<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dzofar si tukang vector™</title>
	<atom:link href="http://dzofar.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dzofar.com</link>
	<description>Jasa gambar vector, edit foto jadi kartun, cerita-cerita konyol dan bodoh, pesan gambar vector,</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 22:17:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>M. Quraish Shihab Menjawab: Cara Meraih Lailatul Qadr</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/09/02/m-quraish-shihab-menjawab-cara-meraih-lailatul-qadr/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/09/02/m-quraish-shihab-menjawab-cara-meraih-lailatul-qadr/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 22:17:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya jawab Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Lailatul]]></category>
		<category><![CDATA[M. Quraish Shihab]]></category>
		<category><![CDATA[Menjawab: Cara]]></category>
		<category><![CDATA[Meraih]]></category>
		<category><![CDATA[Qadr]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1511</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/09/02/m-quraish-shihab-menjawab-cara-meraih-lailatul-qadr/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/300px-quraish_shihab.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Bagaimana cara meraih malam Lailatul Qadr? Apakah benar malam tersebut hanya datang pada malam ganjil saja, apa ciri-cirinya. Ada orang yang mengaku mendapat Lailatul Qadr, bagaimana refleksi orang yang menerimanya itu dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya, seharusnya ada perubahan kan? Cara memeroleh Lailat-u al-Qadr adalah giat mendekatkan diri kepada Alloh dengan aneka kebajikan. Kebajikan dimaksud bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Bagaimana cara meraih malam Lailatul Qadr? Apakah benar malam tersebut hanya datang pada malam ganjil saja, apa ciri-cirinya. Ada orang yang mengaku mendapat Lailatul Qadr, bagaimana refleksi orang yang menerimanya itu dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya, seharusnya ada perubahan kan?</em></p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/300px-quraish_shihab.jpg" alt="Quraish Shihab" style="margin-right: 10px" align="left"/>Cara memeroleh <em>Lailat-u al-Qadr</em> adalah giat mendekatkan diri kepada Alloh dengan aneka kebajikan. Kebajikan dimaksud bukan sekedar ibadah ritual atau membaca ayat-ayat Al-Qur&#8217;an dan beri&#8217;tikaf, tetapi aneka kebajikan sosial, upaya menambah pengetahuan yang bermanfaat, serta menghiasi diri dengan akhlak mulia sambil membersihkan jiwa dari segala macam penyakit kejiwaan, seperti angkuh, iri hati, riya dan sebagainya. Ibadah-ibadah yang dilakukan secara tulus dan ikhlas akan dapat berbekas dalam jiwa sehingga pada akhirnya ia mendapatkan kedamaian, ketenangan, lalu mengubah secara total sikap hidupnya. Boleh jadi yang bersangkutan sebelum ini, masih sering melakukan pelanggaran kecil atau besar, tapi sebagaimana kita ketahui, seringkali ada saat-saat tertentu di mana timbul kesadaran di dalam hati, kesadaran akan dosa dan kelemahan manusia di hadapan Alloh, sehingga mengantar seseorang untuk mendekat kepada-Nya sambil menginsafi kesalahannya. Kesadaran dan keinsafan itulah yang mengubah sikapnya 180 derajat. Kesadaran semacam itu bila dirasakan seseorang, maka itulah bukti bahwa ia telah mendapatkan <em>Lailat-u al-Qadr</em>.</p>
<p>Kesadaran ini, memang dapat muncul kapan saja, tetapi pada malam-malam Romadlon &#8211;khususnya pada akhir bulan Romadlon&#8211; Kesempatan untuk mendapatkannya sangat besar bagi mereka yang mengasah dan mengasuh jiwanya sejak awal Romadlon, apalagi Alloh sendiri telah menetapkan salah satu malam di bulan itu untuk tujuan tersebut. Seperti Anda ketahui pada malam <em>Lailat-u al-Qadr</em> malaikat turun. Malaikat adalah makhluk Alloh yang selalu berbuat kebajikan. Siapa yang ditemani malaikat, maka tentulah ia akan terus terdorong untuk melakukan kebajikan. Demikian, dan semoga kita dapat &#8220;menemukan&#8221; malam mulia itu. <em>Wa Alloh A&#8217;am</em></p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Saya adalah seorang karyawan yang bertugas dari pukul 19.00 hingga 24.00 WITA. Saya ingin me...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana pandangan hukum Islam tentang seseorang yang tertidur sehingga dia tidak melaksana...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Dalam era teknologi canggih sekarang ini, kita bisa menyaksikan Masjid Al Haram, misalnya se...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir" >M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/09/02/m-quraish-shihab-menjawab-cara-meraih-lailatul-qadr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2010 19:09:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya jawab Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi]]></category>
		<category><![CDATA[M. Quraish Shihab]]></category>
		<category><![CDATA[Menjawab]]></category>
