<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sang Vectoria Jenaka™ &#187; sumber kencono</title>
	<atom:link href="http://dzofar.com/tag/sumber-kencono/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dzofar.com</link>
	<description>Jasa gambar vector, edit foto jadi kartun, cerita-cerita konyol dan bodoh, pesan gambar vector,</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 09:37:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Perjalanan Nganjuk Surabaya</title>
		<link>http://dzofar.com/2009/03/20/perjalanan-nganjuk-surabaya/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2009/03/20/perjalanan-nganjuk-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 08:29:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalamannya ndöp™]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumu'an™]]></category>
		<category><![CDATA[bis ijo]]></category>
		<category><![CDATA[bungurasih]]></category>
		<category><![CDATA[gebang]]></category>
		<category><![CDATA[Joyoboyo]]></category>
		<category><![CDATA[kartu langganan]]></category>
		<category><![CDATA[lyn P]]></category>
		<category><![CDATA[nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[sumber kencono]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[terminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=625</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah postingan tidak penting saya ke sekian kalinya. Tugas anda sekalian adalah mencari di mana letak kepentingan tulisan saya ini. Kalau sudah ketemu di mana pentingnya, itu berati sampeyan hebat! Lawong saya ajah ndak nemu-nemu kok di mana pentingnya. Hahaha.. loh loh loh.. gak lucu kok ketawa? (dienter lagi aaah&#8230;) Yup, saya akan menceritakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah postingan tidak penting saya ke sekian kalinya. Tugas anda sekalian adalah mencari di mana letak kepentingan tulisan saya ini. Kalau sudah ketemu di mana pentingnya, itu berati sampeyan hebat! Lawong saya ajah ndak nemu-nemu kok di mana pentingnya. Hahaha.. loh loh loh.. gak lucu kok ketawa? </p>
<p>(dienter lagi aaah&#8230;)</p>
<p>Yup, saya akan menceritakan perjalanan saya dari Nganjuk ke Surabaya naik bis.</p>
<p><span id="more-625"></span>
<ul>
<li>Dari rumah jalan kaki beberapa puluh langkah menuju cegatan bis atau kol. Lalu meluncur ke terminal Nganjuk naik bis Kawan Kita atau naik kol hanya dengan merogoh kocek dan mengeluarkan uang seribu rupiah saja.</li>
<li>Sampai terminal, saya tidak langsung turun dulu sampai bis benar-benar mengantarkanku masuk ke dalam terminal (biar nggak mbayar karcis peron, hehehe). Lalu untuk menghindari serbuan kernet-kernet, saya langsung menuju ruko sebelah kanan. Di situ pewe banget sambil nunggu bis favorit datang. Dari pada bengong, ya mending moto-moto&#8230;
</li>
</ul>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/nganjuksurabaya/Terminal-Nganjuk.jpg" alt="Terminal Nganjuk" /></p>
<ul>
<li>Wuih, bis Sumber Kencono lagi kosong, saatnya mencari tempat duduk yang pas buat tidur.. (saya kalau naik bis selalu menyempatkan tidur.. hehehe). Dan setelah menyeleksi tempat duduk yang pas buat saya, pemenangnya adalah POJOK! hahaha&#8230; </p>
<p>Wuih, duduk dipojok ternyata sempit. Kaki saya yang panjang masih belum bisa leluasa selonjor dengan sempurna. Tapi nggak papa, yang penting mojok. hehehe&#8230; </p>
<p>Horee&#8230; karcis bis turun, ongkos Nganjuk-Surabaya dari seharga 14 ribu, turun menjadi 12,5 ribu. Wuih.. lumayan banget! </p>
<p>Pas mbayar karcis, saya yang dari dulu belum berhasil mendapatkan kartu langganan tahun ini, langsung nanya, <strong>&#8220;Pak, wonten kartu langganan?&#8221;</strong></p>
<p>Bapaknya menjawab, <strong>&#8220;Ngko sik mas.. &#8220;</strong></p>
<p>Wuih, saya kira ndak akan dikasih. soalnya dulu-dulu jawabannya selalu gitu. Tapi saya positive thingking. Beberapa puluh menit kemudian, bapaknya menghampiriku dan menyodorkan 2 kartu langganan. Wuih, minta satu kok dikasih dua?? waa&#8230; tapi aku mengembalikan yang satu.
