Review Film: 7 Kesempurnaan Film Zootopia

Mungkin gak fair kali ya, kalau aku menganggap film Zootopia itu sempurna? Tapi gimana lagi, emang dia film yang sempurna banget! Langsung saja aku sebutin aja ya, kesempurnaan-kesempurnaan film ini.

بسم الله الر حمن الر حيم

Yaelah, sejak kapan kamu jadi relijius begitu, ndop? Pakai basmalah segala! Hahaha

poster Zootopia

Baiklah..

  1. Grafis animasi film ini tuh levelnya SEMPURNA dan menggunakan teknologi paling canggih di bidang animasi. Kalau kalian pemerhati details, kalian akan tercengang melihat detail setiap helai bulu-bulu halus di badan singa, kelinci, dan hewan berbulu lainnya.
  2. Keindahan pemandangan di film ini juga MENAKJUBKAN! Bener-bener fantasi yang indah. Memang sih ini cerita fiksi, tapi imajinasinya bener-bener GODDESS! Sempurna! Bener-bener digarap sama seniman handal!
  3. Ini satu-satunya film animasi binatang yang paling MASUK AKAL. Pertama dari ukuran binatangnya. Kalau kelinci besarnya segini, gajah besarnya segini, jerapah tingginya tinggi banget, tikus ya harus kecil, dan lain lain digarap dengan ukuran sesuai aslinya.

    Kedua, karakter binatangnya juga MASUK AKAL. Kalau kelinci karakternya cekatan, cerdas. Banteng karakternya keras kepala, bandel, ignorant. Singa yang bijaksana, kungkang (Sloth) yang lambat gerakannya. Semua karakter tergarap dengan sempurna!

    Ketiga, bangunan tempat tinggal binatangnya juga masuk akal ukuran dan bentuknya. Semua digambar dengan sempurna. Jadi rumah tikus juga akan kecil. Rumah singa juga akan besar!

    Keempat, kendaraannya juga masuk akal. Di situ mobil tikus juga akan kecil banget. Lucu pokoknya. Keretanya juga all in one. Ada pintu-pintu kecil buat penumpang tikus. Lalu ada bangku gedhe buat penumpang kudanil, dll. Lengkap. Detail!

    Hal-hal di atas itu jenius! Kalau film binatang lainnya khan ukuran binatang, rumah, karakter, dll disamaratakan. Kalau ada perbedaan paling ya gak masuk akal. Gak beda-beda banget. Jadi kayak pembohongan publik gitu. Haha.

  4. Ini film untuk semua umur. Untuk adik balita pun ayuk. Gak ada adegan porno sama sekali. Ciuman bibir pun nggak ada. Grafis yang sempurna dengan keindahan memanjakan mata bikin adik-adik melongo seneng.

    Gak cuma untuk adik-adik ya, aku aja melongo banget! Jadi di film ada adegan kelinci dari desa yang naik kereta api ke kota bernama Zootopia. Jadi Zootopia itu nama kota. Nah, sebelum sampe ke Zootopia, kereta itu melewati berbagai macam habitat hewan. Dari hutan rimba, gurun pasir, sampai lautan yang sangat indah! Hahaha. Pokoknya baguuus banget!

    Untuk yang sudah tua dewasa, jangan malu nonton film ini. Ini bukan film anak-anak banget kok. Saya jelaskan kenapa ini film juga bisa banget ditonton untuk orang dewasa. Simak poin berikutnya di bawah ini..

  5. Jalan cerita film ini SANGAT JENIUS dan tertata rapi. Aku aja salah terus nebak adegan-adegannya dan jalan ceritanya. Sebagai penyuka detail, adegan dan jalan cerita di film ini juga SEMPURNA. Aku gak ada tuh protes-protes kenapa begini ya? Semua aku terima dengan WOW. GILA, CERITANYA GAK KETEBAK!

    Sebagai film yang orang menganggap ini film anak-anak, cerita tentang polisi kelinci ini sungguh gak semudah dicerna film anak-anak. Hebatnya film ini adalah, kalaupun ada adik-adik gak paham ceritanya, tapi setidaknya dia menikmati kelucuan adegan dan keindahan gambar di film ini. Hal itu sudah bisa menghibur mereka semua.

    Buat orang dewasa, kalian akan terbuai dengan gambar dan jalan ceritanya yg gak ketebak ituh. Ceritanya berbau detektif yg agak-agak mikir gitu. Sempurna banget!