		<category><![CDATA[Musafir]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1507</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/hqdefault.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Bagaimana kewajiban puasa bagi seorang musafir. Batasan-batasan seperti apa yang dipakai untuk menentukan bahwa seseorang tergolong musafir, dan bisa meninggalkan ibadah puasa. Bukankah zaman sekarang ini seorang musafir tidak sesengsara zaman nabi sehingga Alloh membebaskan kewajibannya? Pada ayat 184 surah al-Baqarah [2] Alloh berfirman, &#8220;Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Bagaimana kewajiban puasa bagi seorang musafir. Batasan-batasan seperti apa yang dipakai untuk menentukan bahwa seseorang tergolong musafir, dan bisa meninggalkan ibadah puasa. Bukankah zaman sekarang ini seorang musafir tidak sesengsara zaman nabi sehingga Alloh membebaskan kewajibannya?</em></p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/hqdefault.jpg" alt="quraish shihab" align="left" style="margin-right: 10px"/>Pada ayat 184 surah al-Baqarah [2] Alloh berfirman, &#8220;<em>Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. </em>&#8221; Ayat ini tidak menjelaskan batas <em>safar</em>/perjalanan atau penyakit. Agaknya Alloh bermaksud menyerahkan itu kepada nurani masing-masing, kapan dia boleh tidak berpuasa dengan syarat menggantikannya pada hari yang lain. Para ulama berbeda pendapat menyangkut batasan musafir. Mereka membahas terlebih dahulu, apakah izin ini disebabkan karena dalam perjalanan/<em>safar</em> itu sendiri ada <em>musyaqqah</em>, yakni kesulitan/keletihan yang dialami oleh seorang musafir, atau izin itu disebabkan karena adanya <em>safar</em>/perjalanan baik meletihkan maupun tidak. Sementara ulama berpendapat bahwa izin itu disebabkan karena adanya <em>musyaqqah</em>/kesulitan, dan untuk itu tidak perlu ada pertimbangan jarak dalam hal izin untuk tidak berpuasa. Batasan bolehnya tidak berpuasa menurut penganut paham ini adalah tergantung pada pertimbangan masing-masing, yakni apakah puasa menyulitkannya atau tidak. Bagi yang berpendapat bahwa izin itu karena adanya <em>safar</em>/perjalanan,- maka siapa pun yang musafir, meninggalkan tempatnya bermukim ke lokasi lain, maka ia boleh tidak berpuasa. Apakah ada patokan atau ukuran jarak untuk itu? Di sini mereka berbeda pendapat. Secara umum, kita dapat berkata bahwa jarak yang dikemukakan para ulama adalah antara 65 sampai 95 kilometer.</p>
<p>Selanjutnya, logika Anda benar jika diukur dengan keletihan seseorang zaman sekarang dengan zaman dahulu, namun kata ulama yang mempertimbangkan <em>safar</em> dan bukan keletihan: &#8220;Dalam perjalanan sependek apa pun pasti ada keletihannya, kalau bukan fisik, maka pikiran. &#8221; Akhirnya, perlu diketahui bahwa izin untuk tidak berpuasa bagi yang musafir, syaratnya adalah bahwa perjalanannya itu bukan untuk kedurhakaan kepada Alloh swt. Demikian, <em>wallaahu a&#8217;lam</em>.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Saya adalah seorang karyawan yang bertugas dari pukul 19.00 hingga 24.00 WITA. Saya ingin me...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/22/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-menyegerakan-berbuka-puasa-dan-mengakhirkan-sahur/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Kita mengetahui bahwa menyegerakan berbuka puasa dan memperlambat sahur adalah anjuran agama...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana pandangan hukum Islam tentang seseorang yang tertidur sehingga dia tidak melaksana...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/09/02/m-quraish-shihab-menjawab-cara-meraih-lailatul-qadr/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab: Cara Meraih Lailatul Qadr" >M. Quraish Shihab Menjawab: Cara Meraih Lailatul Qadr</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2010 16:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya jawab Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[M. Quraish Shihab]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Menjawab]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1504</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/20081230171036.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Tanya: Bagaimana halnya seorang Muslim yang tidak melakukan sholat? Apakah dia dicap kafir atau tidak? Jawab: Tidak diperselisihkan oleh ulama tentang kekufuran (keberadaan di luar Islam) siapa saja yang meninggalkan salah satu dari lima sholat wajib bila dia berdalih atau berkeyakinan bahwa sholat tidak wajib. Hal ini disebabkan kewajiban sholat lima kali sehari bagi umat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanya:</strong><br />
<em>Bagaimana halnya seorang Muslim yang tidak melakukan sholat? Apakah dia dicap kafir atau tidak?</em></p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/20081230171036.jpg" alt="Quraish Shihab" align="left" style="margin-right: 10px"/><strong>Jawab:</strong><br />
Tidak diperselisihkan oleh ulama tentang kekufuran (keberadaan di luar Islam) siapa saja yang meninggalkan salah satu dari lima sholat wajib bila dia berdalih atau berkeyakinan bahwa sholat tidak wajib. Hal ini disebabkan kewajiban sholat lima kali sehari bagi umat Islam dinilai sudah demikian populer atau diistilahkan dalam hukum Islam sebagai aksioma dalam bidang agama (<em>Ma&#8217;luum min ad-diin bi adh-dharuuroh</em>). karena itu, mereka yang baru memeluk Islam dikecualikan dari ketetapan kekufuran itu. Akan halnya orang yang meninggalkannya karena malas tetapi tetap yakin bahwa sholat itu wajib, Imam Malik dan Syafi&#8217;i berpendapat bahwa orang yang bersangkutan tetap dinilai sebagai Muslim. Hanya saja, dia adalah seorang Muslim yang berdosa besar (<em>fasiq</em>). Kedua imam ini berbeda pendapat dengan Imam Ahmad yang berpandangan bahwa barang siapa meninggalkan sholat karena malas, maka dia adalah kafir.</p>
<p>Memang ada sekian hadits yang dijadikan alasan untuk mendukung pendapat ini antara lain yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Nabi, Jabir bin Abdulloh, bahwa Nabi saw. bersabda, &#8220;<em>Antara seseorang dengan kemusyrikan adalah meninggalkan sholat.</em>&#8221;</p>
<p>Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, Nabi saw. bersabda, &#8220;<em>Antara kekufuran dan keimanan adalah meninggalkan sholat,</em>&#8221; Ada juga hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan an-Nasa&#8217;i dari sahabat Nabi saw., Buraydah, bahwa Nabi bersabda, &#8220;<em>Ciri yang membedakan antara kita (kaum Muslim) dengan mereka adalah sholat. Barang siapa meninggalkan, maka dia telah kafir.</em>&#8221;</p>