</li>
</ul>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/nganjuksurabaya/di-dalam-bis-sumber-kencono.jpg" alt="di dalam bis sumber kencono" /></p>
<p>Sedikit nyesel juga sih, soalnya seharusnya tadi aku ambil aja semua kartu langganannya. Khan lumayan bisa dibuat kuis di <a href="http://dzofar.com">blog ini</a> berhadiah kartu langganan Sumber Kencono. Dari pada hadiahnya hosting dan domain, mending berhadiah kartu langganan to.. lebih nyata dan ada barangnya. Hahaha&#8230; </p>
<ul>
<li>Saya terbangun ketika sudah nyampai di baipas. Cuaca sudah agak teduh, soalnya sudah sore. Beberapa puluh menit kemudian, saya sampai ke PLN dekat terminal mbungurasih. Saya turun di situ dan menyegat bis hijau menuju Joyoboyo.</p>
<p><strong>Kenapa memilih turun PLN, nggak ke terminal Bungurasih saja?</strong> </p>
<p>Oke, terimakasih atas pertanyaannya. Akan saya jawab sebagai berikut: </p>
<p>(jawaban biasanya dicetak miring, oke oke&#8230;)</p>
<p><em>Saya turun di situ sebenarnya atas nasehat para pendahulu. Bahwa turun di situ punya banyak keuntungan. Yaitu ongkos menuju Joyo boyo cuma 2,5 ribu saja. Sedangkan kalau naik len atau bis kota dari Bungurasih jelas-jelas lebih mahal. </p>
<p>Yang kedua, bis ijo akan lebih cepat berangkat. Soalnya dia khan dari Mojokerto. Ntar kalau nggak berangkat-berangkat lak dimarahi sama yang naik bis.</em></li>
</ul>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/nganjuksurabaya/di-dalam-bis-ijo.jpg" alt="di dalam bis ijo jurusan mojokerto joyoboyo" /></p>
<p>Wuih, bisnya sempit. Kaki saya yang panjang harus ditekuk. Tapi ndak papa, yang penting murah. Hohoho&#8230;</p>
<p>Bisnya lagi sepi, soalnya hari itu hari kamis. Oke deh, dari pada nganggur nggak jelas, moto-moto dulu&#8230;</p>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/nganjuksurabaya/memotret-Mall.jpg" alt="memotret City Of Tomorrow Hypermart" /></p>
<p>Wuih, kok di mana-mana dibangun mol. Lha kapan ada sawah menghijaunya?? lha kapan mau sejuk?? <a href="http://dzofar.com/2007/11/14/delta-plaza-yang-kurang-ajar/">lawong naik sepeda ontel yang justru mengurangi polusi aja ndak dikasih parkiran</a>!!!</p>
<ul>
<li>Beberapa belas menit kemudian, sampailah ke Terminal Joyoboyo. Langsung turun dan mencari lyn P menuju Gebang. Lyn P berada paling kiri (kalau nggak salah paling barat, sori nggak apal lor kidul). Sebelum naik lyn, jangan lupa selalu bilang, <strong>&#8220;Nggebang pak?&#8221;</strong> Itu, kalimat wajib yang keknya musti diucapin, walau sampeyan 100 persen apal kalau itu len menuju Gebang.</p>
<p>Yup, tempat duduk depan lagi kosong. Wuih.. bisa pewe di sini nih&#8230; </p>
<p>tapi tapi tapi.. trenyata e trenyata, bangku depan ditempati 2 orang. Omaigoosh, jadi semakin sempit gini&#8230; wuih, prosnelengnya nyentuh-nyentuh dengkulku terus.. kasian si sopir lyn yang nggak bebas nyetirnya..</p>
<p>Lha dulu bangku depan ituh untuk satu orang, kok sekarang mbalik lagi jadi 2 orang. Huhuhu.. peraturan kok begitu cepatnya berubah.</p>
<p>Oke oke.. dari pada bengong ndak jelas, moto-moto dulu..</li>
</ul>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/nganjuksurabaya/terminal-joyoboyo.jpg" alt="suasana terminal joyoboyo" /></p>
<p>Wuih, eksperesiku kok lagi temperamen begituh ya? walaah, mbuh wis&#8230; padahal saya saat itu enjoy-enjoy aja lo.. Mungkin kesabaranku sudah berangsur menipis soalnya memang saat itu panas banget. Hohoo&#8230; Tapi jangan khawatir ndop, sebentar lagi sampai kos-kosan kok&#8230; </p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/03/18/kota-nganjuk-yang-sepi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Kota Nganjuk yang Sepi" >Kota Nganjuk yang Sepi</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Setelah berbelakraan (kelayapan, red.) ria ke Madiun kemarin, juga setelah berbelakeraan ria ke kota...