22 Aug 2010

M. Quraish Shihab Menjawab tentang: Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur

Tanya:
Kita mengetahui bahwa menyegerakan berbuka puasa dan memperlambat sahur adalah anjuran agama. Pertanyaan saya adalah: Apakah kita harus menunggu selesainya adzan Maghrib baru kemudian berbuka puasa, ataukah kesegeraan itu mengundang kita untuk berbuka, walau adzan yang dikumandangkan belum selesai? Selain itu, apakah begitu datang waktu imsak kita harus segera berhenti makan, atau masih bolehkah kita makan sampai beberapa detik sebelum masuk waktu Subuh?

Quraish Shihab Jawab:

Memang benar, Rasululloh saw. bersabda, “Alloh berfirman, “Yang paling Kucintai dari hamba-hamba-Ku (yang berpuasa) adalah yang paling cepat berbuka puasa'” (HR. at-Tirmidzi)

Begitu matahari terbenam, seseorang yang berpuasa dianjurkan untuk berbuka puasa dengan memakan beberapa biji kurma atau meneguk air tanpa harus menunggu selesainya adzan. Sebab, waktu berpuasa adalah terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari dan bukan selesainya adzan. Dengan demikian, jika sesorang merasa yakin bahwa matahari telah terbenam, maka dia hendaknya segera berbuka puasa. Bahkan sang muazin pun sebaiknya meneguk air sebelum mengumandangkan adzannya.

Memang, boleh jadi, ada sebagian orang yang menduga bahwa berbuka puasa hendaknya dilakukan setelah adzan selesai dengan alasan bahwa disunahkan bagi orang yang mendengar adzan untuk mengulangi kalimat-kalimat yang dikumandangkan oleh muadzin. Jika seorang muadzin mengucapkan kalimat “Alloohu Akbar, Alloohu Akbar,” Maka orang yang mendengarnya pun mengucapkan kalimat yang sama. Demikian pula halnya dengan kalimat-kalimat adzan lainnya. Hanya saja, ketika muadzin mengucapkan kalimat “Hayya ‘ala ash-shalah” dan “Hayya ‘ala al-falah,” setiap orang yang mendengarnya mengucapkan kalimat “Laa Haula wa laa quwwata illaa billaah.” Sekali lagi, boleh jadi, ada yang menduga bahwa karena mengulangi dan menyambut kalimat-kalimat azan hukumnya sunnah, maka berbuka puasa hendaknya dilakukan setelah adzan selesai dikumandangkan. Tetapi, pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Apalagi, dalam madzab Hanbali, ditegaskan bahwa anjuran mengulangi dan menyambut kalimat-kalimat adzan hanyalah ditujukan kepada mereka yang diajak untuk menunaikan sholat, sementara mereka yang berpuasa diajak untuk berbuka puasa, dan bukan untuk mengerjakan sholat, dengan adzan itu. Bukti menunjukkan bahwa Rosululloh saw. berbuka puasa terlebih dahulu, baru kemudian mengerjakan sholat.

Amalan beliau itu adalah manifestasi dari menyegerakan berbuka puasa. Selain itu, dalam pandangan beberapa madzab, ditegaskan bahwa menyambut kalimat-kalimat adzan tidak dianjurkan bagi mereka yang sedang sibuk dengan persoalan-persoalan keagamaan dan bahkan tidak dianjurkan bagi mereka yang sedang makan. Karena itu, Anda tidak harus menunggu selesainya adzan, baru kemudian berbuka. Tetapi, berbukalah dengan beberapa biji kurma atau tegukan air, atau makanlah manisan, dan baru kemudian Anda mengerjakan sholat. Setelah selesai sholat, Anda dapat melanjutkan makan.

