya Nganjuk ada kotanya, ndop?) eh, maksudnya dari alun-alun Nganjuk. <em>hehehe&#8230;</em></p>
<p>ini nih, kalo versinya Mas wiki mengenai Air terjun Sedudo, disimak ya kehebatannya:</p>
<blockquote><p>Air Terjun Sedudo adalah sebuah air terjun dan obyek wisata yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 30 km arah selatan ibukota kabupaten Nganjuk. Berada pada ketinggian 1.438 meter dpl, ketinggian air terjun ini sekitar 105 meter. Tempat wisata ini memiliki fasilitas yang cukup baik, dan jalur transportasi yang mudah diakses.</p>
<p>Masyarakat setempat masih mempercayai, air terjun in memiliki kekuatan supra natural. Lokasi wisata alam ini ramai dikunjungi orang pada Bulan Suro (Kalender Jawa). Konon mitos yang ada sejak jaman Majapahit, pada bulan itu dipercaya membawa berkah awet muda bagi orang yang mandi di air terjun tersebut.</p>
<p>Setiap Tahun Baru Jawa, air terjun Sedudo dipergunakan untuk upacara ritual, yaitu memandikan arca dalam upacara Parna Prahista, yang kemudian sisa airnya dipercikan untuk keluarga agar mendapat berkah keselamatan dan awet muda. Hingga sekarang pihak Permkab Nganjuk secara rutin melaksanakan acara ritual Mandi Sedudo setiap tanggal 1 Suro. </p></blockquote>
<p>Ketika memarkir sepeda motor. Bau panas mesin tercium, suara pendingin mesin juga terdengar. Waaah.. mesinnya ternyata perlu penyesuaian diri setelah berngoyo-ngoyo ria tadi selama di perjalanan. hihihi.. kesiannya&#8230; <em>tapi ndak papa sin, sekarang saatnya kamu ngistiro&#8217;at dulu, soale engko sampeyan kudu ngeterne mulih&#8230; wekekeke&#8230;</em> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/hihi.gif' alt=':hihi:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kemudian kami menuruni tangga yang demikian curamnya. Ndak mungkin sampeyan bisa lari-lari menuruni tangga ini, kecuali kalo bibir sampeyan mau jontor, atau kepala sampeyan mau benjol gara-gara kejungkel. Sambil menuruni tangga sampeyan juga bisa melihat keeksotisan air terjun di atas sono sampai di bawah sono. Wow, sampeyan musti ndangak (menengadah) kalau ingin melihat puncak air terjun, dan musti ndingkluk (menunduk) kalau ingin melihat kaki air terjun.</p>
<p>Ini ada foto yang saya <em>kepce</em> (<em>capture</em>, red.) dari videonya masku.</p>
<p><img title="Suasana Air Terjun Sedudo kala ramai" src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/4.jpg" alt="Suasana Air Terjun Sedudo kala ramai" /></p>
<p><center><em>Sayang pas kemarin Sabtu (01 Nopember 2008) itu, ndak seramai photo di atas.<br />
Mungkin harinya kali yang Sabtu, bukan hari Minggu<br />
seperti photo di atas (19 Oktober 2008).<br />
Suasana sabtu itu sangat sepi, ndak ada dua puluhan orang yang ada di lokasi. Sayang kami berlima ndak ada yang bawa kamera dijitel.<br />
Walhasil mata dan hardisk sejuta giga bait yang tertanam di otak kami lah (wuih lebai MODE ON!) saksinya.</em></center></p>
<p>Hawa begitu dingin, sampai-sampai niatan dari rumah untuk nyemplung dan mandi &#8220;<em>shower</em> raksasa&#8221; hampir terurungkan. Apalagi setelah beberapa menit kami berdiri dan menikmati pemandangan begitu hebatnya di depan kami, tiba-tiba terdengar suara glodak-glodak dari atas sana. Lalu turun ke bawah menimpa pepohonan, semak-semak, mak grusak-grusuk, lalu jatuh menggelinding dengan cepatnya dan hampir mengenai pengunjung belia yang sedang duduk-duduk di sisi kanan Sedudo. Mbak-mbaknya yang tadi duduk santai itu menjerit dan berlari menghindari batu yang hampir mengenai punggungnya. Waaah.. jangan-jangan mau longsor nih!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/takut.gif' alt=':takut:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sejenak, saya shock. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> , begitu juga dengan pengunjung yang lain. Suasana ceria yang tadi terasa, sekarang berubah menjadi keheningan, ketegangan. Semua raut muka ketakutan kalau-kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Saya sendiri langsung baca-baca istighfar, sholawat berkali-kali sambil memandangi alam sekitar. Mengawasi setiap lekuk batu raksasa itu.</p>
