Jadi Juri Lomba Gambar dan Mewarnai

Cover Postingan

Sabtu kemarin ini lo, aku diundang jadi juri lomba lukis/gambar dan mewarnai. Aku, iya, aku yg bernama Muhammad Ali Mudzofar atau yg sudah dikenal luas dengan sebutan ndop ituh..

Kok bisa jadi juri? Atas dasar apa?

Idih, nanya gitu pasti kamu fans baru ya? Ya tentunya atas dasar prestasi yg selama ini saya raih melalui dunia online dan berhasil memiliki klien dari luar negeri dong ya…

Nah itu dia, saya juga kurang tau. Saya ini menggambar saja nggak begitu godak. Apalagi jadi juri menggambar? Kalo juri lomba mewarnai mungkin boleh lah ya. Soalnya saya khan kalo menggambar vector, ada imajinasi dalam mewarnai setiap wajah yg saya gambar gitu.

Dan alasan kenapa saya menjadi juri menggambar itu masih belum saya temukan sampe sekarang. Biyarlah menjadi misteri dan keajaiban dunia berikutnya…

_____________________

Sabtu 15 Desember 2012, jam 3 pagi aku baru bisa tidur. Saya masih berfikir kenapa bisa jadi juri lomba gambar untuk TK se-Kecamatan Sawahan Nganjuk nanti.

Jam 12 mulai ritual tidurnya. Glebak-glebak ke kiri ke kanan. Meluk bantal di atas, di samping kiri, samping kanan. Lalu gantian bantal satunya. Entah sudah berapa puluh kali ciuman sudah saya kerahkan ke bantal untuk membuat saya tertidur lelap. Sampe satu setengah jam lamanya, tapi ternyata belum bisa tidur nyenyak.. :angop:

Saya pun mutung dengan kembali menyalakan komputer dan facebookan. Curhat di situ. Ada komentator yg menyemangati bahwa aku layak menjadi juri.. Hmm.. sahabat lama yg sekarang sudah tinggal di Nottingham UK buat belajar S3 yg bilang begitu ke saya. Baiklah..

Jam 3 baru matiin komputer karena mata sudah lelah tapi pikiran masih belum bisa tenang. Ndak tau kapan aku bisa terlelap, yg jelas jam lima lebih saya bangun subuhan lalu tidur lagi. Ngantuk banget! Jam 7 lebih ibukku menyuruh aku bangun, mandi dan sarapan. Ibuk inget kalo aku harus jadi juri pagi ini, jadi ibuk nggak mau dong anaknya ngecewain dan bikin stress panitia. Walhasil dengan tegas ibu bilang, “Tak dukung 100 persen!”

SEMANGAT NDOP!

Mendengar kalimat itu, aku langsung bergegas makan (nasi sama telur dadar) lalu mandi. Bergegas jalan kaki ke ujung gang dan naik bis ke terminal. Naik angkutan umum (kol) menuju Sawahan (bayar 10 ribu). Sawahan itu daerah pegunungan. Jadi jalannya naik turun.

Sampe Sawahan sudah ditampani sama tukang ojek. Ngojeklah saya ke Hotel Wisata Karya Sanggrahan Sawahan Nganjuk yg jalannya naik terus nggak ada turunnya itu. Eh kasihan mas ojeknya, kayaknya ngeden banget mengangkat tubuhku yg hampir 80 kilo ini. Haha.. Nggak papa mas ya, demi lima ribu rupiah. Makasih yaa…

Sampe lokasi ternyata sudah ruwame banget yg datang dan acaranya sudah mulai. Jelas lah, aku datang terlambat setengah jam. Eh, satu setengah jam ding! Soalnya peserta minta waktu dimulai lebih cepat. Jadwal lomba jam 9 pun harus dimajukan jam 8 soalnya peserta sudah pada datang dan minta segera dimulai. Selak panas katanya..

Lomba Gambar, Mewarnai dan Bersyair Nande

Tuh khan rame banget. Saya datangnya telat hampir sejam. Juri macam apa kok datang terlambat. Haha..

