Donor Darah Yuk!

Jadi gara-gara ikutan Blogger Nusantara beberapa bulan yang lalu itu, khan di sana banyak sekali seminar yang harus diikuti. Salah satunya tentang donor darah. Nah, aku yang dulunya KURUS BANGET itu, walhasil ga pernah kepikiran untuk donor darah, saat mendengarkan seminar tersebut (yang hampir meneteskan air mata, tapi gak jadi soalnya waktu itu aku haus banget jadi air matanya aku sedot kembali daripada mubadzir), aku pun tergerak untuk ikutan donor darah juga. Secara aku sekarang sudah GAK KURUS LAGI!!! Walhasil donor darah aku masukkan ke my waiting to do list.

Habis liburan ke Madura kemarin. Hari Rabo 25 januari 2012 kemarin aku pun SANGAT ISENG ke PMI buat donor darah. Jarak rumah dengan PMI cuma beberapa ratus meter. Dekat sekali. Maka setelah sarapan dan mandi pun aku menuju ke PMI naik NDUK MINAH.

Sampailah ke PMI dalam keadaan a lil’ bit grogi..

Setelah memastikan kalau lengan kananku tidak mbesisik (boloten), akupun merelakan lengan kananku untuk dioles alkohol sama ibuk-ibuk PMI. Sebelum itu lengan kananku diukur tekanan darahnya. Kalo ga salah tekanan darahku 120. Sambil lengan kanan digencet-gencet dengan alat pengukur tekanan darah tersebut, aku disuruh menggenggam lalu melepaskan dan ibuk PMI pun ngambil kantong plastik dan dengan santainya dia mencobloskan jarum suntik ke pangkal lengan bawah (baliknya siku tangan kanan).

Mas ndop donor darah

Darahku mengalir dengan santenya… Dan ternyata dugaanku slama ini salah besar! Darahku berwarna MERAH sodara-sodara! kirain darahku tuh berwarna BIRU gitu.. khan aku keturunan bangsawan.. #pret

Ketika darah diambil, lengan kanan anda akan terasa dingin kayak ada yang ngipasi. Kayaknya itu malaikat deh. Sumpah terasa dingin.

Kira-kira sepuluh menit ya? Lupa, pokoknya gak lama kok, kalau lama-lama aku mati dong! Darahku diambil sekantong plastik kecil. *Jangan bayangin sebesar kantong infus lo ya! Kira-kira separuhnya doang kok*.

Setelah selesai dan bekas suntikan diplester, aku pun dikasih bingkisan yang isinya telur asin, susu, indomie dua bungkus dan dikasih vitamin. Trus dikash kartu donor berwarna pink. Tiga bulan lagi, tepatnya 25 April 2012 aku diundang untuk donor lagi.. Semoga aku sehat pas hari itu.. aamin..

____________

Setelah donor…

  • Lengan kanan terasa ngilu selama 2-3 hari ke depan. Plester aku lepas dan ada bekas suntikan kecil. Kalau mandi, lengan kanan akan ada bekas hijau/biru dan akan hilang sendiri kira-kira seminggu kemudian.
  • Lapar. Nah, setelah diambil darahnya, perut akan terasa lapar melulu. Makanya banyak gosip beredar kalau donor darah itu bikin gemuk. Tapi kayaknya cuma gosip deh, namanya gemuk enggak itu tergantung gaya hidup.
  • Fresh. Nah, kata mbak @justsilly di twitternya, kalau kita melakukan sesuatu yang baik, maka akan merasakan sesuatu yang baik juga. Feeling good by doing good. Terasa banget lo, habis donor darah, tubuh kita semakin fresh. Lebih ceria dan semangat gitu deh.

    Wajar sih. khan darahnya habis diambil, walhasil tubuh memroduksi darah baru yang tentunya sel-selnya juga baru. Semangatnya pun ikutan baru..

Belum pernah donor darah? Cobain deh, GRATIS kok. Cukup datang doang ke PMI lalu bilang mau donor darah. Nanti disuruh isi formulir ini itu. Lalu disuntik dan sudah. Simple dan berpahala..

Sekian..

*Sumpah ya, ngetik pakek kibod baru ini jadi sering typo, jadi lapar dan pingin makan nih kibod!!!*

32 Comments

Komen dong!