Wisata Nganjuk: Embung Estumulyo

Embung Estumulyo Sawahan Nganjuk

Embung Estumulyo Sawahan Nganjuk

Acara instameet Nganjuk selanjutnya adalah ke Embung Estumulyo. Udah tau instameet khan? Itu loh, acara kopdar sekaligus piknik di tempat wisata yang pesertanya pengguna instagram gitu. Nah di Nganjuk sudah 4 kali mengadakan acara instameet begini. Pikniknya tentu saja di daerah Nganjuk, karena namanya instameet Nganjuk.

Kumpul di alun-alun Nganjuk jam 8 pagi. Aku masih ngantuk banget. Soalnya malamnya begadang di kamar sama Yoli dan Abi, teman ketemu di instagram yang sudah kayak kakak adik. Siapa yg jadi kakak? Tentu saja bukan aku, aku khan masih 15 tahun. *gak boleh protes*

Seperti biasa, jam karet, piknik baru berangkat jam 9 pagi. Sebelumnya foto-foto dulu di alun-alun. Pakai kameraku nda! Hahah. Mumpung aku hari itu niat banget bawa kamera Nikon D3200 ku sama tripod. Demi eksis to nda. Kalau gak ada yg bisa fotoin, bisa selftimer pakai tripod. Bhahahah..

Foto bareng di alun-alun

Buat yang nyariin aku, aku sebelah kanan sendiri ya.
#gakpenting

Kira-kira ada 40 an orang ikut di acara ini. Banyak banget. Duh acara piknik memang banyak disukai orang! Hahahah. Coba deh kalau kamu bikin acara reuni, acaranya dikonsep piknik aja, pasti banyak yang ikutan!

Embung Estumulyo terletak di Desa Bulurejo, kecamatan Sawahan, kira-kira 25 kilometer dari tengah kota. Dan Sawahan itu daerah pegunungan. Jadi hawanya sejuk kakak.

Jalan menuju ke sana juga sudah mudah. Permukaan jalannya pavingan.

Cara Menuju Embung Estumulyo

Dari alun-alun Nganjuk, lurus aja melewati jalan A Yani, sampe notok menemui Adipura Loceret, lalu belok kanan. Sampai ke kecamatan Berbek. Lalu belok kiri lurus aja naik gunung.

Sampe Pasar Sawahan lurus terus. Beloklah ke kanan kalau sudah melewati pertigaan Hotel Sanggrahan. Lurus saja sampe menemui pertigaan. Belok kiri. Lurus sampe pertigaan lagi, belok kanan. Ikuti jalan sampai ke lokasi. Santai bero, sis, jalannya aman sentausa. Setelah aspal, jalanan sudah paving, jadi nggak gronjal-gronjal.

Pertigaan

Kamu harus menemui tulisan ini.

Pertigaan 2

Lalu pertigaan ini juga.

Jalan menuju Embung Estumulyo

Jalan menuju Embung Estumulyo

Kalau mbulet, seperti biasa, tanya saja penduduk sekitar. Penduduk sekitar tahunya “bendungan”. Heheheheh.

Parkiran lumayan luas

Parkiran luas kok!

Karena ini sebenarnya bukan tempat wisata andalan, dan masih banyak yang belum tahu (bahkan warga Nganjuk sekalipun jarang yang tau), maka belum ada tiket retribusi masuknya. Alias gratisan! Biaya parkir juga gratis.

Oh iya, embung Estumulyo ini selain untuk menampung air supaya nggak banjir, sama penduduk sekitar dibuat mancing. Sama kayak bendungan lainnya, biasanya khan banyak iklannya tuh.

Dan pas kami ke sana rame-rame itu, ada beberapa orang mancing.

Tangga Estumulyo

Naik tangga dulu ya. Maklum ini bendungan.
Jadi airnya ada di atas sana.
Btw, tangganya tinggi banget. So, embungnya sedalam itu.