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/10/23/cari-apa-aja-bisa-di-sini/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Cari Apa Aja Bisa Di sini" >Cari Apa Aja Bisa Di sini</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Jadi suatu hari saya butuh banget yang namanya kamera digital. Betapa tidak tahunya saya mengenai ma...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir" >M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Bagaimana kewajiban puasa bagi seorang musafir. Batasan-batasan seperti apa yang dipakai untuk menen...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/12/18/akhirnya-rekorku-tambah-lagi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: AKHIRNYA REKORKU TAMBAH LAGI!!!" >AKHIRNYA REKORKU TAMBAH LAGI!!!</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/02/05/wisata-kuliner-blogger-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Wisata Kuliner Blogger Nganjuk" >Wisata Kuliner Blogger Nganjuk</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2009/03/20/perjalanan-nganjuk-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dipisuhi Pada Jarak 30 cm!!!</title>
		<link>http://dzofar.com/2008/05/30/dipisuhi-pada-jarak-30-cm/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2008/05/30/dipisuhi-pada-jarak-30-cm/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 05:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndp</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalamannya ndöp™]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[jombang]]></category>
		<category><![CDATA[misuh]]></category>
		<category><![CDATA[pulang kampung]]></category>
		<category><![CDATA[sumber kencono]]></category>
		<category><![CDATA[umpat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndop.co.cc/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Dari kejauhan saya melihat lampu di atas bis yang bertuliskan ”Sumber Kencono”. Aku langsung saja berdiri dan menggerak-gerakkan telunjuk saya ke depan. Sebelum itu, seperempat jam saya dengan angkuhnya gak ngrewes (memperhatikan, red.) bis-bis yang mengemis untuk saya tumpangi, ”Sorri ya, bismu itu nggak kamftebel buat kaki saya, pergi sono cepetan!! Apa nunggu saya usir??” [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="sv-SE">Dari kejauhan saya melihat lampu di atas bis yang bertuliskan ”Sumber Kencono”. Aku langsung saja berdiri dan menggerak-gerakkan telunjuk saya ke depan. Sebelum itu, seperempat jam saya dengan angkuhnya gak ngrewes (memperhatikan, red.) bis-bis yang mengemis untuk saya tumpangi, ”Sorri ya, bismu itu nggak kamftebel buat kaki saya, pergi sono cepetan!! Apa nunggu saya usir??” Begitulah kira-kira ekspresi yang terlihat di mimik wajah saya. dasar kejem MODE ON!!! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/siul.gif' alt=':siul:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Langsung deh, dik wartawan yang bernama Jiwa Bersih Saya </span><span lang="sv-SE">alias Wasih, langsung mewawancarai secara eksklusif kepada Jiwa Kotor Saya alias Jiko. Inilah sepenggal kepala eh, wawancara tersebut:</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">Permisi Mas Jiko</span><span lang="sv-SE">, boleh wawancara sebentar?” kata Wasih sambil menyodorkan maikroufoun ke mulut Jiko. Menyadari ada maikrofoun berada tepat di depan mulutnya, si Jiko bukannya mengiyakan, tapi malah menyanyi&#8230; </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE"><span id="more-67"></span>”Terima Kasih Cinta&#8230; untuk Selamanya&#8230;.,” doohh&#8230; mana liriknya salah lagi! <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt=':doh:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Wasih menutup kuping pakek microphone sama bulpen, ”Loh, Mas Jiko kok malah nyanyi to, Mas?!”</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">Hehehe.. mangap, udah replek. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/hihi.gif' alt=':hihi:' class='wp-smiley' /> saya kagak nahan kalo ada maik, ya.. maklumlah obsesi jadi Aideul Endonesa.”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Perut Wasih tiba-tiba muneg-muneg.. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/muntah.gif' alt=':muntah:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">”Oke, oke, sekarang mau wawancara apa dengan saya?” sambil membenarkan letak kacamata yang dari tadi melorot.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">Begini Mas Jiko, kenapa Mas Jiko tadi milih-milih bis, khan ke’nya sama aja tuh??”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">Ya beda dong, Sih. Bis yang lain itu nggak kamftebel dengan kaki saya.” *Cintca Lora MODE ON*</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”Nggak comfortable pegimane??”</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”Haiyah, kok pakek nanya. <span lang="sv-SE">Saya itu maunya pakek sambel. Biar pedes. Eh, lha kok ote-ote ini pembicaraan saya. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt=':doh:' class='wp-smiley' /> sorri.. sorri ya dik Jiwa Bersih, maklum perut saya emang sedang laper. Belum ke isi sejak seminggu yang lalu. :bohong: FYI alias Fe Ye Infemeisyen, kaki saya itu semeter lebih. Makanya musti nyari bis yang taraf inteneisyenel.”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE"> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> semeter lebeh?!!</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">Kalo boleh tahu, Mas Ji</span><span lang="sv-SE">ko, mangsudnya taraf international itu yang kayak apa to?”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Jiko alias </span><span lang="sv-SE">Jiwa Kotor sebel :garuk: ,”Doooh&#8230; dik Wasih ini banyak nanya. Dasar GOBIS! goblok ra uwis-uwis (goblok tiada akhir!, red.). Begini lo Dik, Bis yang tidak bertaraf inteNEIsyenel itu hanya khususon orang INdeNEisya saja. Orang-orang bule seperti saya yang tinggi ini ndak bakalan pas.”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Muntah untuk kedua kalinya <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/muntah.gif' alt=':muntah:' class='wp-smiley' /> ,”Pas.. pas pegimane mangsudnya?”</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">Tuh khan, nanya melulu.. ini nih.. ini!,” sambil menutuk-nutuk dengkul pakek telunjuk tangan kiri, ”Dengkul saya ini ndak bisa selonjor, musti ditekuk. Selama tiga jam. Kadang lebih. Apa itu bukan NERAKA JAHANAM BIN SUPER RIBETWATI BINTI AMINAH namanya??”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE"> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/hihi.gif' alt=':hihi:' class='wp-smiley' /> Mas Jiko ini ngomong apa sih? :roll:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">Oo&#8230; begitu ya&#8230; ya sudah mas, sorri ngganggu waktu anda&#8230; ”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">Ya</span><span lang="sv-SE"> sudah, sono pergi.. ” <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/angop.gif' alt=':angop:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">********</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Bis itu berhenti dengan perlambatan konstan&#8230; (halah, opo iki?? :roll: ).</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">’tap’ saya meloncat ke atas bis..</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Ketika berada di ujung pintu, sambil menahan gaya kelembaman tubuh saya.. (halah, opo maneh iki?? <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt=':doh:' class='wp-smiley' /> ), aku melihat ke dalam bis. Semua hitam pekat. Yang bisa saya pastikan adalah bahwa di dalam sini penuh dengan orang. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Yaiyyalah.. masak alien. :alien:  Ye.. yaiyyalah.. masak yaiyadong.. Mulan Jami lah&#8230; masak Mulan Jami dong. Yee.. kedon lah.. masak Kedon dong. Aku punya lagi, Odong O lah.. masak Odong O dong. Yeee&#8230; Maksa itu. Ini lo yang nggak maksa, bola ping lah.. Masak Bola ping dong!! Eh, lebih maksa ya&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/pukul.gif' alt=':pukul:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Saya bisa mencium baunya orang. Iya, di dalam sini pasti banyak orang. Saya yakin seratus persen. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt=':doh:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">”Aduh, ” Kaki saya terinjak. :sakit:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Mau saya lihat berdarah apa tidak, ndak kelihatan, item. Mau saya lihat apakah sudah melebar ke samping, tetep tidak kelihatan, masih hitam. Kemudian mataku bergerilya mencari tempat duduk. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Tuk!</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Bunyi apa itu? Ternyata-e-ternyata, dengkulku menghantam dengkulnya orang lain. Halah, itu normal lah kalo di keadaan sempit seperti ini. :halah:</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Bus tiba-tiba nyeleat-nyeleot. S</span><span lang="sv-SE">aya, dengan verri jentli, memegang dengkulnya orang itu buat pegangan, ”Nyuwun sewu, Pak.” (permisi, red.)</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Bus tiba-tiba ngerim. Saya langsung terhuyung-huyung mau jatuh. <span lang="sv-SE">Para penduduk bis pada mlorot ke kiri. Pada posisi melorot seperti itu, ada sedikit sisa tempat duduk yang pas buat saya duduki. Langsung tanpa komando saya duduki saja. Tapi&#8230;</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Taiming saya kurang cepat. Alhasil, tepat k</span><span lang="sv-SE">etika saya mau duduk, Bapak yang tadinya melorot ke kiri sudah kembali ke posisi semula. Jadinya, saya tidak jadi menduduki kursi, melainkan MENDUDUKI PUNGGUNG Bapaknya!!! O Mai Gaaad!!!</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Si Bapak itu terdesak ke kiri secara paksa oleh tubuh saya. dan&#8230;.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Saya mendapatkan hadiah berupa PISUHAN KOMBO MAHA DAHSYAT BIN AJAIB BINTI AMINAH NGANJUKWATI&#8230;!!!</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">”<span lang="sv-SE">d a n C * * * K . . . !!!” (penekanan ekstrim pada C***K)</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Berhenti sejenak, menunggu taiming yang tepat.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">”KONT**LLL!!! (penekanan ekstrim pada T**LLL)</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Akhirnya jurus kombo itu pun telah <span style="text-decoration: line-through;">terejakulasi</span> keluar dengan sempurna dengan pich kentreul yang fasih.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Saya langsung&#8230; :marah:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE"> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">:roll:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE"> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/hipnotis.gif' alt=':hipnotis:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">:sakit:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE"> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/muntah.gif' alt=':muntah:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">:tengkorak:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">:frustasi:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Bagai tersambar petir mendengar pisuhan kombo itu pada jarak satu </span><span lang="sv-SE">penggaris tiga puluh sentimeter. Saya yang semula tidak merasakan jantung saya berdenyut, kali ini saya merasakan sakitnya. Dada juga mendadak sesek. Aliran darah langsung naik ke ubun-ubun. Pindah ke unyeng-unyeng. Nafas jadi lebih cepat. Hawa adem, lalu panas, lalu adem lagi&#8230; :sakit:</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Merenung&#8230; :nglamun:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Salah saya apa?? :frustasi:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Aku otomatis tidak berani melihat orang itu <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/takut.gif' alt=':takut:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Tiba-tiba saja orang itu seperti berubah menjadi Iblis berambut ular yang n</span><span lang="sv-SE">dak boleh dilihat mukanya.. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/evil.gif' alt=':evil:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Tapi secara diam-diam saya melirik muka orang itu di belakang punggung saya. bapak itu sedang menutup mukanya pakek telapak tangan kanan. Mungkin bapaknya tadi khilaf telah berbuat sesuatu yang memalukan. Secara di dalam bis yang penuh sesak itu, pastinya nggak sedikit orang yang </span><span lang="sv-SE">mendengar umpatannya. Makanya bapaknya tadi malu dan bingung mau nglempit mukanya. Lha saya sedang ndak bawa seterika, jadinya mau menyetrika mukanya bapak biar rata dan bisa dilipat pun tidak kesampaian&#8230; </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Lalu saya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa&#8230; Ya Tuhan.. Ampunilah dosa saya dan dosa bapaknya tadi&#8230; amiin&#8230;  <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doa.gif' alt=':doa:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Saya menunggu reak</span><span lang="sv-SE">si dari doa tersebut. :menunggu:</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Denger-denger doa orang teraniaya khan gampang terkabul, lha saya ini dalam posisi teraniaya kan sodara-sodara?? Betul toh? Mbok ya dibetulkan saja&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/taktahu.gif' alt=':taktahu:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Masih menunggu reaksi doa.. :menunggu: bus sumber kencono masih berakrobat-akrobat dengan gaya-gayanya yang ekstrim. Yang kita-kita, para penumpang yang arif dan budiman (kecuali Bapak yang tadi), jadi ikut-ikutan asyik digoyang sana, digoyang sini. Pegangan sana, pegangan sini. Nginjek kakinya orang sana, nginjek kakinya orang sini..  Pisuhan kombo sana, pisuhan kombo sini. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Bus Restu yang tadi </span><span lang="sv-SE">saya cuekin pun sekarang sudah disalib (didahului, red.). Tuh kan bener dugaanku, bus Sumber Kencono memang pantas dibanggakan!! (semoga ada pak direktur yang punya perusahaan bus Sumber Kencono yang baca blog ini dan saya dikasih gratisan setahun naik busnya.. hehehe.. *ngarep MODE ON* <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doa.gif' alt=':doa:' class='wp-smiley' /> )</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Akhirnya.. tanpa tanda-tanda, doa itu pun terkabul. Bapaknya yang tadi misah-misuh di depan muka saya itu, yang untungnya nggak pakek cipratan air mulut itu, hapenya berbunyi. Sang bojo (istri, red) ternyata menelepon. Dan mukanya yang sudah terlipat separu itu pun mulai membuka. Mukanya yang semula rata, sekarang menggelembung lagi satu persatu. Mulai hidung, mata, pipi, mulut&#8230; dan si bapak pun jadi sumringah bin senangwati permatasari. Dan apa yang terjadi selanjutnya? Setelah mukanya sumringah bin gembiraloka kurniawan itu, tiba-tiba, orang di sampingnya, yang duduk di kursi resmi paling depan, mau turun. Alhasil</span><span lang="sv-SE">, setelah turun, Bapaknya tadi sekarang duduk nyaman di kursi paling depan tersebut. Akhirnya saya pun dengan sangat lega menggeser posisi saya yang duduknya mucuk (ujung, red.), menjadi agak ke dalam dan tidak khawatir kejungkel (terhuyung ke depan, red.) lagi kalo tiba-tiba bus nyleot atau ngerim mendadak.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Doa saya kepada bapak sudah terkabul. Sekarang menunggu doa saya sendiri. :menunggu:</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Dan tanpa tanda-tanda juga, manusia-manusia di dalam bus mulai pada mo turun. Orang-orang yang tadi berdiri menggelantung sekarang sudah pada duduk di tempat resmi. </span><span lang="sv-SE">Sampai akhirnya saya bisa melihat pak kondektur yang berdiri di pintu belakang sono yang manggil-manggil saya sambil mengawe-awe. ”Belakang kosong, Mas!!”</span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Yah, akhirnya bos&#8230; doaku terkabul juga..