<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sang Vectoria Jenaka™ &#187; partai</title>
	<atom:link href="http://dzofar.com/tag/partai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dzofar.com</link>
	<description>Jasa gambar vector, edit foto jadi kartun, cerita-cerita konyol dan bodoh, pesan gambar vector,</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 10:19:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kalau si ndop Ngomongin nContreng</title>
		<link>http://dzofar.com/2009/04/15/kalau-si-ndop-ngomongin-ncontreng/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2009/04/15/kalau-si-ndop-ngomongin-ncontreng/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 08:23:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[ediane kumat™]]></category>
		<category><![CDATA[pengalamannya ndöp™]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumu'an™]]></category>
		<category><![CDATA[2009]]></category>
		<category><![CDATA[contreng]]></category>
		<category><![CDATA[logo]]></category>
		<category><![CDATA[partai]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2009/04/15/kalau-si-ndop-ngomongin-ncontreng/><img src=http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/partai-blogger.png class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Mau membaca postingannya si ndop yang berbau drama?

si ndop kali ini menyuguhkan tulisan yang sudah lama dia idam-idamkan, yaitu sedikit fiksi. Hehehe.. 

Oh, iya saya menulis tulisan ini di kolom excerpt-nya wordpress lo, sudah pernah ncoba? Kalau template sampeyan mendukung excerpt di halaman indeksnya, silakan dicoba. 

Tulisan ini hanya muncul di halaman indeks, kalau sudah masuk judul postingan, akan muncul tulisan aslinya...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>*Dasar si ndop obatnya habis!* <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ini adalah postingan-postingan saya yang minta segera <span style="text-decoration: line-through;">diejakulasi</span> dituliskan ke dalam blog tidak berbobotku ini. Mengingat apabila tidak segera dituliskan, beban di jiwa ini akan bertumpuk dan akhirnya hanya akan menambah stress di kepala!!</p>
<div style="background: #FEF8DB; padding: 10px; line-height: 20px">Si ndop yang macak jadi mbah-mbah pun berujar, <strong>&#8220;Ndop, ndop, putuku, tole ngganteng, kenopo to le kok kowe setres terus?&#8221;</strong></p>
<div style="height: 20px"></div>
<p>Dengan cepat, si ndop langsung melepas sanggulnya, menghapus bedak putihnya, dan menghapus garis-garis gelap yang sengaja dicontrengkan di mukanya supaya keliatan tua renta. Lalu dia bicara lagi di depan cermin, <strong>&#8220;Anu, mbah, aku iki lo, nek gak nulis nang blog, kok rasane sirah iki uabot, mbah. Rasane koyok utek iki kebak, mbah. Mbuh yo mbah, sak joke ngeblog, aku iki jian malih suweneng urip mbah. Adoh soko <a href="http://dzofar.com/2008/06/23/pingin-gituan-tapi-nggak-jadi/">bunuh diri</a> lah pokoke&#8230;&#8221;</strong></p>
<p>Dengan cepat lagi, si ndop memakai sanggulnya, membedaki mukanya dan mencontreng-contreng mukanya pakek sepidol yang ada di sebelahnya (tanpa ngeliat sepidol merek apa!). Lalu berbicara lagi di depan cermin, <strong>&#8220;Waduh, tole, putuku sing ngganteng dewe sak <a title="jagat raya" href="#">jabalekat</a>, opo kowe tahu pingin bunuh diri to le? nyangpo to le kok pingin bunuh diri barang? Opo Si mbah kurang merhatekne kowe to le?&#8221;</strong></p>
