Lukisan Crayon

Jadi saya dulu punya obsesi…

WOW, KAMU NGEFENS SAMA AKNES MONIKA YA NDOP?
Kamu pasti punya obsesi gogon interNEZyenel ya Ndop?
Ati-ati ya ndop. Punya obsesi jangan terlalu tinggi melebihi kemampuanmu ya. Ntar hasilnya nihil.
Cuma koar-koar doang di awal, tapi nyatanya gak ada bukti.
Lagu interNEZyenelnya nyungsep ke chart 300 ribu di aicuns, gak laku!
Lalu untuk mengembalikan modal, sampe mau nyanyi di acara kondangan pakek celana “BOYS” yang sudah dipakek puluhan kali. Ih ngeNEZ sekali yah.
#eh #kokjadinggosip #bukanGosipDing #tapiFakta

Tenang sodara-sodara, menurut postingan ini, obsesi saya itu nggak muluk-muluk, cuma pingin punya lukisan crayon!

Dan gara-gara mensyen-mensyenan sama mbak @IndahSitepu di twitter, akhirnya jadi keinget kalau lima tahun yang lalu (tahun 2008), aku dapat “award-awardan” untuk nulis 15 permohonan gitu. Cek link ini lagi deh. Hampir semua permohonan sudah tercapai. Kecuali ada satu dua yg menurut saya gak penting untuk diwujudkan sekarang, misalnya “Pingin jadi operator warnet”
*permohonan macam apa itu -___- *

Dan permohonan nomer 15 pun untuk punya lukisan gedhe pakek crayon sekarang sudah tercapai! YAY!

lukisan doodle crayon

YAY! Lukisan crayonnya sebesar akoh!

Aku ngegambarnya pakai crayon Titi 18 warna doang. Dulu (sekitar 2006 kalo gak salah. Hih, harusnya aku catat tanggal pembeliannya ya -_-) belinya di Toko Maria Nganjuk harganya 20 ribuan. Itu kertasnya kertas manila biasa. HAHAHA.

Walaupun biayanya murah, tapi bikinnya lama. Soalnya harus ngegambar apa lagi gitu saking gedhenya ruang gambar. Idenya harus melimpah ruah. Makanya ini saya cicil selama sebulan lebih. Dan selesai tanggal 25 September 2013.

Lalu setelah dipikir-pikir, percuma juga lukisan crayon yang sudah jadi itu bakalan ngangkrak tergulung lesu di pojokan kamar. Maka aku pun membingkainya! Walaupun biaya bingkainya mahal

Kukayuh sepedaku kira-kira 6 kilometer dari rumah menuju tukang pigora yang tempatnya tepat di sebelah salonnya temenku. Ternyata tukang pigoranya tutup. Lalu lukisanku aku titipin di salon temen.

Beberapa hari kemudian, ternyata sama temenku sudah dipigorakan sebelum aku komando. Diriku surprise banget. Soalnya harganya mahal hasilnya bagus!

Lukisan Crayon

Lukisan Crayon setelah dipigora (dibingkai)

Bukan pigora kayu loh. Tapi apa ya namanya. Pokoknya bahannya ringan. Trus kayak semacam besi gitu. I don’t know exactly. Kacanya pun dikasih bahan yg bagus. Kaca khusus lukisan itu loh. Yang ada texturenya kayak doff gitu. Jadi nggak mengilap kalau dilihat dari samping.

Pinten niki, Mas?“.

Saya menyerahkan tiga lembar limapuluh ribuan. Lalu dianter temenku naik motor buat nggotong lukisan itu ke rumah. Gak bisa bawa sendiri pakek sepeda ontel soalnya. Yamaaf, harus memanfaatkan minta bantuan temen. Terimakasih ya mas Bowo, sudah repot-repot nganterin.

Eh yuk kita lihat detailnya…

Details

Warna-warni ya!

Jadi itu lukisan semacam biografi gitu deh. Ada banyak simbol illuminati di sana yang hanya aku yg tahu artinya. Kalau ditanya itu maksudnya apa, ada sebagian yang aku hanya diam. Hehe. Namanya lukisan ya, kalau dibongkar semua ya gak seru. Biarlah menjadi misteri.. :malaikat:

Namanya aja jenis lukisan doodle. Jadi ada banyak fantasi di sana yang bahkan aku sendiri nggak ngerti maksudnya.. HAHAHAHA… *pelukis yg aneh*

Eh ini dia lukisan crayonku setelah saya pasang di tembok kamar:

Lukisan Crayon nemplok di dinding

Udah.

56 Comments

Komen dong!