</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Saya sekarang duduk di kursi belakang sendiri. Masnya di sebelah saya menyalakan rokok. Saya melirik. Saya kayaknya mau ditawari rokok nih. Waduh, siap-siap nolak nih. Pas dia mau nawari, saya ndak jadi nolak. Karena yang ada di atas telapak tangannya itu adalah permen frutela ungu. Tanpa basa-basi langsung kucomot satu. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Kok masnya tahu ya, saya ndak ngerokok? Mungkin dia melihat muka saya yang halus dan kencang ini kali. *membelai-belai muka pakek punggung telapak tangan* <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/muntah.gif' alt=':muntah:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Mmm&#8230; rasa kecut (asem, red.)</span><span lang="sv-SE"> nya menghancurkan pundi-pundi dongkol saya. Perasaan saya pun plong.. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Angin berhembus sejuk menerjang pelan ke rambut poniku. Membuka poniku ke atas. Memperlihatkan jerawat yang kusembunyikan dengan sempurna di balik poni. Aduuh.. itu semua gara-gara pembersih muka saya sudah lama tidak saya isi ulang dengan belerang dan minyak tanah. Lha, minyak tanah sekarang mahal toh? </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Angin sejuk itu juga m</span><span lang="sv-SE">embuka rahasia bahwa saya ndak punya alis sebelah kiri setelah beberapa saat lalu salah kerik jenggot. <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt=':doh:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Dan setelah menulis bab poni di atas, hidung saya bertambah panjang :bohong: &#8230; </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">Dan t</span><span lang="sv-SE">ulisan saya semakin ote-ote saja&#8230; </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">Ya sudah pemirsa kita sudah ada di penghujung acara.. terimakasih atas perhatiannya.. dukung terus Vita KDI Nganjuk. Dengan cara ketik KDI spasi VITA kirim ke nam dua lapan-lapan&#8230;kirim yang banyak ya&#8230; <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/ayoh.gif' alt=':ayoh:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><span lang="sv-SE">*OOT semakin tidak terkendali* </span><span lang="sv-SE"> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/pukul.gif' alt=':pukul:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">:cepetan:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">:dada:</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" lang="sv-SE">
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir" >M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Bagaimana kewajiban puasa bagi seorang musafir. Batasan-batasan seperti apa yang dipakai untuk menen...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/12/18/akhirnya-rekorku-tambah-lagi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: AKHIRNYA REKORKU TAMBAH LAGI!!!" >AKHIRNYA REKORKU TAMBAH LAGI!!!</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Bukan ndopar namanya kalau nggak meraih rekor. Dulu… banget, dia pernah melakukan hal konyol yang ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/11/06/perasaannya-sedang-ditaruh-mana-yaaa/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Perasaannya Sedang Ditaruh Mana yaaa&#8230;" >Perasaannya Sedang Ditaruh Mana yaaa&#8230;</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Ini postingan jaman dahulu sekali. Saya tulis ketika ngenet gratis di rumahnya aditya permana, wekek...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2011/02/11/membersihkan-sarang-laba-laba-blog/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Membersihkan Sarang Laba Laba Blog" >Membersihkan Sarang Laba Laba Blog</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2012/02/09/donor-darah-yuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Donor Darah Yuk!" >Donor Darah Yuk!</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2008/05/30/dipisuhi-pada-jarak-30-cm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