<p>Dengan cepat si ndop melepas sanggulnya, lalu menghapus bedak putihnya, lalu menghapus garis-garis mukanya yang tadi dispidol. Digosok-gosok terus pakek serbet yang biasa dibuat jampel panci. Muka si ndop bukannya bersih dari bedak, tapi justeru item semua kena angus! <strong>&#8220;Waaaa&#8230; emaaaak&#8230;. tolooong&#8230;!!&#8221;</strong></p>
<p>Terpaksa, si ndop pun dengan cepat menambah peran satu lagi, yaitu jadi emak! Walaupun penampilannya kali ini kurang mendukung. Karena emaknya ndop di rumah jauh-jauh lebih cantik dan manis dari mukanya ndop sekarang yang item dan penuh angus di sana-sini.</p>
<p>si ndop berekting lagi&#8230;</p>
<p>Emak berlari cepat menuju kamar &#8220;kapal pecahnya&#8221; si ndop, lalu menemukan si ndop bingung bukan kepalang dengan mukanya, <strong>&#8220;Kenek opo kowe, ndop?&#8221;</strong> Emaknya ndop terkejut melihat muka anaknya yang belepotan kayak dakocan&#8230; <strong>&#8220;Hahahaha&#8230; huakakaka&#8230; pantes ndop, pantes&#8230; kene le.. nyilih raine, arepe tak gawe jampel dandang, lha kae, segomu wis mateng kae lo&#8230; &#8220;</strong></p>
<p>Si ndop pun semakin kewalahan dengan perannya. Setelah mencoba mencuci mukanya pakek air sabun, ternyata contrengan-contrengan di mukanya tetep ndak bisa ilang.</p>
<p>Dia frustasi dan berjalan pelan sambil menutup mukanya menuju kamar. Lalu dia bercermin lagi, dia masih mendapati mukanya penuh contrengan sepidol. <strong>&#8220;Waaa&#8230; kenapa ndak bisa ilang?&#8221;</strong>. si ndop sedih, lalu.. si ndop menemukan sepidol itu. Sepidol yang tadi dibuat ncontreng mukanya. Sepidol itu didekatkannya pelan-pelan ke mata. Di batang sepidol itu, tertulis dengan jelas bahwa sepidol itu&#8230; per&#8230; ma&#8230; nent!!!</p>
<p>__</p>
<p>Akhirnya si ndop pun pasrah dengan mukanya, sama pasrahnya dengan kelingking tangan kirinya yang kena tinta ungu. Dia membiarkannya hilang dengan alami. Lumayan lah, walaupun ndak mencalonkan diri sebagai caleg, tapi ternyata ada yang mau ncontreng muka si ndop. Walaupun dirinya sendiri seorang. Dengan begitu, dia sekarang bisa senyum lagi, tidak setres lagi, tidak mau bunuh diri lagi, tidak seperti beberapa caleg yang setres atau pingsan gara-gara yang milih dirinya cuma belasan orang!</p></div>
<p>__</p>
<p>Sampeyan pasti kaget ya membaca postinganku di atas? Sudah lama saya tidak nulis secara &#8216;mikir&#8217; seperti tulisan di atas. Biyuh-biyuh, mbuat cerita mistis, eh, fiksi itu ternyata susahnya minta ampyun lo pemirsa. Harus dibaca lagi, dikoreksi, dihapus, ditulis lagi, dibaca lagi, begitu seterusnya. Ini aja saya tulis secara offline lo. Biar bisa mempeng, ndak terpengaruh para fans yang semakin eddiktid sama saya.</p>
<p>Thankyu lo buat para ndofans semua, saya seneng sampean menyapa saya ketika ye em, atau cetting di fisbuk. Tapi, untuk postingan kali ini, demi kalian, saya mau konsentreisyen penuh. Biarlah empok Merraiyah Kewri saja yang menghibur saya dengan suaranya yang emaizing itu&#8230;</p>
<p>Oh ya, mengenai tinta ungu di kelingking saya, itu cerita nyata. Saking bangganya saya mencontreng, saya sampai membiarkan tinta itu hilang dengan sendirinya tanpa saya gosok-gosok.</p>
<p><strong>Kenapa saya bangga?</strong><br />
Bagaimana nggak bangga, kartu suara saya, eh, bukan kartu ding, tapi POSTER SUARA. Yup, poster suara yang gedenya melebihi poster Bjork yang saya tempel di dinding kamarku itu berhasil saya contreng dengan SAH!! yup, saya ulangi lagi, dengan SAH!! Horeee&#8230; akhirnya, saya tidak termasuk ke dalam belasan orang (saya yakin sebagian besar orang muda!!) yang TIDAK SAH dalam mencontreng dan hanya menjadi bahan tertawaan para saksi, termasuk saya.</p>