<p>Imam Malik dan Syafi&#8217;i tidak memahami kata <em>kufur</em> dalam hadits di atas sebagai berarti &#8220;keluar atau di luar Islam,&#8221; tetapi bermakna pelanggaran atau dosa besar. Memang, al-Qur&#8217;an dan Hadits menggunakan kata kafir untuk berbagai makna. Di antaranya adalah: (1) tidak memercayai ajaran yang dibawa nabi; (2) memercayai, tetapi tidak mengamalkannya.</p>
<p>Para ulama berpendapat bahwa pada prinsipnya seseorang tetap dinilai sebagai Muslim selama dia mengucapkan kedua kalimat syahadat, walaupun melakukan dosa dan pelanggaran. Tentu saja, dosa atau pelanggaran yang dilakukannya itu dapat menjerumuskan dirinya ke dalam neraka. Dalam al-Qur&#8217;an ditemukan dialog berikut ini: <em>&#8220;Apa yang menjadikan kalian terjerumus ke dalam Neraka Saqar?&#8221; Mereka menjawab: &#8221;<br />
Kami dahulu tidak termasuk kelompok orang-orang yang sholat.&#8221;</em> (QS. al-Muddatstsir [74]: 42-43).</p>
<p>Sungguh, sangat tercela manusia yang baru datang menghadap kepada-Nya di saat dia butuh, padahal dia diseru untuk memohon kepada-Nya sedikitnya lima kali sehari. Karena itu, wajar jika Alloh tidak menghiraukannya, dan bahkan tidak menolongnya, di Hari Kemudian kelak.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana pandangan hukum Islam tentang seseorang yang tertidur sehingga dia tidak melaksana...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Saya adalah seorang karyawan yang bertugas dari pukul 19.00 hingga 24.00 WITA. Saya ingin me...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Dalam era teknologi canggih sekarang ini, kita bisa menyaksikan Masjid Al Haram, misalnya se...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir" >M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/17/romadlonku-yang-ceria/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Romadlonku yang Ceria" >Romadlonku yang Ceria</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 15:16:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya jawab Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Lupa]]></category>
		<category><![CDATA[M. Quraish]]></category>
		<category><![CDATA[Menjawab]]></category>
		<category><![CDATA[Shihab]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1501</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/quraish-shihab2.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Tanya: Bagaimana pandangan hukum Islam tentang seseorang yang tertidur sehingga dia tidak melaksanakan sholat? Apa yang harus dilakukannya bila dia terjaga dari tidurnya? Jawab: Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim disebutkan bahwa Rosululloh saw. bersabda, &#8220;Jika salah seorang di antara kamu tertidur sehingga tidak melaksanakan sholat atau lupa melaksanakannya, maka hendaklah dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanya:</strong><em><br />
Bagaimana pandangan hukum Islam tentang seseorang yang tertidur sehingga dia tidak melaksanakan sholat? Apa yang harus dilakukannya bila dia terjaga dari tidurnya?</em></p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/quraish-shihab2.jpg" alt="Quraish Shihab" style="margin-right: 10px" align="left"/><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim disebutkan bahwa Rosululloh saw. bersabda, &#8220;<em>Jika salah seorang di antara kamu tertidur sehingga tidak melaksanakan sholat atau lupa melaksanakannya, maka hendaklah dia melaksanakannya ketika dia ingat. Alloh berfirman, &#8216;Laksanakanlah sholat untuk mengingat-Ku.&#8217;</em>&#8221;</p>
<p>Dalam hadits lain yang diriwayatkan keenam kitab Hadits Standar disebutkan, &#8220;<em>Barang siapa lupa melaksanakan sholat, maka hendaklah ia melaksanakannya ketika dia ingat. Tidak ada kafarat atasnya, kecuali melaksanakan sholat itu sendiri.</em>&#8221;</p>
<p>Tidur sama hanya dengan mati. Ruh manusia ketika itu berada di dalam genggaman Alloh sehingga seseorang tidak dituntut bertanggungjawab ihwal apa yang dilakukan atau tidak dilakukannya ketika itu. Nabi saw. dan sahabat-sahabat beliau pun pernah ketiduran sehingga tidak sholat pada waktunya. Namun, begitu mereka terjaga, mereka melaksanakan sholat, walaupun waktu sholat telah berlalu.</p>
<p>Sahabat Nabi saw., Abu Qatadah, menginformasikan bahwa mereka bepergian bersama Rosululloh saw. Sebagian mengusulkan agar rombongan beristirahat sejenak, tetapi Rosululloh saw. bersabda, &#8220;Aku khawatir kalian akan ketiduran sehingga tidak mengerjakan sholat.&#8221;</p>
<p>Bilal menyanggupi untuk membangunkan mereka, tapi dia sendiri pun ketiduran. Nabi saw. terbangun ketika matahari telah terbit dan berkata kepada Bilal, &#8220;Wahai Bilal, mana yang engkau ucapkan atau janjimu itu?&#8221; Bilal menjawab, &#8220;Belum pernah sama sekali aku merasakan tidur seperti ini. &#8221; Nabi saw. bersabda, &#8220;Sesungguhnya Alloh menggenggam atau menahan ruh kalian pada saat Dia kehendaki dan mengembalikannya pada saat Dia kehendaki. &#8216;Wahai Bilal, bangkit dan kumandangkan adzan untuk sholat.&#8217;&#8221;</p>
<p>Rosululloh saw. kemudian berwudlu dan ketika matahari telah terbit dan memutih (cahayanya sangat jelas). Beliau mengerjakan sholat berjamaah bersama rombongan. Sholat yang dilaksanakan setelah berlalu waktunya ini disebut sholat <em>qadha&#8217;</em>.</p>