Oke sip. Saya langsung disuruh melihat-lihat proses lomba menggambar dan mewarnainya. Hmm.. Jadi juri harus sportif ya. Dan saya menemukan beberapa nomer peserta yang mewarnainya dibantu sama bu gurunya. Oke harus sportif ya, saya diskualifikasi secara diam-diam. Saya catat nomer peserta “curang” di bebe kurv jadul kesayangan..

Oh iya, acara ini bertajuk Lomba Gambar, Mewarnai dan Bersyair dengan tema “AKU CINTA IBU” dalam Rangka Hari Ibu. Acara dilaksanakan di Hotel Wisata Karya Sanggrahan Sawahan Nganjuk tanggal 15 Desember 2012. Ini acaranya Radio Nande, 91.9 FM Isi Hari Makin Berisi. Acara ini didukung oleh KSP Mitra Sejahtera, BRI Nganjuk, KBPR Artha Kencana, Hotel Wisata Karya, Griya Candi Kembar II, Sakura Digital Banner, KSU Artha Panggung Kencana, dan yg terakhir yg kalian pasti tunggu-tunggu, blognya orang Nganjuk yg sudah terkenal cetar membahana di seantero dunia… dzofar.com.

Lalu entah mengapa saya kebelet pup dengan begitu dahsyatnya. Saya lalu pup di toilet sampe selega-leganya. Aku nggak mau ada yg mengganjal di dalam raga saya kalo jadi juri begini. Maklum saya khan harus bijaksana. Mana bisa bijaksana kalo lagi nahan kebelet pup?

Saya dipanggil-panggil sama mas Wahyu Nurhadi. Langsung digiring ke Mushola Hotel. Ternyata lombanya kurang setengah jam lagi. Dan sebagian besar peserta sudah mengumpulkan karyanya. Oke mari kita pilih siapa pemenangnya sambil nunggu karya peserta yg belum selesai..

Ini lo pesertanya

Ini lo pesertanya, buanyak to.. Buanyak banget!

Huwaaa… banyak banget ini gambarnya. Sekitar 200 lebih pesertanya! Mas Wahyu menata semua lembar karya di lantai. Menjadikan lantai mushola berubah menjadi mozaik yg unik dengan karya anak-anak TK. Ternyata yg ikut lomba gambar cuma 30 an anak. Yang banyak itu lomba mewarnai. Oke mari kita pilih yg lomba gambar dulu deh..

Juara Lomba Gambar

Karya Pemenang Lomba Gambar tingkat TK (Taman Kanak-kanak) dengan tema Aku Cinta Ibu, se Kecamatan Sawahan Nganjuk

Sebagai juri, inilah alasan kenapa saya memilih keenam karya tersebut sebagai juara:

Jadi sebelum menjuri, saya belajar dulu bagemana menilai karya anak-anak seumuran TK. Tema lomba kali ini adalah Aku Cinta Ibu. Setelah gugling, ternyata ada tiga kriteria yg harus saya pahami dalam menilai. Yaitu:

  1. Keberanian Menggores
  2. Makna Cerita
  3. Ekspresi Karya

JUARA 1

Menggambar Juara 1

Mari kita preteli satu-satu..

Keberanian Menggores: Terlihat jelas kalo goresan si anak dalam gambar tersebut sangat percaya diri dan nggak ragu. Goresannya juga luwes dan terlihat rapi. Cara mewarnai juga sudah bagus. Tahu gradasi dan komposisi warna dan letak yg enak dipandang.

Saya kasih nilai: 90

Makna Cerita: Kalo kita lihat gambar wanita paling pojok kiri atas itu, si anak menceritakan kalo ibunya itu sosok wanita yg cantik, pinter bersolek, cerewet, kaya raya, dermawan, tahan banting dan percaya diri.

Saya kasih nilai: 75

Ekspresi Karya: Dari goresan cara mewarnainya. Saya menangkap si anak dalam keadaan seneng dan bersemangat dalam menggambar. Enjoy. Detail rambutnya pun terlihat rapi dan arahnya bener.

Saya kasih nilai: 90
_____________
Yes, Of course you deserve to be the first place! You’ve got totally: 255

JUARA 2

Juara 2 Menggambar

Keberanian Menggores: Karya ini juga bagus. Namun ada “kemalasan” dalam menggambar rambutnya. Terlihat dari si anak yg cuma menggambarkan rambutnya beberapa helai. Selain itu is perfect.