<p><strong>Loh ndop, kamu jadi saksi ndop? wow, betapa prestasi yang membanggakan itu ndop!</strong><br />
Hahaha&#8230; nggak kok, saya hanya sempat ikut-ikutan ndesel duduk di kursi para saksi. Dengan pakean sangat ndeso, yaitu kaos wisata tipis seharga 13.500 rupiah dan kulot kolor seharga 12.500 rupiah saja, saya ikutan duduk di belakang para saksi dan ikutan mantuk-matuk kalau ada surat suara yang SAH. Atau ikutan tertawa ketika ada surat suara yang tidak sah.</p>
<p>Eh, ada yang konyol lo, kok ya ada yang ncontreng gambar kartun polpen pemilu yang ada di pojok kanan bawah itu lo&#8230; Jian ngisin-ngisini nggak tuh? Hahaha&#8230; mana ncontrengnya gedhe dan jelas lagi.. untung bukan saya, nguzubile atopilulo, Gusti Alloh nyuwun ngapuro..</p>
<p>__</p>
<p>Saya berangkat mencontreng bareng sama mbakku. Saya dibonceng, maklum saya belum punya SIM. Lawong saya disuruh ngurus SIM aja nggak mau kok, aneh&#8230; hahaha..</p>
<p>Datang dengan membawa selempir kertas, kaos proshop bau kecut bekas kringet karena desel-deselan pas naik sepur kemarin, jins kumel, jaket merah (bukan sedang kampanye, lo, memang punyanya warna merah), saya memasuki TPS 2 Gedung PMI Nganjuk. Yang ngantri masih sedikit. Malahan saya sebaris dengan mantan Wakil Bupati Nganjuk yang kebetulan tetangga saya.</p>
<p>Kartu suara saya dapat, jumlahnya ada empat! tebal semua. Dibuat dari kertas berkualitas bagus. Kualitasnya sama dengan kertas Ujian EBTANAS jaman bahula dulu. Suasana tidak kurang tidak lebih adalah suasana bingung mendominasi. Tak tua tak muda, semua kaget melihat isi surat, eh, POSTER suara itu. Tak terkecuali saya.</p>
<p>Walaupun saya sudah &#8216;test drive&#8217; dengan melihat foto-foto calegnya di tembok luar ruangan, tapi ketika di dalam bilik seng itu, saya sempat juga terperangah&#8230; Hohoho&#8230;</p>
<p>Untung tadi pagi saya sudah minta dipilihkan ibuk mana yang musti dicontreng, kalau nggak, mungkin ketika di dalam bilik itu, saya ngitung benik/kancing baju saja.. hahaha.. eh, tapi nggak mungkin ya, soalnya saya khan pakek kaos. Hihihi.. Jadinya saya redi-redi aja untuk mencontreng, soalnya sudah diridloi sama ibuk. Ridlo ibuk khan ridlo Tuhan, tul nggak??</p>
<p>__</p>
<div style="background: #FEF8DB; padding: 10px; line-height: 20px">Ada yang ngganjel nih, itu tuh masalah gede kecilnya gambar logo partai. Saya rasa, logo partai yang bentuknya portrait alias persegi panjang berdiri akan terlihat kecil dan mengkeret ndak kelihatan. Maklum tempat logo berada hanya setinggi 2-3 senti saja. Enak yang logonya bentuk landscape alias persegi panjang tidur. Logonya akan senantiasa terlihat gedhe.</p>
<div style="height: 20px"></div>
<p>Jadi sungguh masuk akal kalau partai yang menang sekarang adalah partai itu. Soalnya bentuk logonya landscape dan warnanya cerah. Sehingga partainya gampang ditemukan. Walaupun nomer urutnya bukan nomer cantik!</p>
<p><center><img title="Partai blogger" src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/blog%20pics/partai-blogger.png" alt="Partai Blogger" /></center></p>
<p style="text-align: center; font-size: x-small"><strong>Perhatikan beda ukurannya! </strong><br />
Yang kiri bentuk logo partai landscape, yang kanan portrait.<br />
<strong>Lebih besar yang mana? </strong></p>