<p>Setelah beberapa saat hening, akhirnya ada yang memberanikan diri nyemplung lagi ke kolam air dan mendekati air terjun. Dia sendirian. Saya cekikikan sendiri melihat tingkah lakunya yang ndak direken sama temannya. Lawong mungkin temannya masih trauma melihat kejadian tadi. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/hihi.gif' alt=':hihi:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ternyata saya sendirian berdiri di sini, di depan bendungan kecil ini. Semua ternyata berteduh di bawah aula di belakang saya. Pedagang nasi pecel dan nasi jagung baru datang dan menata-nata dagangan. Wow, kami langsung menyerbu dan berharap mendapat <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/pertamax.gif' alt=':pertamax:' class='wp-smiley' /> menikmati nasi jagung. Waaa&#8230; ternyata iya&#8230; hehehe&#8230;</p>
<p>Ketika teman-temanku makan, aku malah meluncur bareng Sigit ke kolam air. Dan menikmati air terjun yang wow, nikmat sekali rasanya&#8230; auw.. rasa dingin dan pijatan maha dahsyat menimpa punggungku. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/rock.gif' alt=':rock:' class='wp-smiley' /> Maklum dengan <strong>ketinggian air terjun kira-kira 105 M</strong> itu, <strong>debit air</strong>nya mencapai <strong>41-45 liter/detik</strong>, dengan <strong>kecepatan 10-15 meter/detik</strong>. (sumber: smsnya <a href="http://masdan.net">masdan</a>)</p>
<p>Sayang lagi ndak ada skrishotnya ketika saya mandi dan tertimpa air terjun yang maha dahsyat itu. Eit, tapi saya punya yang dari <em>kepcer</em>an videonya masku lo&#8230; nyooh&#8230;</p>
<p><img title="Air terjun sedudo: Lha itu lo saya yang pakek baju batik sedang sedakep" src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/5.jpg" alt="Air terjun sedudo: Lha itu lo saya yang pakek baju batik sedang sedakep" /></p>
<p><center><em>Wekekeke.. maklum baru liat mantenan, dan ndak bawa salin, walhasil pakek baju batik pun saya nyemplung&#8230; itu lo, photo pertama di atas (kiri atas), yang pakek baju batik dan sedakep. Hohoho&#8230; itu saya lagi kedinginan loo.. hihihi&#8230;</em> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/hihi.gif' alt=':hihi:' class='wp-smiley' /> </center></p>
<p>Waaah&#8230; ketika saya selesai bermanja-manja dengan air dingin itu, teman-teman pada selesai makan sego jagung. Waaa.. saya jadi pengen juga niih.. eit, tapi salin dulu dong, ndop! itu air masih netes-netes di mana-mana tuh.. wokee&#8230; berangkaat&#8230; Eh, minum teh anget dulu deeh&#8230; wow, kok ndak anget ya? <em>wekekeke&#8230;</em> itu sebenarnya masih anget ndop, kamu aja yang kedinginan!!</p>
<p>Masuk ke mamar mandi. Bayangan saya sih airnya bakalan agak hangat, eee.. tibaknya, airnya justeru sangat dingin menyengat! hhhh&#8230;. <strong>&#8220;Pinten, Mas?&#8221;</strong> Tanya saya ke mas-masnya yang jaga kamar mandi yang sedang tiduran.<br />
<strong>&#8220;Stunggal ewu, Mas,&#8221;</strong> Katanya santai.<br />
Waduh, saya kira limaratus repes. Saya pun menawar, <strong>&#8220;Waduh, wolongatus mawon nggih, Mas?&#8221;</strong><br />
<strong>&#8220;Nggih, pun,&#8221;</strong> Jawab masnya.<br />
