Kenang-kenangan dari Malaysia

Ringtone monophonic dari hendfoun saya berbunyi, kuaktifkan hapeku, kupencet “read”. Sms dari teman sekampus dulu. *Sekarang bukan teman sekampus lagi, soalnya dia sudah lulus dua tahun yang lalu, wekeke..*. Saya terkejut senang membaca isi smsnya. Waaaa… ternyata titipan oleh-oleh dari Malaysia telah tiba di Surabaya.
:shock:

Ahmad Mukhlason, mahasiswa peraih beasiswa S2 di UTP (Universiti Teknologi Petronas) Malaysia memberi saya oleh-oleh berupa gantungan kunci khas Malaysia dan Singapura. Dia memberi saya tiga gantungan kunci. Satu gantungan kunci dari Singapura.

Gantungan kunci oleh-oleh dari mukhlason Malaysia

Wow, :shock: saya terbungah-bungah ketika memegang gantungan kunci di kos-kosan temen sekampusku dulu itu. Gantungan kuncinya berat. Terbuat dari logam. Bukan plastik. :sip: Kalau dilempar ke kepala sampeyan, saya jamin bisa mrempul seketika. Mau coba? silakan hubungi saya melalui nomer 0856 bla bla bla.. Wekekeke.. cukup-cukup becandanya, ndak lucu sama sekali ndop! :pukul:

Saya ucapkan berton-ton terimakasih kepada Mukhlason atas pemberian oleh-olehnya, atas memberikan waktu luangnya untuk chatting, membaca dan berkomentar di blogku, membaca novelku, menyemangati aku, sehingga aku bisa sebahagia sekarang ini. :hug: Oleh-oleh sak kreseknya tersebut akan saya simpan dengan sebaik-baiknya. Kalau perlu akan saya pigora.. hehehe…

Sekali lagi thankyu… :ampun:

60 Comments

Komen dong!