<p>Bagi orang yang terjaga sebelum waktu sholat habis, dia harus segera melaksanakan sholat, dan bila tidak juga mengerjakannya sampai waktunya habis, dia dinilai berdosa.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Saya adalah seorang karyawan yang bertugas dari pukul 19.00 hingga 24.00 WITA. Saya ingin me...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana halnya seorang Muslim yang tidak melakukan sholat? Apakah dia dicap kafir atau tid...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Dalam era teknologi canggih sekarang ini, kita bisa menyaksikan Masjid Al Haram, misalnya se...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/17/romadlonku-yang-ceria/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Romadlonku yang Ceria" >Romadlonku yang Ceria</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/22/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-menyegerakan-berbuka-puasa-dan-mengakhirkan-sahur/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/22/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-menyegerakan-berbuka-puasa-dan-mengakhirkan-sahur/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/22/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-menyegerakan-berbuka-puasa-dan-mengakhirkan-sahur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 16:25:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya jawab Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Berbuka]]></category>
		<category><![CDATA[M. Quraish]]></category>
		<category><![CDATA[Mengakhirkan]]></category>
		<category><![CDATA[Menjawab]]></category>
		<category><![CDATA[Menyegerakan]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[sahur]]></category>
		<category><![CDATA[Shihab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1496</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/08/22/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-menyegerakan-berbuka-puasa-dan-mengakhirkan-sahur/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/Quraish_Shihab.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Tanya: Kita mengetahui bahwa menyegerakan berbuka puasa dan memperlambat sahur adalah anjuran agama. Pertanyaan saya adalah: Apakah kita harus menunggu selesainya adzan Maghrib baru kemudian berbuka puasa, ataukah kesegeraan itu mengundang kita untuk berbuka, walau adzan yang dikumandangkan belum selesai? Selain itu, apakah begitu datang waktu imsak kita harus segera berhenti makan, atau masih bolehkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanya:</strong><br />
<em>Kita mengetahui bahwa menyegerakan berbuka puasa dan memperlambat sahur adalah anjuran agama. Pertanyaan saya adalah: Apakah kita harus menunggu selesainya adzan Maghrib baru kemudian berbuka puasa, ataukah kesegeraan itu mengundang kita untuk berbuka, walau adzan yang dikumandangkan belum selesai? Selain itu, apakah begitu datang waktu imsak kita harus segera berhenti makan, atau masih bolehkah kita makan sampai beberapa detik sebelum masuk waktu Subuh?</em></p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/Quraish_Shihab.jpg" alt="Quraish Shihab " align="left" style="margin-right: 10px"/><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Memang benar, Rasululloh saw. bersabda, <em>&#8220;Alloh berfirman, &#8220;Yang paling Kucintai dari hamba-hamba-Ku (yang berpuasa) adalah yang paling cepat berbuka puasa&#8217;&#8221;</em> (HR. at-Tirmidzi)</p>
<p>Begitu matahari terbenam, seseorang yang berpuasa dianjurkan untuk berbuka puasa dengan memakan beberapa biji kurma atau meneguk air tanpa harus menunggu selesainya adzan. Sebab, waktu berpuasa adalah terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari dan bukan selesainya adzan. Dengan demikian, jika sesorang merasa yakin bahwa matahari telah terbenam, maka dia hendaknya segera berbuka puasa. Bahkan sang muazin pun sebaiknya meneguk air sebelum mengumandangkan adzannya. </p>
<p>Memang, boleh jadi, ada sebagian orang yang menduga bahwa berbuka puasa hendaknya dilakukan setelah adzan selesai dengan alasan bahwa disunahkan bagi orang yang mendengar adzan untuk mengulangi kalimat-kalimat yang dikumandangkan oleh muadzin. Jika seorang muadzin mengucapkan kalimat &#8220;<em>Alloohu Akbar</em>, <em>Alloohu Akbar</em>,&#8221; Maka orang yang mendengarnya pun mengucapkan kalimat yang sama. Demikian pula halnya dengan kalimat-kalimat adzan lainnya. Hanya saja, ketika muadzin mengucapkan kalimat &#8220;<em>Hayya &#8216;ala ash-shalah</em>&#8221; dan &#8220;<em>Hayya &#8216;ala al-falah,</em>&#8221; setiap orang yang mendengarnya mengucapkan kalimat &#8220;<em>Laa Haula wa laa quwwata illaa billaah.</em>&#8221; Sekali lagi, boleh jadi, ada yang menduga bahwa karena mengulangi dan menyambut kalimat-kalimat azan hukumnya sunnah, maka berbuka puasa hendaknya dilakukan setelah adzan selesai dikumandangkan. Tetapi, pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Apalagi, dalam madzab Hanbali, ditegaskan bahwa anjuran mengulangi dan menyambut kalimat-kalimat adzan hanyalah ditujukan kepada mereka yang diajak untuk menunaikan sholat, sementara mereka yang berpuasa diajak untuk berbuka puasa, dan bukan untuk mengerjakan sholat, dengan adzan itu. Bukti menunjukkan bahwa Rosululloh saw. berbuka puasa terlebih dahulu, baru kemudian mengerjakan sholat.</p>
<p>Amalan beliau itu adalah manifestasi dari menyegerakan berbuka puasa. Selain itu, dalam pandangan beberapa madzab, ditegaskan bahwa menyambut kalimat-kalimat adzan tidak dianjurkan bagi mereka yang sedang sibuk dengan persoalan-persoalan keagamaan dan bahkan tidak dianjurkan bagi mereka yang sedang makan. Karena itu, Anda tidak harus menunggu selesainya adzan, baru kemudian berbuka. Tetapi, berbukalah dengan beberapa biji kurma atau tegukan air, atau makanlah manisan, dan baru kemudian Anda mengerjakan sholat. Setelah selesai sholat, Anda dapat melanjutkan makan. </p>