<p>Jadi buwat yang mau bikin partai, pertimbangkan dengan matang bentuk logonya. Mendingan model logo landscape saja. Model bendera. Kayak logo partai yang menang itu lo. Kalau butuh bantuan, saya siap kok membantu membuatkan, asal HARGAnya cocok.. hahahaha&#8230;</p></div>
<p>__</p>
<p>Pesan ibuk sudah saya jalankan, kalau untuk pusat, pilih partai yang itu. Kalau untuk kecamatan, pilih orang yang itu. Tapi ternyata ada satu yang masih membuat saya bingung, yaitu pas POSTER suara yang ada fotonya. POSTER suara yang itu ndak ada partainya. Foto-fotonya persis kayak wijet Mybloglog atau Networked blog saya. hohoho&#8230;</p>
<p>Saya pun tetep memilih, saya pilih yang badannya subur. Dengan anggapan bahwa orang berbadan subur itu cenderung tidak gampang pusing dan kelihatan sabar. Hehehe&#8230; duwitnya juga banyak.. hohoho&#8230;</p>
<p>Ya maklum, saya ini hanya mengandalkan naluri saja. Soalnya kalau mbaca visi misinya, nanti banyak yang bilang hanya janji-janji. Lagian menurut saya dipimpin siapa saja itu sama saja. Asal rakyatnya mau bekerja sama dengan pemimpinnya. Kompak. Saling mendukung. Saling membantu. Saling menghormati. Jadi kuncinya adalah ada pada kata &#8220;saling&#8221;. Jangan hanya membebankan pada satu pihak, tapi beban negara ini mari kita pikul bersama.</p>
<p>HIDUP INDONESIA!!<br />
MERDEKA!!!</p>
<p> <img src='http://dzofar.com/wp-includes/images/smilies/rock.gif' alt=':rock:' class='wp-smiley' /> </p>
<div style="background: #ccffcc; padding: 10px; line-height: 20px"><center>Hampir lupa, selamat hari jadi Nganjuk yang ke SERIBU TUJUH PULUH DUA tahun (HUT Nganjuk ke 1072 Tahun) pada tanggal 10 April 2009.</p>
<div style="height: 20px"></div>
<p>Semoga diumur yang tidak muda lagi itu, Nganjuk semakin dewasa dan maju. Syukur-syukur bisa menjadi contoh kabupaten-kabupaten lain yang lebih muda. Aaamin&#8230;<center></div>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/05/11/alhamdulillaahirobbi-aalamiin/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Alhamdulillaahirobbil &#8216;Aalamiin&#8230;" >Alhamdulillaahirobbil &#8216;Aalamiin&#8230;</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Sekali lagi saya ucapkan.. Alhamdulilaahirobbil 'aalamiin.. (pingine nulis arab, tapi kok kibode hur...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/04/08/masak-sendiri-makan-sendiri/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Masak Sendiri Makan Sendiri" >Masak Sendiri Makan Sendiri</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Yes, akhirnya pengeluaranku bisa merosot tajam! Gara-gara apa? gara-gara saya ikutan sama teman-tema...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/07/09/menyaksikan-kelahiran-beibi-imut/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Menyaksikan kelahiran beibi imut!" >Menyaksikan kelahiran beibi imut!</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Eh, aku punya kejutan buat sampeyan2 smua.. ssst.. jangan berisik, si beibi nanti terusik..
Eh, ndu...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/05/15/minta-jempolnya-ya/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Minta Jempolnya Ya.." >Minta Jempolnya Ya..</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2011/10/17/sibuk-sitik-sitik-bubuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Sibuk = Sitik-sitik Bubuk" >Sibuk = Sitik-sitik Bubuk</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2009/04/15/kalau-si-ndop-ngomongin-ncontreng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