Saya kasih nilai: 80

Makna Cerita: Si anak seperti bercerita kalo ibunya adalah wanita yg kalem, sabar nggak suka marah-marah, bijaksana dan mandiri.

Saya kasih nilai: 80

Ekspresi Karya: Yup, terlihat ya kalo si anak ini kreatif. Dia menambah dekorasi di pinggir untuk mempercantik karya.

Saya kasih nilai: 90
_____________
Total nilai: 250

JUARA 3

Juara 3 Menggambar

Keberanian Menggores: Bagus namun ya sedikit kurang yakin atau ragu-ragu. Terlihat dari ketebalan garis tepinya.

Saya kasih nilai: 80

Makna Cerita: Mungkin si anak menceritakan ibunya itu wanita yg cantik, rapi, rambutnya pendek. Yah hampir sama kayak pemenang Juara 1 itu.

Saya kasih nilai: 75

Ekspresi Karya: Secara goresan, rapi ya. Namun komposisinya masih kurang karena gambar terlihat sedikit ke bawah. Banyak ruang kosong di atas yg harusnya bisa diisi ornamen hiasan. Gambar hati kecil-kecil misalnya.

Saya kasih nilai: 80
_____________
Total nilai: 235

JUARA 4 atau Harapan 1

Juara 4 menggambar

Keberanian Menggores: Sudah berani. Bahkan sampe menggambar detail bajunya. Keren!

Saya kasih nilai: 85

Makna Cerita: Si anak menceritakan ibunya wanita yg baik hati, sabar dan memakai baju tradisional jawa.

Saya kasih nilai: 75

Ekspresi Karya: Sebenarnya kalo karya ini diwarnai secara advance seperti karya juara 1. Saya akan memilih ini sebagai juara 1. Namun, di sini pewarnaannya masih ragu-ragu dan kurang berani. Kurang ekspresif. Background yg dibiarkan putih sebenarnya nggak papa, tapi untuk lomba, hal ini bisa berarti “kurang maksimal” dan kayak belum selesai. Hiks.

Saya kasih nilai: 70
_____________
Total nilai: 230

JUARA 5 atau Harapan 2

Juara 5 Menggambar

Keberanian Menggores: Berani banget nget! Bahkan dia menggambar outlinenya semua pakek krayon!

Saya kasih nilai: 90

Makna Cerita: Ini mungkin yg kurang banget. Terlalu simpel sehingga saya bingung menjelaskan makna ceritanya. Kita serahkan saja makna ceritanya kepada Alloh yg Maha Tahu. #okesip

Saya kasih nilai: 50

Ekspresi Karya: Sangat ekspresif ya. Saya suka banget karya anak TK yg “jujur” seperti ini. Saya rasa ini ibu/bapak gurunya membebaskan si anak berekspresi tanpa mendoktrin kalo menggambar ibu itu caranya WAJIB begini dan begitu. Atau mungkin bapak ibu gurunya cuek nggak mau tau?. Yang jelas ini karya yg “magical” dan ada banyak rahasia dibalik goresan dan warnanya. Saya suka!

Saya kasih nilai: 85
_____________
Total nilai: 225

JUARA 6 atau Harapan 3

Juara 6 Menggambar

Keberanian Menggores: Kurang berani. Masih ragu-ragu. Tipis-tipis takut salah. :doh:

Saya kasih nilai: 60

Makna Cerita: Ini yg paling keren. Soalnya gambar ini bercerita kalo ibunya yg pakek konde itu sedang ngelirik orang di sebelahnya sambil mulutnya terbuka, sepertinya sedang nggosip sama tetangga sebelah. Bisa juga sedang menyanyi untuk suami dan anak di sampingnya dengan penuh penghayatan dan cinta. Terlihat dari backgroundnya yg ada gambar cinta-cintanya.

Saya kasih nilai: 90

Ekspresi Karya: Goresannya anak-anak banget. Saya juga suka. Cuman ya kurang rapi aja dan warnanya monoton.