<p>Imsak juga demikian. Kita dianjurkan untuk memperlambatnya. Hanya saja, karena kekhawatiran jangan sampai fajar telah menyingsing dan seseorang masih makan, maka imsak disyaratkan. Namun, bila Anda dapat yakin bahwa subuh belum tiba, Anda masih bisa makan, minum, atau merokok sampai beberapa detik sebelum datangnya subuh. Pada masa Rasululloh saw., Adzan dikumandangkan dua kali &#8212; Pertama oleh Bilal bin Rabah dan kedua oleh Ibnu Ummi Maktum. Rosul saw. bersabda, &#8220;<em>Sesungguhnya bilal mengumandangkan adzan dan saat itu masih malam. Maka, makan dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan. Dia seorang buta dan baru mengumandangkan adzan bila diberitahukan kepadanya, &#8216;Sudah subuh, sudah subuh.&#8217;</em>&#8221; Hadits ini diriwayatkan penyusun al-Kutub as-Sittah (Enam Kitab Hadits Sahih), kecuali Abu Dawud.</p>
<p>Sekali lagi Anda boleh makan setelah waktu imsak, selama belum masuk waktu subuh. Namun, berhati-hatilah dan jangan terlalu mengandalkan jam atau suara muadzin. Sebab, dikhawatirkan jam Anda atau muadzinnya terlambat. <em>Walloohu a&#8217;lam</em>.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Saya adalah seorang karyawan yang bertugas dari pukul 19.00 hingga 24.00 WITA. Saya ingin me...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/30/m-quraish-shihab-menjawab-puasa-bagi-musafir/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir" >M. Quraish Shihab Menjawab: Puasa Bagi Musafir</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Bagaimana kewajiban puasa bagi seorang musafir. Batasan-batasan seperti apa yang dipakai untuk menen...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana pandangan hukum Islam tentang seseorang yang tertidur sehingga dia tidak melaksana...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/22/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-menyegerakan-berbuka-puasa-dan-mengakhirkan-sahur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 23:03:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya jawab Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Bermakmum]]></category>
		<category><![CDATA[M. Quraish]]></category>
		<category><![CDATA[Shihab]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[tarowih]]></category>
		<category><![CDATA[Televisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1489</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/1-3.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Tanya: Dalam era teknologi canggih sekarang ini, kita bisa menyaksikan Masjid Al Haram, misalnya seperti yang ditayangkan oleh stasiun tivi swasta. Apakah kita dibenarkan menjadi makmum sholat Tarowih melalui televisi itu? Padahal dalam sholat Jum&#8217;at, kita sering mengikuti imam melalui monitor karena terpisah dinding dan lantai? Jawab: Jangankan melalui televisi, melalui radio pun &#8220;ada&#8221; saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanya:</strong><br />
<em>Dalam era teknologi canggih sekarang ini, kita bisa menyaksikan Masjid Al Haram, misalnya seperti yang ditayangkan oleh stasiun tivi swasta. Apakah kita dibenarkan menjadi makmum sholat Tarowih melalui televisi itu? Padahal dalam sholat Jum&#8217;at, kita sering mengikuti imam melalui monitor karena terpisah dinding dan lantai?</em></p>
<p><strong>Jawab:</strong><br />
<img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/1-3.jpg" alt="M Quraish Shihab" align="left" style="margin-right: 20px"/>Jangankan melalui televisi, melalui radio pun &#8220;ada&#8221; saja yang membolehkannya. Ahmad bin Muhammad ash-Shiddiq pada 1475 H menulis sebuah buku berjudul <em>al-Iqna bi ash-Shihhah Shalah al-Jumu&#8217;ah fi al-Manzil khalfa al-Mizya</em> yang berbicara tentang sahnya sholat Jum&#8217;at di rumah melalui radio dengan tiga syarat:</p>
<ul>
<li><em>Pertama</em>, waktu pelaksanaannya bersamaan atau tidak dilakukan oleh mereka yang mengikuti di luar waktu sholat itu (karena setiap sholat harus dilakukan pada waktunya).</li>
<li><em>Kedua</em>, negeri atau tempat sholat makmum harus berada di belakang negeri atau tempat sholat imam, karena syarat sahnya sholat berjamaah adalah: imam harus berada di depan makmum.</li>
<li><em>Ketiga</em>, makmum harus berada dalam satu shaf bersama orang lain, walau hanya seorang (tidak dijelaskan apa alasan syarat ini).</li>
</ul>
<p>Pendapat ini ditolak oleh banyak ulama, antara lain, dengan alasan &#8220;bakal mengosongkan masjid, serta mengakibatkan silaturrohmi dan pertemuan antar jamaah tidak terlaksana.&#8221; Saya pun tidak cenderung mendukung pendapat ini. Apalagi, hampir semua ulama mensyaratkan kesatuan tempat imam dan makmum. Bahkan, mazhab Syafi&#8217;i mensyaratkan bahwa makmum yang sedang menunaikan sholat harus mampu berjalan menuju tempat imam tanpa sesuatu pun yang menghalanginya. Tentu saja, syarat ini tidak dapat terlaksana jika makmum Indonesia mengikuti shalat imam di Masjid al-Haram.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Saya adalah seorang karyawan yang bertugas dari pukul 19.00 hingga 24.00 WITA. Saya ingin me...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana pandangan hukum Islam tentang seseorang yang tertidur sehingga dia tidak melaksana...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana halnya seorang Muslim yang tidak melakukan sholat? Apakah dia dicap kafir atau tid...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/17/romadlonku-yang-ceria/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Romadlonku yang Ceria" >Romadlonku yang Ceria</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/22/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-menyegerakan-berbuka-puasa-dan-mengakhirkan-sahur/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>M. Quraish Shihab Menjawab tentang Sholat Tarawih, Membaca Al-Qur&#8217;an, dan Riba</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 11:48:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya jawab Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[quraish shihab]]></category>