  6. Kemarin habis nonton Zootopia, aku ditanya temenku SMA, temen seumuran, dia tanya apakah film ini ada pesan moralnya?

    Oh, sangat banyak. Ada pesan moral di film ini yg bisa jadi pegangan hidup. Misalnya kita harus yakin sama passion kita. Fokus mewujudkannya. Jangan hiraukan orang-orang yg memandang rendah kemampuan kita. Seperti yg sudah aku katakan tadi, masuk akal gak seekor kelinci menjadi POLISI?

    Nah, perjuangan si kelinci menjadi polisi itu patut kita jadikan contoh bahwa hidup itu penuh perjuangan fisik dan mental untuk mencapai tujuan yg kita inginkan.

    Pesan moral lainnya, gak ada yang gak mungkin untuk diwujudkan. Bayangkan, seekor kelinci menjadi polisi diantara gajah, badak, banteng, singa, macan? Di film itu, kelinci itu kena stereotype hewan pedesaan yang pekerjaanya bercocok tanam wortel. Nah, si kelinci yang ternyata CEWEK itu ternyata bisa jadi polisi! Caranya? Tonton aja filmnya. Seru banget!

  7. Permainan emosi di film ini juga sempurna banget. Kalau kalian benar-benar menghayati cerita di film ini, gak sibuk mainan hape, gak sibuk ngemil chitato rasa indomi, gak sibuk ngelamunin mantan, maka kalian akan merasakan semua emosi. Ada seneng, takjub, melongo, bengong, ketawa, sedih, nangis (kalau di aku cuma berkaca-kaca sih), menahan nafas, tegaaaang, takut, seru, komplit pokoknya! Hahaha.

    Dan yang bikin aku terkagum-kagum, film ini memainkan emosi kita secara tepat dan gak berlebihan. So, kalian mungkin akan ketawa, tapi ketawanya gak sampe terpingkal-pingkal sampai lupa istighfar diri, ketawa wajar, tapi ketawanya tahan lama, ketawa berkualitas, kalau aku mengingat adegan si Kungkang yang jadi petugas plat nomor itu, aku masih bisa ketawa lagi. Hahaha.

    Sedihnya juga gitu. Sedih berkualitas. Memorable. Oh iya bener, semua karakter di film Zootopia ini memorable banget! Karakter setiap binatangnya kiat banget. Aku baru sadar kalau tikus clurut itu bossy karakternya. Dan beruang ternyata penurut.

Kayaknya sudah cukup dijelaskan ya, kenapa kalian harus nonton Zootopia tanpa malu-malu kalau itu film anak-anak. No way! Itu film untuk semua umur kok.

Buat ibu bapak yg punya anak balita, ini saatnya kalian pergi nonton ke bioskop bareng keluarga. Tanpa was-was menutupi mata anakmu dari adegan ciuman atau adegan porno lainnya. Anakmu juga gak akan terganggu dengan larangan-larangan kalian seperti “Jangan melakukan itu ya nak, gak baik”. Biarkan anakmu dan kalian menonton sebebas-bebasnya.

Aku yakin akan ada Zootopia 2 nantinya. Soalnya gak semua hewan di bahas di film ini. Belum ada burung dan ikan. Belum ada juga binatang laut. Mungkin seru kali ya kalau di laut ada kotanya. Mirip sponsbob mungkin. Haha. Kita tunggu aja ide jenius para pembuat film ini di Zootopia 2 nantinya.

Setelah film selesai, aku nungguin sampai tulisan di layar habis, sampai tirai tertutup. Aku mau ngapain? Aku mau membaca creditsnya, siapa tahu ada nama Indonesia nyempil di sana. Hahaha. Ternyata gak nemu. Waaaaah.. Gak papa wis. Yang penting puas nonton film ini. Haha.

Btw, tahu nggak kalau aku nonton film ini cuma bersepuluh doang? Iya! Sepiiii banget!!! Padahal pas antri beli tiket itu ada 500 orang lebih bejubel di studio. Cuman ya itu, mereka pada mau lihat Comic 8, Kungfu Panda 3, dll. Gak ada yg tau kalau Zootopia itu film bagus. Haha. Makanya aku gatel banget mau ngereview di sini! Nah, sekarang kalian sudah tahu khan? Sana nonton sana! Haha.

Sepi Goldennya

Sepi pol ya, ini di Golden Kediri.
Pas gerhana matahari, 9 Maret 2016

Okay, bye!

58 Comments

Komen dong!