Saya kasih nilai: 70
_____________
Total nilai: 220

================

Sekarang Lomba Mewarnai…

Pemenang Lomba Mewarnai TK se Kecamatan Sawahan

Karya Pemenang Lomba Mewarnai tingkat TK (Taman Kanak-kanak) dengan tema Aku Cinta Ibu, se Kecamatan Sawahan Nganjuk

Ini agak sulit. Karena banyak yg hampir sama. Saya dan mas Wahyu Nurhadi pun kebingungan memilih juaranya. Dari 200an karya harus diambil cuma 6 saja. Susah!

Walhasil kami pun menilainya dengan kriteria: Kreatif, Lengkap, Tepat.

Nah, ada karya yg bagus, tapi dibantu sama gurunya. Jadi terpaksa didiskualifikasi. Lalu ada yg bagus juga, namun batang pohonnya cuma terwarnai setengah! Ada yg mejanya gak terwarnai semua. Ada yg warnanya itu-itu saja. Monoton. Kurang ceria. Dan keenam karya di atas adalah the best dari 200 karya yg ada.

Juara satu, si anak kreatif. Imajinasinya meluap-luap. Sampe-sampe warna bunga matahari dia buat warna-warni. Mungkin dia nggak pernah lihat bunga matahari secara nyata. Emang di Nganjuk jarang ada bunga matahari. Jadi saya rasa ini anak mewarnai MURNI DARI DIRINYA sendiri tanpa arahan dari guru.

Juara dua dan seterusnya layak lah yah jadi pemenang. *saya males menjelaskan secara detail. Silakan pembaca menilai sendiri dan mengira-ngira kenapa kami memilih juara dua, tiga dan seterusnya. Hehe* :pukul:

===============

Ini dia photo-photo pemenangnya..

Pemenang Lomba Menggambar

Pemenang Lomba Menggambar tingkat TK (Taman Kanak-kanak) dengan tema Aku Cinta Ibu, se Kecamatan Sawahan Nganjuk. Anak-anaknya sebagian sudah pada pulang jadi diwakilkan sama gurunya

Pemenang Lomba Mewarnai

Pemenang Lomba Mewarnai tingkat TK (Taman Kanak-kanak) dengan tema Aku Cinta Ibu, se Kecamatan Sawahan Nganjuk. Anak-anaknya sebagian sudah pada pulang jadi diwakilkan sama gurunya

===============

Ini dia photo para Juri..

Photo para Juri lomba

Saya yg paling tinggi sendiri pakek kaos hitam. Sebelah kiri saya, tiga orang, adalah juri lomba Bersyair. Ada Bu Muharjito (Direktur Nande), Mbak Peny, dan dari umum.
Para juri mendapatkankan suvenir berupa payung ganteng cantik dari sponsor. Bapak di sebelah kanan saya itu juga dari Radio Nande. Mas-mas kurus itu dari sponsor.
Mbak mbak berkaca mata sebelahnya mas kurus itu saya nggak tahu kenapa dia ikutan foto bareng dan mendapatkan payung cantik yg seharusnya itu punyanya mas Wahyu. Haha..

Harusnya ada Mas Wahyu juga sebagai juri melukis dan mewarnai, tapi dia di sini sebagai photografer juga. Jadi gak bisa foto bareng. Haha. Kasihan banget..

Acara selesai sekitar jam setengah dua siang. Saatnya makan-makan..

Makan-makan, lapar

Makan siang nih. Saya yg sudah sarapan saja lapar, apalagi yg belum sarapan. Kayaknya panitia banyak yg belum sarapan. Makannya bersemangat banget. haha.

Ngemut driji

Kalo ada kesting nglomoti jemari begini, mungkin saya bisa jadi pemenangnya. Penghayatannya sampe merem melek begitu. Profesional banget! Haha..

Banner Depan Lomba

Iseng aja sih ngapload banner ini. Maklum sayalah yg mendesain banner di atas ini. Hahaha.. Bagus banget khan? Iya dong.. hahaha.. Biasa aja ndop!

Leyeh leyeh habis makan siang

Mbak Wahyu dan Mas Tia. Eh kebalik ding.
Mbak Tia itu marketingnya Nande tapi juga bisa ngemsi.

