<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dzofar si tukang vector™ &#187; innalillahi</title>
	<atom:link href="http://dzofar.com/tag/innalillahi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dzofar.com</link>
	<description>Jasa gambar vector, edit foto jadi kartun, cerita-cerita konyol dan bodoh, pesan gambar vector,</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 08:57:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Perasaannya Sedang Ditaruh Mana yaaa&#8230;</title>
		<link>http://dzofar.com/2009/11/06/perasaannya-sedang-ditaruh-mana-yaaa/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2009/11/06/perasaannya-sedang-ditaruh-mana-yaaa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 01:45:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[yang ngeruntel di ati™]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[heran]]></category>
		<category><![CDATA[innalillahi]]></category>
		<category><![CDATA[kos]]></category>
		<category><![CDATA[mbah]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[TEMAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=888</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2009/11/06/perasaannya-sedang-ditaruh-mana-yaaa/><img src=http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/bingungvector.png class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Ini postingan jaman dahulu sekali. Saya tulis ketika ngenet gratis di rumahnya aditya permana, wekekkeke&#8230; makasih ya dit, tumpangan ngenetnya&#8230; _________ Belasan hari kemarin, saya menemui kejadian yang membuat saya geleng-geleng kepala dan mengelus dada (lo nggak punya dada ndop!). Begini lo sodara-sodaraku. Waktu itu dia sedang leyeh-leyeh gitu di dalam kamarku. Dia lagi melihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="background-color: #330000; padding: 10px; color: #dddddd">Ini postingan jaman dahulu sekali. Saya tulis ketika ngenet gratis di rumahnya aditya permana, wekekkeke&#8230; makasih ya dit, tumpangan ngenetnya&#8230;</div>
</p>
<p>_________</p>
<p><img src="http://i241.photobucket.com/albums/ff158/ndop/bingungvector.png" alt="bingung vector" class="alignleft" style="margin-right: 10px;"/>Belasan hari kemarin, saya menemui kejadian yang membuat saya geleng-geleng kepala dan mengelus dada (lo nggak punya dada ndop!). Begini lo sodara-sodaraku. </p>
<p>Waktu itu dia sedang leyeh-leyeh gitu di dalam kamarku. Dia lagi melihat tontonan yang sama gitu dengan yang kita tonton, tiba-tiba dia ditilpun keluarganya. Dia mengangkat tilpun itu lalu raut mukanya tiba-tiba terlihat tegang. &#8220;Mbahku sedo!&#8221;. Lalu dia tersenyum. </p>
<p>Saya kaget bukan kepayang (harusnya dia ya yang terkejut!), langsung deh saya bilang seperti yang biasa kita ucapkan ketika ada orang meninggal (kita: orang-orang moderat), innaalillaahi wainna ilaihi rooji&#8217;uun. </p>
<p>Entah mengapa, saya amati temanku kok tidak umak-umik mengucapkan kalimat yang adalah tanda-tanda orang yang sabar, yaitu orang yang tatkala menimpa musibah, dia mengucapkan innaalillaahi wainna ilaihi rooji&#8217;uun&#8230; Semoga saja dia mengucapkannya di dalam hati! aamiiin&#8230;</p>
<p>Seperti yang kita lakukan tatkala kehilangan salah satu keluarga kita, seperti nenek misalnya, harusnya kita langsung siap-siap mau pulang. Walaupun kita sesibuk mungkin, sebisa mungkin mengusahakan untuk datang ke acara pemakaman. Ya, paling tidak berkumpul bersama keluarga besar, ikut berduka cita, syukur-syukur ikut mengangkat jenazah ke pemakaman sebagai tanda hormat kepada embah. </p>
<p>Tapi tapi tapi, dia loh malah dengan (sangat!) santai (sambil senyum cengingisan!) bilang begini, &#8220;mati yo wis, &#8230;&#8221;</p>
<p><span style="font-size: x-large">DIENG!!!!</span> saya terkejut bukan kepayang!! Sumpah, saya SANGAT TERKEJUT!! </p>
<p>Lalu saya bertanya kepadanya, &#8220;We gak mulih?&#8221;<br />
Dia menggelengkan kepala, lagi-lagi dengan santai. </p>
<p>Saya semakin terkejut!! Kok ya ada manusia yang nggak pulang ketika salah satu keluarganya ada yang meninggal. Wadoh wadoh bahaya itu! Padahal saya tau sendiri saat itu dia sedang LEYEH-LEYEH sodara-sodaraku. Saya ulangi, sedang LEYEH-LEYEH! Soalnya hari itu hari sabtu! </p>
<p>Oke, sekarang kita anggap, dia punya kesibukan di hari Sabtu ya. Oke oke.. kita anggap dia nggak bisa diganggu gugat kerjaanya. Saya hari Minggu pulang kampung (<em>mbok-mbokanku</em> kumat!)</p>
<p>Seminggu kemudian, ketika <em>mbok-mbokanku</em> sudah sembuh, saya balik lagi ke kos. Eee.. ketemu anak itu. Saya tanya, setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya begini, &#8220;Eh, u kemarin jadi pulang nggak?&#8221;</p>
<p>Dia bilang tidak!</p>
<p>&#8230;&#8230;</p>
<p>Seminggu nggak ada waktu lowong untuk pulang ke kampung hanya sekedar ikut berduka cita??? Omaigaaad!! dan yang mengejutkan, jarak kosan dengan kampungnya cuma kurang lebih 60 kilo meter!</p>
<p>Bagaimana menurut anda??</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/02/03/tips-ke-wc-yang-ndak-ada-cantolannya/" rel="bookmark" title="Permanent Link: TIPS ke WC yang ndak ada cantolannya" >TIPS ke WC yang ndak ada cantolannya</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">PASTI anda-anda sekalian sudah pernah menjumpai WC tanpa cantolan. Dan PASTI anda juga kebingungan m...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/07/24/karya-terdetail-saya/" rel="bookmark" title="Permanent Link: karya terdetail saya" >karya terdetail saya</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Setelah berepot-repot ria dengan tangan kiri saya yang habis kecelakaan itu.., akhirnya saya pun ber...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/11/17/bayar-dulu-baru-aku-buatkan/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Bayar Dulu Baru Aku Buatkan" >Bayar Dulu Baru Aku Buatkan</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Sori ya buat teman-teman yang mau mesan gambar vector ke saya. (yang belum tau vector itu apa, silak...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2007/12/22/keajaiban-dalam-keterbatasan/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Keajaiban dalam Keterbatasan" >Keajaiban dalam Keterbatasan</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/01/13/in-memoriam-berlina-jadi-layouter-tabloid/" rel="bookmark" title="Permanent Link: In Memoriam Berlina: Jadi Layouter Tabloid" >In Memoriam Berlina: Jadi Layouter Tabloid</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2009/11/06/perasaannya-sedang-ditaruh-mana-yaaa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