Hore Part 1 pun tercapai!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/dance.gif' alt=':dance:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Waduh, lha ini celana kolor basah ini mau ditaruh mana? Saya pun kembali ke masnya. Mau minta tas kresek. Waaah.. ternyata bayar pemirsa. Limaratus perak! Omaigaat.. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> mahal amaat!! Dengan jurus innosens part 2 saya, saya bilang, <strong>&#8220;Waduh, mboten gadah kepyar e, Mas?&#8221;</strong> Sambil berharap-harap cemas.<br />
<strong>&#8220;Nggih, pun, njenengan pundhut,&#8221;</strong> Kata Masnya.<br />
Hore Part 2 pun tercapai!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/dance.gif' alt=':dance:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-236" style="margin-right: 10px; margin-top: 5px" title="Sego jagung" src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/6.jpg" alt="Nasi jagung" />Akhirnya, setelah selama hidup saya ndak pernah makan nasi jagung, sekarang di atas telapak tangan saya, di atas daun pisang, berhamburan nasi jagung yang berwarna kuning itu. Sayangnya saya ndak bawa kamera untuk memotretnya. Photo di sebelah itu photo koleksi saya. Bukan photo di lokasi sedudo.</p>
<p><strong>Rasanya nasi jagung?</strong> wow, nikmat bos, pokoknya harus di makan sama ikan asin, sayur dan urap pedes. Kalau di makan sendirian, ndak enak blas (menurut saya), tawar, ndak ada manis-manisnya. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/ngiler.gif' alt=':ngiler:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Rasanya nggak lengkap kalau kami hanya berkunjung, mandi, melihat-lihat suasana, merasakan suasana, tapi ndak ada bukti nyata, ndak ada kenang-kenangan. Wah, kami ternyata memerlukan foto. Iya, saksi kuat keberadaan kami berlima di Sedudo saat itu adalah hanya dengan photo. Apalagi buat Endah, warga Nganjuk yang baru pertama kali ke Sedudo. Hohoho.. ke mana aja sampeyan, Ndah? masa sampeyan justeru pernah ke Coban Rondo tapi malah ndak pernah ke Sedudo sih? aneh.. <em>wekekeke&#8230;</em> ndak papa, akhirnya sampeyan pernah to&#8230;</p>
<p>Akhirnya kami menyewa tukang foto. Terjadi tawar menawar dan perbincangan sebage berikut:<br />
<strong>&#8220;Pinten to, Mas?&#8221;</strong> Tanya saya.<br />
<strong>&#8220;Sedoso, Mas,&#8221; </strong><br />
Waaa.. kok luwarang men, <strong>&#8220;Gangsal ewu, nggih?&#8221;</strong><br />
<strong>&#8220;Dereng angsal, Mas.&#8221;</strong><br />
<strong>&#8220;Niku Kamera Dijital nggih, Mas, berati saget dikopi teng flashdisc?&#8221;</strong> Tanya saya tanpa ampun sambil menggelantung-gelantungkan fleshdisk saya di depan mukanya.<br />
Masnya bengong, tolah-toleh, mikir, lalu dijawab sekenanya, <strong>&#8220;Mengke dicetak teng komputer.&#8221;</strong><br />
Walaah, jawabannya ndak nyambung.. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt=':doh:' class='wp-smiley' /> Saya nanya lagi, kali ini pertanyaannya bikin mampus masnya, <strong>&#8220;Niku mengke ukuran resolusine pirang piksel, Mas?&#8221;</strong><br />
Ternyata iya, masnya semakin panas-dingin, bingung mau njawab apa, <strong>&#8220;Mengke dadose sak menten, Mas,&#8221;</strong> sambil menduduhkan lembaran photo ukuran 4 R.</p>
<p>Kami pun bingung, tapi karena dia bilang kompyuter, kami pun mengiyakan. Kalo komputer, berarti segalanya bisa dilakukan. Termasuk mengopy file ke flashdisc bukan?</p>
<p>Dan acara narsis-narsis pun tak terelakkan. Dan satu jepretan saksi mata keberadaan kami berlima pasukan-pasukan pemberani eks IPA 5 SMUDA Nganjuk di Sedudo pun ter<em>kepce</em>. Wow, kami berlima merapat di sekitar mas kamera tadi. Dan melihat hasilnya. mmm&#8230; lumayan bagus.. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/sip.gif' alt=':sip:' class='wp-smiley' /> Pencahayaannya lumayan bagus.. Kami pun berembuk, dan akhirnya memutuskan untuk langsung dicetak saja.<br />
