Kartu Pos Dari Austria Jerman

Siapa lagi kalau bukan dari Mbak Ely.

Jadi aku tuh kalau ikutan lomba blog, gampang menangnya. Maklum aku khan senior di dunia perbloggingan. Hahaha.. Makanya kalau ada lomba, yang hadiahnya aku pingin banget, ya kemungkinan besar akan menang.

Huahahaha..

Kalau hadiahnya gak menarik (misal hadiah hosting, domain, yang 100% gak ada gunanya buat aku), ya nggak bakalan aku ikuti. Paling ya cuma komen, “Semoga yg ikutan sedikit ya, biar jurinya gak susah memilih pemenangnya” #eh

Huahahaha..

Masih ingat dong, postinganku yang ini, akhirnya menang di lomba nulis blog berhadiah Kartu Pos di postingannya Mbak Ely yang ini. Pengumuman pemenangnya di sini.

Aku seneng banget pastinya. Karena hadiahnya berupa kenang-kenangan yang tentunya mahal nilainya.

Hadiahnya ini loh..

IMG_2131-0.JPG

Kartu Pos SALZBURG dari Duniaely.com

Dan dibalik kartu pos itu ada tulisan tangan Mbak Ely. Ini yang nilainya melebihi harga kartu posnya ya.

IMG_2132.JPG

Tulisan tangan Mbak Ely

Tulisan tangannya bagus. Karakter orangnya supel dan simpel. Jarak antar kata yang renggang itu menunjukkan kalau Mbak Ely suka bersosialisasi dengan alam sekitar. Tidak menarik diri gitu. Pikirannya terbuka lebar. Nggak sempit.

Ki Joko Ndop Bodo.

Trus aku juga suka sama bahasa jawanya. Haha. Gak afdhol kalau nggak aku jawab ya..

Hallo juga Mbak Ely, kabaripun kulo lagi sumringah niki. Kulo remen sanget nampi kartu pos sepesial saking Njerman. Mengke badhe kulo pigura. Kulo pasang teng kamar. Tak penthelengi gambare mbendino, mbok menawi wonten wekdal, rejeki lan kesempatan saget mumbul teng Njerman numpak kapal mabur. Matur nuwun ingkang kathah nggih, Mbak.

Oh iya mbak, kartuposnya lama nyampenya, soalnya nomer rumahnya salah. Harusnya enam belas. Bukan enam. Haha. Semoga aku yg salah nulis ya. Maklum kadang otakku memang agak slendro. Haha. Tapi untungnya sampe hari ini dalam keadaan utuh sentausa tanpa cacat.

Dan setelah hunting pigura, (sampe merasa iba sama toko Kurnia yang kayaknya hari ini nggak laku, soalnya pas aku beli, pelayan yg kerjanya duduk-duduk doang mati gaya itu, sumringah banget menyambutku. Walaupun akhirnya aku cuma beli pigura seharga 7 ribu rupiah saja), akhirnya kartu pos cantik dari Austria tepatnya di kota Salzburg, tempat lahirnya kakak Mozart composer musik klasik handal yang aku juga suka dengerin musiknya itu, terpajang sempurna di dinding kamar.

Taraaa…

Kartu Post Jerman

Sudah dipigora lo mbak.
Hore..

The end…

55 Comments

Komen dong!