		<category><![CDATA[riba]]></category>
		<category><![CDATA[shalat]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<category><![CDATA[tarowih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1477</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/quraish-wpap-1.png class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Tanya: Saya adalah seorang karyawan yang bertugas dari pukul 19.00 hingga 24.00 WITA. Saya ingin menanyakan hal hal berikut ini. Apakah boleh mengerjakan sholat tarawih sendirian dengan 16 rokaat plus tiga rokaat sholat Witir? Sahkah puasa bila tidak melakukan sholat Tarawih? Apakah boleh menamatkan baca Al-Qur&#8217;an di akhir romadlon? Berdosakah seorang anak bila dia tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanya:</strong><br />
<em>Saya adalah seorang karyawan yang bertugas dari pukul 19.00 hingga 24.00 WITA. Saya ingin menanyakan hal hal berikut ini. Apakah boleh mengerjakan sholat tarawih sendirian dengan 16 rokaat plus tiga rokaat sholat Witir? Sahkah puasa bila tidak melakukan sholat Tarawih? Apakah boleh menamatkan baca Al-Qur&#8217;an di akhir romadlon? Berdosakah seorang anak bila dia tidak memenuhi permintaan orang tuanya, sedangkan permintaan itu adalah uang yang akan dilipatgandakan (rente)?</em></p>
<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/quraish-wpap-1.png" alt="Quraish shihab in WPAP by ndop"/></p>
<p><strong>Jawab:</strong><br />
Sholat -Termasuk bilangannya &#8211; dilakukan atas petunjuk Rosululloh saw., atau pengamalan atau informasi sahabat beliau yang dinilai memunyai rujukan kepada Nabi. Saya tidak tahu apakah ada informasi yang menyatakan bahwa Nabi atau para sahabat beliau mengerjakan sholat Tarowih 16 rokaat. Kalau anda ingin mengerjakan sholat Tarowih lebih dari delapan rokaat, genapkanlah menjadi 20 seperti yang dilakukan &#8216;Umar ra. dan sahabat-sahabat Nabi yang lain. Anda dapat mengerjakan sholat Tarowih sendirian, berjamaah atau tidak melakukannya sama sekali, karena Tarowih tidak mempengaruhi sah atau tidaknya puasa. Demikian pula halnya dengan membaca Al-Qur&#8217;an. Anda boleh membaca satu ayat, atau tidak sama sekali, atau menamatkannya. Berdosa membantu siapa pun yang akan menggunakan bantuan untuk pelanggaran agama seperti riba atau rente.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/23/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-lupa-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Lupa Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana pandangan hukum Islam tentang seseorang yang tertidur sehingga dia tidak melaksana...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/21/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-bermakmum-sholat-tarowih-lewat-televisi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Bermakmum Sholat Tarowih Lewat Televisi</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Dalam era teknologi canggih sekarang ini, kita bisa menyaksikan Masjid Al Haram, misalnya se...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/24/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-hukum-meninggalkan-sholat/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang Hukum Meninggalkan Sholat</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tanya:
Bagaimana halnya seorang Muslim yang tidak melakukan sholat? Apakah dia dicap kafir atau tid...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/09/02/m-quraish-shihab-menjawab-cara-meraih-lailatul-qadr/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab: Cara Meraih Lailatul Qadr" >M. Quraish Shihab Menjawab: Cara Meraih Lailatul Qadr</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/22/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-menyegerakan-berbuka-puasa-dan-mengakhirkan-sahur/" rel="bookmark" title="Permanent Link: M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur" >M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/19/m-quraish-shihab-menjawab-tentang-sholat-tarawih-membaca-al-quran-dan-riba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Romadlonku yang Ceria</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/17/romadlonku-yang-ceria/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/17/romadlonku-yang-ceria/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 09:17:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[ediane kumat™]]></category>
		<category><![CDATA[Ceria]]></category>
		<category><![CDATA[Romadlonku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1471</guid>
		<description><![CDATA[<a href=http://dzofar.com/2010/08/17/romadlonku-yang-ceria/><img src=http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/NDLOSOR.jpg class=imagebox hspace=5 align=left width=130  border=0></a>Hai hai hai&#8230; alhamdulillah di Romadlon hari ke tujuh ini, saya juga sudah menyelesaikan Juz 7 mengajiku. Ah, kamu pamer ndop? Bukan begitu niatku, aku pingin juga dirimu dirimu mencoba juga, syukur-syukur bisa melebihiku, sehari dua juz, wekekekek&#8230; Ritual mengaji khatam selama bulan Romadlon sudah aku kerjakan sejak kurang lebih SMA. So, minimal setahun bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i741.photobucket.com/albums/xx54/dzofar/NDLOSOR.jpg" alt="ndop ndlosor, selamat menunaikan ibadah puasa" align="left" style="margin-right: 10px"/>Hai hai hai&#8230; alhamdulillah di Romadlon hari ke tujuh ini, saya juga sudah menyelesaikan Juz 7 mengajiku. Ah, kamu pamer ndop? Bukan begitu niatku, aku pingin juga dirimu dirimu mencoba juga, syukur-syukur bisa melebihiku, sehari dua juz, wekekekek&#8230; </p>