Mas Wahyu itu saya kenal lewat facebook. Nah khan, gara-gara facebook saya jadi kenal banyak orang. Ujung-ujungnya malah jadi juri lomba segala ih. Ajaib yah.

*langsung add as friends semua kru nande, siapa tahu suatu saat nanti jadi Juri lomba nyanyi. Maklum aku juga pinter nyanyi lo. Suaraku bagus lo. Betul khan ndofans? NGGAAAAAK!!!!*

Lalu saya diajak sama mbak Tia naik ke atas. Masih di dalam lokasi Hotel Wisata. Hotelnya bukan hotel model bertingkat kayak di kota-kota besar gitu. Kuno itu. Hotel di sini viewnya gunung asli! Ademnya asli, bukan ase. Trus harganya terjangkau. Ada yg di bawah 200 ribu semalam. Kamarnya luas, ada dua kasur besar yg bisa dibuat tidur 4 orang.

Hotel Wisata Karya Sanggrahan Sawahan Nganjuk

Saya dan mas Wahyu duduk duduk di teras salah satu kamar di Hotel Wisata Karya Sanggrahan Sawahan Nganjuk

Yuk kita lihat view di depan hotel..

View di depan kamar hotel Karya Wisata Sanggrahan Sawahan

View di depan kamar hotel Karya Wisata Sanggrahan Sawahan. Langsung menghadap gunung bro. Keren banget! Kalo galau, nginep deh di sini. Dijamin plong semua beban jiwa!

View pegunungan di Hotel Wisata Karya Sanggrahan Sawahan Nganjuk

Tuh khan saya ganteng banget. Semua karena udara pegunungan yg sangat sejuk dan dingin. Membuat kulit muka menjadi segar dan terjaga kelembaban alaminya <-- oke ini mulai lebae

Saya tidur sebentar di hotel. Lalu setelah sholat Ashar aku diajak mas Wahyu ke radio Nande yg letaknya masih di atas sana. Seperti biasa. Motornya nggak kuat. Saya mengalah, turun dari motor dan jalan kaki sebentar.

Sebelum sampe ke studio Nande, kami melewati semacam kebun anggrek. Aku nggak sempet lihat soalnya sudah sore dan hujan. Ke studio Nande aku ngopi file foto-foto dari kameranya mas Wahyu ke flashdisk.

Studio Radio Nande

Studio Nande, 91,9 FM. Isi hari makin berisi. Keren yah slogannya.

Setelah ngopi file saya dianter pulang sampe Loceret Nganjuk. Lalu saya naik bis menuju rumah. Sampe rumah badan remek semua. Langsung mandi pakek aer anget. Lalu makan gulai sate. Facebookan sebentar. Jam 10 malam sudah tidur.. tidur 3 jam lebih awal dari hari-hari biasanya. Melelahkan sekali..

Besoknya saya… heeeeh SETOOOP!!! Ceritanya sudah selesai..

Eh, Saya mau ngasih saran nih. Untuk perlombaan menggambar dan mewarnai seperti ini harusnya peserta dan guru dipisahkan. Jadi pesertanya disuruh masuk ruangan untuk menggambar bareng dengan peserta lainnya. Bu guru atau orang tuanya menunggu di luar ruangan. Dengan begini, si anak akan bebas dari kontaminasi orang lain. Dia akan murni berkarya tanpa ada bantuan dari orang lain.

Karena saya datang terlambat, jadi gak sempet memeriksa satu persatu pesertanya. Walopun terlambat, saya tetep sportif dengan mencatat siapa yg curang hehe. Kenapa sih saya terlambat? Karena sebenarnya jurinya ada tiga. Juri yg satu gabisa datang soalnya repot mendadak. Padahal saya rencana berangkat bareng bersama juri yg nggak datang itu. Walhasil saya berangkat sendiri naik angkutan umum. Baru pertama kali! Dugaan saya, sejam nyampai lokasi, ternyata sejam setengah. Jadi mohon dimaklumi. Lain kali tidak saya ulangi… :ampun:

Sudah ah…

63 Comments

Komen dong!