<br/><br />
<img class="alignright size-full wp-image-242" style="margin-left: 10px; margin-top: 5px" title="ke sedudo sama bolo plek" src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/7.jpg" alt="ke sedudo sama bolo plek" width="286" height="420" />
<p style="text-align: right;"><em><strong>Keterangan foto<br />
dari kiri ke kanan:<br />
Ndop, Bowo, Endah, Hari, Sigit</strong><br />
Ternyata hasilnya buram. Tadi, ketika kami lihat langsung dari kamera dijitelnya, ndak keliatan apakah buram atau tidak.. akhirnya kami pasrah saja deh sama hasilnya&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/ampun.gif' alt=':ampun:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: right;">ssst!!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/ssst.gif' alt=':ssst:' class='wp-smiley' /> eeh, lihat tuh celananya si ndop, basah euy, kamu ngompol ya ndop? wakakak.. </p>
<p style="text-align: right;">Yee.. nggak nda.. itu kaos saya masih kebloh belom kering sepenuhnya. Jadi ya wajar to kalo kaos saya yang nempel di celana membuat celana saya ikut-ikutan kebloh? hohoho.. </em></p>
<p><br/><br />
Aku dan Endah mengikuti maskamera dijital tadi memasuki ruangan berlampu dop kuning yang ditutup oleh tirai kain. Di dalam ruangan terdapat printer lumayan canggih. Kamera dijitel itu dicolokkan ke printer melalui USB. Lalu photo langsung keluar dari printer.</p>
<p>Sambil menggelantungkan fleshdisk, saya minta dikopikan file-nya, Tapi saya lupa!! di situ ndak ada komputer!!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> Tapi hanya sebuah printer. Waaa.. Omaigaat&#8230; Ah, moga-moga aja ada colokan USB nya. Aah.. cuma satu. Ada sih transfer filenya, tapi lewat memori kad, bukan fleshdisk! Tapi keknya tetep ndak bisa dibuat ngopi file. Wadduh.. aku dan Endah saling berpandangan.. <strong>&#8220;Discan ae ndop..,&#8221;</strong> Kata Endah.<br />
<strong>&#8220;Tapi resolusine???&#8221;</strong> sesal saya&#8230;</p>
<p>Saya mau komplain, tapi kok ndak enak. Mungkin mas kamera tadi ndak pernah tau apa itu komputer. Jadinya sesuwatu yang canggih dibilang kompyuter. Contohnya ya printer tadi. Omaigaat&#8230; Ya maklum lah ndop, di gunung seperti ini. Mana ada yang punya komputer? bisa megang kamera dijital aja itu mungkin perestasi yang membanggakan. Walau dia ndak tahu apa itu resolusi, apa itu megapiksel. hohoho&#8230; pengalaman berharga nih&#8230; lain kali, bawa kamera dijitel sendiri!!!</p>
<p>Kami pun pulang sambil membawa oleh-oleh selembar photo buram itu. Wohohoho&#8230; lumayan lah. Buat kenang-kenangan. Saya pun berjanji akan memostingnya di blog saya. Ya ini&#8230; postingan ini&#8230; </p>
<p>Akhir kata sebelum tips-tips, saya mau mengucapkan.. <em>(setting meksemem voliyem vois <-- alias bengok-bengok)</em></p>
<blockquote><p><strong>&#8220;Hoee&#8230; Git, Wo, Ndah, Har, awakmu terkenal ndik blogku looo&#8230;. wakakakak&#8230; akhirnya impian sampeyan terkenal seluruh dunia tercapai loo&#8230; melalui blogku&#8230; hohoho&#8230;&#8221; </strong></p>
<p>Siapa mau menyusul???!!! </p></blockquote>
<p>Mau ke Sedudo juga?? ajak saya saja.. saya dengan senang hati mau mengantar. <strike>sekaligus nyari tumpangan</strike>. Nih, saya mau bagi-bagi tips buwat sampeyan yang mau ke sedudo.</p>
<ol>
<li>Barang wajib bin fardlu &#8216;ain yang harus dibawa <em>adalah</em> <strong>KAMERA DIGITAL</strong><br />
Karena pemandangannya sangat membuat anda menyesal seumur hidup kalu ndak diabadikan bersama senyum merekah anda!!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