Tangga menuju bendungan

View tangga dari samping

Menaiki tangga yang lumayan tinggi, lumayan bikin ngos-ngosan. Kami sudah cepak-cepak air minum dan cemilan beli di Indomaret pinggir jalan sih. Padahal di sini ternyata ada yg jualan minuman dan cemilan.

Warung Estumulyo

Gak khawatir kelaparan dan kehausan nih..

Setelah melewati tangga, kalian akan menemui “Catwalk” buat foto-foto. Karena di belakang sana ada pemandangan yang super byuuutefeul buat foto kamu!

catwalk

Ketwok!

Yang menjadi andalan Embung Estumulyo adalah view bukitnya yang terbelah pas tengah-tengah. Lalu bayangannya terpantul tipis-tipis di air bendungannya yang sangat tenang.

Embung Estumulyo

View embung Estumulyo dari samping kiri

Embung Estumulyo

View dari tengah-tengah.
Eh, subhaanalloooh ini tuh kayak di Eropa manaaa gitu!
Indaaah banget!
:sip:

Sayangnya blogku ini gak lebar-lebar amat, jadi view melebarnya kurang haha.

Trus karena di samping catwalk sebelah kanan itu jalannya turun lumayan curam. Jadi untuk mendapatkan view yang lebar itu susah. Harus pakai lensa wide. :cry:

Foto bareng Embung Estumulyo

Lensa kitku cuma bisa menangkap selebar ini
Hiks…

Kalau mau view pemandangan yang lebih lebar lagi, aku harus ke belakang banget. Otomatis aku akan terjungkal ngglundung karena permukaannya curam banget. Duh pokoknya enggak boleh senekat itu!

Untung ada malaikat penolong bernama Ihsan yang bawa kamera berlensa wide yang mahal. Sehingga bisa motoin sebanyak ini…

Foto bareng di estumulyo

YES! Akhirnya bisa foto selebar ini sehingga satu frame bisa menampung orang sebanyak ini! Hahaha

Sayangnya itu ada pembatas biru putih yang mengganggu pemandangan. Mau diedit (diilangin) pun susah karena terlalu besar gangguannya.

Hmm. Memang ini bukan tempat foto-foto sih, jadi gak bisa nyalahin yang bikin pembatas di situ. Hahaha.

Tapi jangan khawatir, aku tetep gak kehilangan akal. Aku ambil tripodku, aku lompati “catwalk” dan menuruni bebatuan. Aku pasang tripod dengan hati-hati di atas bebatuan yang gak rata. Dengan mengucapkan doa supaya gak terjadi apa-apa, gak ada angin yang meniup kameraku, dan memastikan tripodku sudah berdiri kokoh, aku suruh bantuin temen mencet shutter kameranya, dan..

Estumulyo dan model

Wow keren!
Tapi mukaku gak kelihatan! Kecil banget! Hahah
#penting

Bagaimana kalau tripodnya di taruh bawah saja?

Okay, kayaknya itu ide yang bagus!

Kugotong tripodku ke bawah. Aku paskan di tengah-tengah, karena view yang bagus itu pas tengah-tengah, lalu aku nemu properti berupa ranting pohon yang fotojenik buat difoto. Set selftimer, dan…

Estumulyo Dan model

Keren juga sih! Tapi kurang niat dikit.
Hahaha

Abi datang membantu menjepretkan. Aku bisa fokus ke pose apa yang harus aku keluarkan. Hahahhaa.. Dan akhirnya aku pilih pose datar seperti di bawah ini..

Embung Estumulyo bersama seorang model

Embung Estumulyo bersama ambasadornya.
Uhuk!

NAH KHAN KEREN BANGET KHAAAN!!! HAHAHAHAHHA..

Dan foto di atas sudah aku cetak di studio foto dan sudah aku pajang di kamar! Hahahaha.. Makasih Embung Estumulyo, pemandanganmu amazing! Kayak bukan di Indonesia! Padahal ini ada di Nganjuk!