Imsak juga demikian. Kita dianjurkan untuk memperlambatnya. Hanya saja, karena kekhawatiran jangan sampai fajar telah menyingsing dan seseorang masih makan, maka imsak disyaratkan. Namun, bila Anda dapat yakin bahwa subuh belum tiba, Anda masih bisa makan, minum, atau merokok sampai beberapa detik sebelum datangnya subuh. Pada masa Rasululloh saw., Adzan dikumandangkan dua kali — Pertama oleh Bilal bin Rabah dan kedua oleh Ibnu Ummi Maktum. Rosul saw. bersabda, “Sesungguhnya bilal mengumandangkan adzan dan saat itu masih malam. Maka, makan dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan. Dia seorang buta dan baru mengumandangkan adzan bila diberitahukan kepadanya, ‘Sudah subuh, sudah subuh.’” Hadits ini diriwayatkan penyusun al-Kutub as-Sittah (Enam Kitab Hadits Sahih), kecuali Abu Dawud.

Sekali lagi Anda boleh makan setelah waktu imsak, selama belum masuk waktu subuh. Namun, berhati-hatilah dan jangan terlalu mengandalkan jam atau suara muadzin. Sebab, dikhawatirkan jam Anda atau muadzinnya terlambat. Walloohu a’lam.

Muhammad Ali Mudzofar a.k.a ndop. Punya motto hidup: Think less feel more. Lebih banyak merasa, lebih banyak manfaatnya. Lebih banyak mikir? Cepet tua loh! #eh



11 KOMENTAR KAMU KOMEN YUK ↓

Biar keluar avatarmu, daftar di gravatar.com yah ^_^

  1. achirnya………….. :pertamax: plus
    mr. gop punya postingan keren nih: Addons untuk FacebookSearch

  2. mr. gop #

    lha tak kiro nek wis imsak’i wis ra entok menguntalkan diri….. :rolleyes: oh..ya ya… suwun ya kakanda endop…mmuahh

  3. artikel yang sangat bermanfaat sekali kawan….
    saya suka rada bimbang ketika ngerokok pas mau jelang imsak..
    tapi setelah baca postingan ini, akhirnya tercerahkan….
    karzanik punya postingan keren nih: Benda Langit

  4. blogmu maleh sejuk ndop…… alhamdulillah
    Anang punya postingan keren nih: Mengampuni Koruptor

  5. cucok iki lek onok siraman rohanine dadi betah moco blog’e :D :ampun: :ampun:
    b43r punya postingan keren nih: Silaturahmi di bulan Ramadhan

  6. pas banget kalo di isi seperti ini di bulan ramadan, penyemangat. . .lanjudtkan mas.ndop. . . woookey.. :rock:

  7. begitu denger adzan langsung sikaaaat aja mas wkwkw
    kangmas ian punya postingan keren nih: Warteg Boys

  8. waah kalo saya mah begitu dengar adzan ya langsung berbuka dong

    lebih cepat lebih baik
    hehehe
    prof. helga punya postingan keren nih: Promosi Dikit

  9. Asik, ilmu buat saya… :sip:
    Asop punya postingan keren nih: Seikimatsu Occult Gakuin Lelaki Yang Turun Dari Langit

  10. Terima kasih atas sharingnya…

    Ijin copas, mas bro…
    kartunmania punya postingan keren nih: Debat, sebuah solusi pemecahan masalah

    • oke sip makasih telah berkunjung..



Komentar Kamu

Current ye@r *

Tampilkan Postingan Kerenmu
:wink: :twisted: :tidur: :tepuk: :takut: :taktahu: :ssst: :siul: :sip: :shock: :sad: :rolleyes: :rock: :pukul: :pertamax: :oops: :notme: :ngiler: :neutral: :muntah: :mrgreen: :mataduitan: :malaikat: :mad: :lol: :kiss: :kabur: :hug: :hipnotis: :hihi: :glundung: :fastreading: :evil: :eek: :doh: :doa: :dance: :cry: :cool: :ayoh: :angop: :ampun: :P :D :???: :-)