Back To Nature

bak te neice.. begitulah anda membacanya.. eh, atau jangan-jangan anda membacanya begini: bek tu necer? Hahahaha.. ngaku aja deh… nggak papa kok salah dikit… saya maafkan.. halah mbuh wis..

Enaknya saya sekarang. Walaupun harus tetep bangun pagi karena ibuk pasti marah dan ngomel-ngomel kalau lihat anaknya bangun jam 6 pagi trus belum sholat subuh. “Ndooop, subuuuuh…. srengengene selak padang…!” Begitulah omel ibuk kalau sedang melihat anaknya yang paling bandel ini masih klesotan di atas kasur. Saya yang masih ngantuk karena malamnya begadang ini dengan malas bangun dan berangkat ke jeding untuk wudlu… *don’t try this at home* :pukul:

…tetapi saya tetap lebih nyaman di rumah seperti sekarang ini. Bebas berekspresi kapanpun aku mau. Apalagi kalau di depan saya sudah ada lepi baru bernama Muhammad Kompek Vectoriawan ini, wah wah, kreatifitasku yang sudah 5 bulan ini terbelenggu semakin mencuat-cuwit minta dikeluarin…

Tadi malam saja, saya sempat rekaman lagi dan menelorkan mp3 baru tapi belum saya apload, soalnya masih kasaran (walaupun menurutku pada bagian-bagian tertentu sudah uwapik pol!). Kapan-kapan rekaman lagi aaah. Menunggu rumah sepi suwung nggak ada orang selain makhluk aneh seperti saya. :twisted:

_____

Sejak saya kabur, saya merasa enteng tanpa beban. Beberapa hari kemarin, saya harus bangun pagi, mandi, berangkat bekerja lalu disuruh ini itu sampai sore. Kadang sampai malam. Walaupun masih sempet becanda sama teman bekerja, namun saya masih merasa nggak bebas. Nggak boleh makan seenaknya, nggak boleh bengok-bengok, nggak boleh ceting, nggak boleh ngeblog. Hohoho… Mana saya betah?

Ternyata saya betah begitu selama kurang lebih 5 bulan. Kerjaan benar-benar melelahkan. Senin sampai sabtu. Kadang Minggu juga masuk buat nglembur. Gaji habis buat makan doang sama kebutuhan lainnya. sampai-sampai Muhammad Kompek Vektoriawanku ini terlambat dua bulan lahir ke dunia.

“Sori ya Pek, bapakmu ini nggak bisa memercepat kehadiranmu. Bapak sudah kerja keras, Pek. Tapi memang kamu ditakdirkan lahir ke dunia pada tanggal 6 Pon Desember 2009 atau tanggal 19 Dzulhijah 1430 H. Tolong bapak ya, Pek. Semoga bapak cepet sukses dan tercapai cita-citanya bersama kamu.”

….si kompek tetep diam membisu…

bernarsis ria bersama Muhammad Kompek Vectoriawan

Sekarang saya masih berfikir pakek koneksi apa untuk ngenetku. Ini sekarang pinjam smartnya masku. Ini masih pakai gratisan ngenet yang selama tiga bulan itu. Lumayan cepet kok kalau dibuat YM an! *saya nggak mau bilang cepet apa nggak kalau dibuat browsing atau download atau yang lain, sampeyan-sampeyan semua pasti sudah pada cerdas untuk menebak kecepatannya* :hihi:

Ah, nggak papa deh. Mandak saya nggak hobby download bokep saja. Jadi nggak masalah lemot asal bisa ngeblog, browsing, chatting, facebookan, buka email <--ini mah semua kamu sebut ndop! _____ ini namanya Abdul Favorit KurniawanAduuuh, kaki ini sudah pegal kepingin dibuat ngontel sepeda. Kemarin aku sudah menambal bannya yang bocor. Jadi sekarang aku ke mana-mana nggak pinjem motor lagi seperti selama di pulau dewata beberapa hari kemarin. Kaki saya sekarang tidak boleh manja lagi. Insya Alloh saya akan lebih sehat dan nggak gampang stress kalau sering sepedahan.Yup, bersama Abdul Favorit Kurniawan, nama sepedaku, saya siap menaklukkan pegunungan Nganjuk!

Yaaah.. yang jelas saya sudah kembali ke alam dahuluku… yang kemarin-kemarin dijadikan pengalaman hidup ajah.. saatnya mencari pengalaman hidup yang lain… siapa tau lebih menarik…

Nawaitu urip tentrem ayem lillaahita’aala…

66 Comments

Komen dong!