<p>Ritual mengaji khatam selama bulan Romadlon sudah aku kerjakan sejak kurang lebih SMA. So, minimal setahun bisa khatam 2 kali. Sebelum itu, setahun sekali alhamdulillah bisa khatam Al Qur&#8217;an. </p>
<p>Romadlon kali ini beda banget dengan yang sebelumnya. Lawong saya ini lo kalau habis subuhan tidur sampe dzuhur. Habis itu melek sampek subuh buat ngerjain orderan. Emang banjir order ndop? Alhamdulillaah&#8230; pokoknya selalu ada dan disyukuri&#8230;</p>
<p>Kalau siang habis sholat dhuhur, langsung deh mbukak YM, web caman sama temen-temen, nyanyi nyanyi, hahaha&#8230; sekalian olah raga beginjalan di kasur. Dilihatin temenmu ndop? Nggak papa lawong sudah rai gedhek kok, nggak punya malu, ahahaha&#8230;</p>
<p>Setelah itu, sore sebelum buka, mandi (alhamdulillaah, masih inget mandi!) dan langsung off dari dunia perinternetan sampek setelah tarowih. Habis sholat Maghrib, ngaji setengah juz. Lalu diteruskan setengah juz lagi habis tarowih. Walhasil nggak lelah-lelah amat. Nah kalau ibadah sudah kelar, baru deh cari duwitnya dimulai. Langsung online untuk menangkap mangsa. Wekekek.. </p>
<p>Istilahnya JAGA TOKO. Jaga toko online musti online YM atau facebook. Kecuali kalau emang kerjaannya lagi banyak banget dan nggak bisa diganggu. Kerjaanmu opo to ndop? Cetingan yo? Weleh weleh, ya mendesign vector to nda, kamu lupa ya? Eh, iya&#8230; saya lupa, haha..</p>
<p>Eh, si review me dot com tiba tiba ngasih job 2 sekaigus. Cuman lima dolar doang, tapi nggak papa, embat aja mumpung ada rejeki. Tuh 2 posting sebelum ini sengaja saya off commentnya, soalnya itu bukan tulisan saya. Saya mesen di penuliscontent dot net. Cuman satu dolar per review. Mayan khan, dari pada repot-repot nulis sendiri dengan grammar yang tidak meyakinkan. Wekekke&#8230; </p>
<p>Rencananya selama romadlon ini aku posting tentang keagamaan gitu. Mumpung dulu aku pernah beli buku 1001 tanya jawab Islam oleh Bapak Quraish Shibab, kayaknya seru tuh kalau aku posting di blog ini. itung-itung sharing ilmu di buku itu (juga untuk menutupi posting review yang berlebihan itu, hehe..). So, mungkin sehari sekali atau dua hari sekali aku akan posting tentang tanya jawab seputar Romadlon yang dibimbing oleh ahli tafsir sekelas Bapak Quraish Shihab. Tentunya hal itu akan menambah wawasan Keislaman kita dan mungkin bisa menghapus keraguan kita tentang hukum Islam.</p>
<p>Hmmm&#8230; jam segini kok sudah agak ngantuk ya&#8230; saatnya web cam an dan becanda becandaan sama teman-teman aah&#8230; Hehehe&#8230; </p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/09/05/cerita-puasa-romadlonku/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Cerita Puasa Romadlonku" >Cerita Puasa Romadlonku</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Wadduh, kebiasaan deh, kalau mau posting selalu ditulis judulnya dulu baru nulis isinya. Trus nanti ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/07/28/mendadak-dangdut-gara-gara-vita-nganjuk-kdi-5/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Mendadak dangdut gara-gara Vita Nganjuk KDI 5" >Mendadak dangdut gara-gara Vita Nganjuk KDI 5</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Horee... Vita Nganjuk masuk tiga besar!!! :dance:
Akhirnya nama Nganjuk terkenal di seantero Endone...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/01/07/tahun-baruan-2009-makan-makan-mercon-pantai-sine/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Tahun Baruan 2009: Makan-makan, Mercon, Pantai Sine" >Tahun Baruan 2009: Makan-makan, Mercon, Pantai Sine</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tahun baru kemarin, mm.. tanggal berapa ya? sbentar-sbentar, aku liat tanggalan dulu.. mm... tahun b...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/11/03/berlibur-ke-air-terjun-sedudo-nganjuk/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Berlibur ke Air Terjun Sedudo Nganjuk" >Berlibur ke Air Terjun Sedudo Nganjuk</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/17/romadlonku-yang-ceria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogging for Branding</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/17/blogging-for-branding/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/17/blogging-for-branding/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 08:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1469</guid>
		<description><![CDATA[For those who are still living in the land based world only, then there are so many things that they have missed. It is because there are so many things and opportunities that we can explore if we are living in both land and online based world. One way that we can do if we [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>For those who are still living in the land based world only, then there are so many things that they have missed. It is because there are so many things and opportunities that we can explore if we are living in both land and online based world. One way that we can do if we do not want to miss the chances offered in the virtual world is creating a blog. Whether it is for business or personal blogging need, blogging can give various benefits for us.</p>
<p>Some of the benefits of blogging for our business are creating an interaction with the potential customers around the world, get listed in the search engine, creating a good branding and increase our business popularity, building a professional reputation, creating niche, and many others. One thing for sure, we can create them with low cost and even for free.</p>