<li><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/ke%20sedudo/8.jpg" alt="Kaos sedudo" title="Kaos sedudo" width="200" height="150" class="alignleft size-full wp-image-243" style="margin-right: 10px; margin-top: 5px" />Karena konon airnya bikin awet muda, berati kalo ke Sedudo sampeyan musti punya rencana nyemplung ke air terjun, Kalo ndak sampeyan rugi besar. Maka dari itu, bawa salin. Atau kalo males bawa-bawa, bisa beli baju bersablon Sedudo seperti gambar di samping!</li>
<p><br/></p>
<li>Biyar ndak kedinginan, sampeyan lebih baik membawa jaket. Atau bisa juga diatasi dengan mandi nyemplung ke air terjun. Dijamin suhu sekitar akan lebih tinggi dibanding suhu tubuh sampeyan. Sehingga sampeyan ndak kedinginan lagi.</li>
<li>Nah, ini penting. Periksa kendaraan sampe bener-bener oke. Baru ngacir ke Sedudo. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/kabur.gif' alt=':kabur:' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Bawa makanan kalo perlu. Kalo ndak mau repot, sampeyan ya musti terima saja sama harga makanan yang supedupe mahal. Lah, sego jagung yang saya beli itu harganya dua ribu rupiyah lo. Padahal kata ibuk, di pasar harganya cuma limaratus rupiyah saja!!</li>
<li>Ini berdasarkan kejadian yang saya ceritakan di atas, jangan duduk-duduk di sebelah kanan (barat) Air Terjun Sedudo. Bertingkah-lakulah yang wajar. Wisata alam itu untuk mengagumi ciptaan-Nya, supaya kita lebih meyakini kebesaran-Nya. Bukan untuk hal-hal yang ndak etis dan ndak wajar</li>
<li>Yang baru belajar naik motor (kayak saya!), jangan dulu ya, sampeyan dibonceng saja dulu. Soalnya medannya sangat berbahaya..</li>
<li>Banyak berdoa selama berjalanan. Banyak membaca sholawat biyar diberi keselamatan. Banyak Beristighfar biyar diampuni dosanya. Insya Alloh sampeyan selamat sampai tujuan dan pulang dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin..</li>
<li>Ajak saya, soalnya saya masih kepengen lagi ke sana&#8230; hohoho.. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/ayoh.gif' alt=':ayoh:' class='wp-smiley' /> Apalagi kalo dibayari!!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/mataduitan.gif' alt=':mataduitan:' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/06/27/refreshing-ke-wisata-air-terjun-sedudo-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Refreshing ke Wisata Air Terjun Sedudo Nganjuk" >Refreshing ke Wisata Air Terjun Sedudo Nganjuk</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Akhirnya sodara-sodara setelah 6 bulan ndekem di kamar isolasi, mas ndop yang sudah terkenal dengan ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/11/14/hari-hari-yang-all-is-full-of-love/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Hari-hari yang All Is Full Of Love" >Hari-hari yang All Is Full Of Love</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Duabelas Oktober Duaribu Tujuh, di dalam kamar di depan sebuah laptop pinjaman, di sebuah kota kecil...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/06/01/liburan-ke-sarangan-dan-tirtasari/" rel="bookmark" title="Permanent Link: All in One Vacation to Madiun and Magetan" >All in One Vacation to Madiun and Magetan</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Halo switi switi biyuutefel beibeh.. Hawayu tedei? Ai houp you er all ganne bi olrait.. aamiin..

...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/08/16/karnaval-umum-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Karnaval Umum Nganjuk" >Karnaval Umum Nganjuk</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/03/18/kota-nganjuk-yang-sepi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Kota Nganjuk yang Sepi" >Kota Nganjuk yang Sepi</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2008/11/03/berlibur-ke-air-terjun-sedudo-nganjuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>69</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
