7 Dampak Merasa Tua

Banyak beredar meme-meme nostalgia yang kalau kita mengingatnya, otomatis kita dibilang tua. Dan setelah baca meme itu, aku nyesel banget. Karena aku jadi merasa tua. Terpengaruh sama “sihir” sialan itu. Padahal umurku khan baru 16 tahun lebih dikit. *Gak boleh protes, hukumnya haram*

Walaupun kadang ada meme yang gagal total sih. Contohnya, ada yg aplod gambar permen jahe dibungkus kertas yg sering dijual di bis. Trus dia kasih kepsyen, “Yang ingat sama permen ini, berati kamu sudah tua! Hahaha”. Lalu iseng aku tahya ke tetanggaku yg masih SD, eh, mereka tahu banget permen itu. Anak SD dibilang tua? Gagal total deh meme itu.

Sebenarnya berapa sih umur kita trus kita dibilang tua? 20 tahun? 30? 40? Atau lebih?

Menurut saya, umur seseorang itu apakah sudah tua apa belum, bisa ditentukan kalau dia sudah meninggal. Rata-rata orang yg kita anggap tua, meninggal di umur berapa? 50 ke atas mungkin ya. Walaupun banyak juga orang di umur 50 tahun masih kelihatan fresh. Giat bekerja gak malas-malasan. Masih kuat mencangkul di sawah. Masih kuat membawa kayu yg berat.

Nah, dengan seenak udelnya sendiri, meme itu bilang, umur 20 ke atas dibilang tua. Soalnya rata-rata gambar yg dishare itu foto tahun 90an khan? Entah 90 awal atau akhir.

Padahal menurut saya, tahun 90an itu belum lama-lama banget. Kalau aku dengerin lagu tahun 90an, masih berasa dengerin lagu kemarin. Musiknya masih belum out to date. Belum kadaluarsa. Justru malah lebih bagus melodinya, aransemennya, dibanding rata-rata lagu jaman sekarang yg banyak mengandalkan efek software, suara robot, musik dugem, membosankan dan murahan.

Teman SMAku, meninggal karena sesak nafas setelah melahirkan. Semua pada nggak menyangka secepat itu. Semuda itu. Dan nggak ada satu orang pun yang mengatakan dia meninggal di usia tua. Semua bilang pasti dia meninggal di usia muda. Padahal menurut meme-meme gagal itu, bukannya umur 30an itu sudah tua?

Nah, meme yg ngatain tua itu sedikit demi sedikit mempengaruhi orang yang membacanya, yang tersindir karena sudah tua. Membuatnya sadar kalau dia gak muda lagi, gak seenerjik dulu lagi, gak sepintar dulu lagi, gak sesehat dulu lagi.

Karena “Kamu adalah apa yang kamu fikirkan”, meme itu secara gak langsung membunuh semangat hidup banget.

Nih, saya bikinkan list aja deh. Ngikutin blogger-blogger kondang biar judulnya menggoda untuk dibaca. Hahaha.

7 DAMPAK MERASA TUA BAGI KEHIDUPAN

  1. Malas. Yes! Karena merasa tua, kita jadi males ngerjain apa-apa. Khan sudah tua? Mana kuat ngapa-ngapain? Males ah. Biar yg muda aja yg ngerjain!
  2. Sakit-sakitan. Yes! Karena merasa tua, kita jadi merasa gak kuat aja kalau mau olah raga. Padahal praktek aja belum. Contoh nyata ini, temen-temen sebayaku, kalau aku pamerin prestasi sepedahanku yg pernah mencapai 70 km, mereka sudah nyerah aja. Menganggap aku hebat.

    Padahal loh, kalau mereka mencoba sendiri, bisa bisa! Asal niat dan have fun with it! Karena jarang olah raga karena gak mau mencoba, akhirnya jadi langganan ke rumah sakit deh. Halah khan gratis, mumpung ada asuransi kesehatan. Rugi kalau gak dimanfaatkan. Gitu kali ya. Haha.

  3. Merasa paling benar sendiri. Ah ini parah. Karena merasa tua, otomatis merasa sudah lebih berpengalaman. Walhasil gak menghargai pendapat dari yang lebih muda. Walhasil lagi, gak membuka hati dan pikiran terhadap pengetahuan baru. Akibatnya makin bodoh. Ih, kebodohan itu menyeramkan!
  4. Suka nyuruh-nyuruh. Aku ini tukang suruh ponakan. Ambilin itu dong, matiin lampunya dong, sesimpel itu. Yang seharusnya aku pun bisa banget melakukan sendiri. Ketika nyuruh-nyuruh gitu, aku merasa tua banget dan lemah. Gak keren pokoknya!
  5. Merasa bodoh. Ini kebalikannya nomer 3 di atas. Buat yg merasa tua tapi minder, dia cenderung merasa bodoh. Bagus sih sebenarnya, kalau perasaan merasa bodoh itu dialokasikan dengan banyak baca, banyak belajar. Tapi kalau dialokasikan menyerah sebelum belajar karena yakin otaknya gak mampu menerima, nah itu yang menyeramkan. Kebodohan itu hal yang menyeramkan!

    Eh, kalau disimpulkan, merasa pinter sendiri dan merasa bodoh itu hasilnya sama ya, yaitu kebodohan!

  6. Gak berkarya. Biarkan yang muda saja yang berkarya. Yang tua mah, leyeh-leyeh aja pengangguran.
  7. Gak mengikuti zaman. Ini akibat merasa bodoh tadi. Jadi merasa gak sanggup mengikuti zaman yg serba canggih ini. Khan merasa bodoh.

Karena ini cuma “merasa tua”, bukan tua beneran (karena rata-rata masih umur 20-40an, dan umur segitu kalau sudah meninggal, masih tergolong muda), jadi 7 hal di atas seharusnya gak terjadi. Fisik kita sebenarnya masih kuat. Pikiran kita lah yang membuatnya lemah.

Apa nggak malu sama foto di bawah ini?

Tua masih kuat

Beuh, mbak cantik ini bikin kita iri yaaa…

Trus aku pernah tuh sok-sokan bikin quote:

Tua itu berkarya dan kreatif

Muda itu berkarya. Tua itu malas-malasan.

Eh, ada yang mau menambahkan dampak merasa tua bagi kehidupan? Kalau oke, aku taruh peij wan gan! Ane kasih bonus cendol (baca: beklink) deh!

53 Comments

Komen dong!