<p>Many blogging platforms can be found nowadays and it is important for us to choose the right one for our purpose. Since business is our purpose, then a blogging platform that has a professional image with great features like <a href="http://www.thoughts.com/">thoughts</a> is needed. With the professional blogging platform, we will enhance our chance to get success.    </p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/05/22/the-best-server-monitoring-for-your-web/" rel="bookmark" title="Permanent Link: The Best Server Monitoring For Your Web" >The Best Server Monitoring For Your Web</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">When I decided to buy a self hosting, I always think that it's better than a free hosting. Finally, ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/06/19/saya-sudah-gila/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Saya Sudah Gila!!!" >Saya Sudah Gila!!!</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">"Ha.. ha.. ha... "

Pasti sampeyan-sampeyan seringkali mendapat komeng dari saya dengan tertawa terb...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/01/27/live-blogging-2-jam-nulis-sambil-nunggu-kereta/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Live Blogging: 2 jam nulis sambil nunggu kereta" >Live Blogging: 2 jam nulis sambil nunggu kereta</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tulisan di bawah ini aku kopipes langsung dari buku diary tulis saya yang sampulnya ijo itu waktu se...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/06/23/pingin-gituan-tapi-nggak-jadi/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Pingin &#8220;Gituan&#8221; Tapi Nggak Jadi" >Pingin &#8220;Gituan&#8221; Tapi Nggak Jadi</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2008/02/11/mereka-yang-menghargai-karyaku/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Mereka yang Menghargai Karyaku" >Mereka yang Menghargai Karyaku</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/17/blogging-for-branding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Building a Blog for Business</title>
		<link>http://dzofar.com/2010/08/17/building-a-blog-for-business/</link>
		<comments>http://dzofar.com/2010/08/17/building-a-blog-for-business/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 08:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndöp™</dc:creator>
				<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[a blog]]></category>
		<category><![CDATA[how]]></category>
		<category><![CDATA[to start]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dzofar.com/?p=1466</guid>
		<description><![CDATA[In this modern era, when we have an alternative world called virtual world, we have bigger opportunity to gain money because there are numerous chances to grab dollars from virtual business. However, the first thing we have to do if we want to create a business in the online world is building a website or [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In this modern era, when we have an alternative world called virtual world, we have bigger opportunity to gain money because there are numerous chances to grab dollars from virtual business. However, the first thing we have to do if we want to create a business in the online world is building a website or blog. For the easiest method, we can choose blog because there are some reputable blog platforms that we can use for free.</p>
<p>Making a blog is so easy because we will get step by step tutorial on it. Before we create our blog, the first thing we have to do is choosing the right blog platform for our need. Each blog platform serve similar feature, but we can find some special features as well. Make sure to learn about each blog platform feature, so we can make the perfect decision. The next thing is choosing a niche if we want to create a specific category for our blog.</p>
<p>If we have chosen a platform, then we can start to make a registration by following <a href="http://www.thoughts.com/how-to-start-a-blog">how to start a blog</a> tutorial. After we have been registered on the blog platform, we can start to use the blog for our specific purpose and make sure to fill the blog with interesting and original content because content is the value of a blog. </p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2010/08/17/blogging-for-branding/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Blogging for Branding" >Blogging for Branding</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">For those who are still living in the land based world only, then there are so many things that they...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/05/19/trusted-webhosting-review/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Trusted Webhosting Review" >Trusted Webhosting Review</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">In order to make our blog or website is running 24/7, we must have a trusted web hosting. A lot of w...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/03/20/free-blog-hosting/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Free Blog Hosting" >Free Blog Hosting</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Are you bored? confuse to do something? why you don't build a blog? Nowdays, many people have a blog...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/04/03/cheap-web-host/" rel="bookmark" title="Permanent Link: cheap web host" >cheap web host</a></span></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dzofar.com/2009/05/14/the-best-webhosting-reviews/" rel="bookmark" title="Permanent Link: The Best Webhosting Reviews" >The Best Webhosting Reviews</a></span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dzofar.com/2010/08/17/building-a-blog-for-business/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