Btw, di Embung ini, sebenarnya ada perahu getek yang bisa dinaikin. Tapi pagi itu perahunya ada di ujung sana jauh banget. Dan kayaknya sedang gak dioperasikan. Walhasil kami semua di sini asyik foto-foto doang. Sama ngobrol-ngobrol. Walaupun beberapa belum saling kenal, kami tetep berusaha ngeblend.

Caranya ngeblend gimana?

Cukup pakai senyum. Heheheh.

Eh, ayok foto-foto lagi! Banyak view bagus buat foto-foto!

Depan embung

Ini view di depan embung.
Ati-ati jatuh ngglungung ke belakang. Haha

Sudut estumulyo

Salah satu sudut di Embung Estumulyo

Another view

Eh nemu spot foto yg bagus juga..

Foto di atas ini aku ambil dengan cara berlari mengejar selftimer yang makin berkurang waktunya. Soalnya jaraknya jauuh. Hahaha. Kira-kira 10 meteran. Trus aku harus berlari di permukaan selebar 40 cm. Hahaha.

Kira-kira seperti ini behind the scene nya..

Behind the scene

Behind The Scene nya kayak gini.
Harus lari sejauh 10 meteran. Hahahah
Jadi model ternyata rekoso!
Maklum aku juga merangkap fotografernya.
Gak ada fotografer yg mau motret wajahku ini.
Duh kok jadi curhat. Bhahahahah

Setelah lelah bersolo karir sebagai model dan fotografer. Aku harus ngeblend sama teman-teman di sana. Sambil nggotong tripod, aku pun motret mereka dari kejauhan. Eh, ternyata ada yg nyaranin foto bareng saja. Okay siap!

Jadilah ini..

Foto bareng

teuteup ya, aku di depan sendiri biar kelihatan
HAHAHA

Trus lha kok ada yang show off tutorial hijab! HAHAHAHA..

tutorial hijab haha

Duh ini modelnya cantik banget ya kak
Bhahahahaha… Namanya ilham

Trus biar gak bosen, nih aku share foto-foto hasil jepretanku pakai kamera Ani Kondriatunku yang ternyata keren banget buat motret outdoor. Hahahha

Foto-foto

Baru tau ya? Kalau anak Nganjuk itu
ganteng-ganteng dan cantik-cantik?
Hahahahaha
in frame (silakan difollow instagram mereka):
@abyzabidin, @fityaefriani, @yoli.marlian, @dzofar, @mey4life, @elyseptian,
@imeldanovanita, @nunaqee

Mumpung ada yang bisa motret, aku pun minta difotoin levitasi sama Ihsan. Lalu aku gantian motret levitasi si Ihsan, lalu aku motoin Alfi.

Levitasi

Levitasi masih ngehits gak sih?
Mari dihitskan lagi! Hahahaha

Wisata di sini ini sebenarnya cuma gini-gini doang. Buat kalian yg gampang bosan, paling ke sini cuma betah 10 menit saja. Habis itu pulang. Hahaha.. Buat orang asyik kayak aku, apalagi sama buanyaaaak temen-temen instameet Nganjuk, berada di sini 2 jam pun gak kerasa. Maklum semua pada seneng foto-foto.

Akhir kata, gak perlu jauh-jauh wisata ke luar negeri untuk mendapatkan view yang luar biasa. Cukup di kota sendiri, Nganjuk, yang mungkin Nganjuk dekat dengan kotamu? Pokoknya Nganjuk masih ada di Indonesia lah yaaa… So, don’t waste you money lah. Habiskan Indonesia dulu, baru merambah luar negeri.

kalau aku sih Nganjuk dulu ya, masih banyak yg belum dijelajahi.

Next trip kemana Ndop?

Oh, masih Nganjuk kok, hmmm.. ke Bukit Cinta kayaknya seru!

Penasaran sama bukit cinta? Tunggu aja yaaaa…

92 Comments

Komen dong!