Sudah Nggak Cukup Lagi

Pinggangku yang dulu ramping dan berpack-pack ini (alias balung tok!) sempet bisa nangkring di semua celana yang ada di lemari. Malah yang lebih sering itu malah kegedean. Lha sekarang, entah bagaimana caranya kok setelah saya tinggal selama lima bulan, celana-celana saya itu mengecil pinggangnya!

Ajaib bukan? ada celana yang mengecil pinggangnya! :shock:

Kemis malem kemarin, pas mau ziaroh ke Maqom Mbak Kyai Kanjeng Jimat, diriku santai-santai saja nunggu temanku datang menjemput. Saya menunggu sambil ceting dan feisbukan. Ketika temanku datang, saya nobyak-nobyak milih-milih celana yang pas! Semua pada kekecilan pinggangnya. Aduuh, ini dicuci pakek sabun apa to, kok ukurannya mengecil begini?

Jadinya, pas saya pakek, perutku tuh mbededeng keluar. Sesek kalau dibuat menarik nafas. Kalau dibuat membuang nafas sih nggak papa. Tapi mosok saya harus membuang nafas terus? Ya nggak bisa ngapdeit blog lagi dong… :malaikat:

celanaku yang sudah pada mbededeng di perut

Celana-celanaku yang sudah pada mbededeng di perut.. sekarang mereka sedang mencari tuan rumah yang baru. Tolong doanya semoga mereka cepet dapat rumah baru ya… berdoa mulai…. selesai…

Malahan, celana jeansku, ada yang sampai sobek dengkulnya. Maklum sudah sesak bagian paha sampai dengkul. bagian betis masih masuk, soalnya modelnya komprang (melebar ke samping bawah). Jadi pas dipakai sholat, ketika dengkul ini menekuk ketika mau sujud, kreeeek. Beberapa kali sholat, sobek deh perlahan-lahan… Sehingga sekarang sudah membentuk sebuah pulau..

celana jeansku yang jebol

Celana jinsku (celana levis!) yang sudah membentuk pulau baru. Pulaunya saya jual, satu meter perseginya 100 ribu. Mau???

Sehingga di ajang sholat-sholat berikutnya, saya musti bawa sarung kalau sedang bepergian ala rocker pakek celana itu. Hohoho…

Celana pensilku, bagian betisnya sudah nggak bisa masuk lagi bos… Jadi kesimpulannya, saya musti belanja celana panjang nih… doooh… musti sabar ngumpulin duwit dan musti nahan nih perut sesak dulu untuk beberapa saat. Bisa sedikit diatasi sih, yaitu dengan TIDAK mencantolkan hak nya. Alias cuman resletingnya saja yang di atasin, ujungnya di biarkan terbuka.

:ssst: jangan bilang siapa-siapa lo… ini rahasia…

66 Comments

Komen dong!