)Dan Band pembuka pun berlaga di atas panggung. Waah… kurang bagus menurutku. Masih belum punya karakter kuat. Aku pun hanya cuek-cuek aja. Nggak merinding sama sekali melihat penampilan band pembuka. Dan ketika Nidji datang, semua penonton yang mulanya duduk, langsung berdiri dengan semangat dan wajah sumringah. Dan saling dorong pun tak terelakkan. Lagu didendangkan (emangnya dangdut didendangkan??) dengan rancak dan up beat. Dan lonjak-lonjak pun tak juga dapat terelakkan. “Heaven is too far… away… ” semua meloncat-loncat mengikuti beat, tak terkecuali temenku yang pendiam sekalipun…
Lagu pertama usai, dan Giring pun menyapa penonton. Baru beberapa kata keluar dari mulut Giring, dan semua langsung heboh meneriakkan ‘hape-hape!!’ dan semua penonton pun juga ikut-ikutan heboh. Semuanya mengecek hape masing-masing. Tak terkecuali aku. Lalu aku pun terkejut. Dan inilah terkejut terdahsyat sepanjang hidupku!!!……..”HAPEKU ILANG!!!!”
Lansung deh, aku lemes…. Tubuhku gak bertenaga lagi. Meskipun di tengah konser berlangsung. Dan aku pun sempet bergabung dengan anak-anak yang juga kehilangan hape. Mereka pada marah dan bingung. Termasuk aku. Tapi mereka mencoba menyikapi dengan tenang. Termasuk aku. Dan mereka mencoba menikmati setiap lagu Nidji. Termasuk aku. Temanku nggak percaya kalau hapeku ilang. “Palingo ceblok, digoleki disik”, dan kami berdua pun duduk di antara orang-orang yang berdiri dan saling berdesakan. Aku tak menghiraukan kalau-kalau nanti aku terdesak dan terinjak-injak. Yang penting hapenya ketemu. Dan pencarianku pun tak membuahkan hasil. Ya…udah…. Yang berlalu biarlah berlalu………. Yang penting the show must go on…. Khan tinggal diganti… beres khan?!!
Tapi, rasa menyesal tetep ada. Kenapa aku tadi minjem hapenya mbakku?? Kenapa aku tadi pakek celana kombor?? Kenapa aku nggak hati-hati?? Dan kenapa-kenapa yang lain.. yang intinya menyesali keadaan. Tapi, setelah aku merenung, aku pun menjadikan itu sebagai pelajaran untuk ke depannya. Supaya aku lebih berhati-hati dan tetep waspada. WASPADALAH!!! WASPADALAH!!!
Konser selesai, aku dan temanku pun berniat untuk menelfon ke nomor hapeku. Soalnya dari tadi di sms, sms-nya masuk, tapi tidak dibalas. Makanya, kami mencoba menelfon. Kali aja yang nemuin hape adalah orang baik. Khan kasihan dia juga, kalau dia kebingungan nyari yang punya hape. Tapi… jaman sekarang gitu loh… mana ada orang ‘baik-baik’ seperti itu. Kalau kebetulan nemu, ya ambil aja. Salah sendiri, hape jatuh kok dibiarin. Tapi, nggak ada salahnya mencoba menelefon…
Dan ternyata sim cardnya memang belum dibuang, buktinya, masih nyambung, “Maaf, ini yang punya hape, masnya posisinya di mana ya??”. Temanku menelefon, soalnya aku lagi nggak enak moodnya.
“Oh, saya mau pulang”. Jawab si maling singkat.
‘tuuuuu…ttt…..’ suara hape dimatikan.
Kami telefon lagi, dan lagi, dan lagi, tetep nggak diangkat. Ya… udah…. Diikhlasin aja…. Yang jelas dia tetep bersalah mengambil barang milik orang. Dari pada aku ngedongkol terus tanpa hasil, mending diikhlasin. Maka setelah itu, setiap bulan aku menyisihkan gajiku 75-150 ribu buat mencicil hape.
Aku sempat menduga kalau orang berwajah ndeso, katrok, kulit mbulak, yang berada di belakangku ketika konser berlangsung tadi adalah pencurinya. Soalnya dia mukenye bersalah banget. Nggak tenang. Muke-muke jahat. Ketika kulihat celana jinsnya yang ngeplak seperti bentuk hape, aku langsung menduga kuat dialah pelakunya. Eee… tapi dugaanku meleset, ternyata setelah dikeluarin apa yang ada di saku celananya, isinya rokok. Waduh… sorri…maklum bawaannya parno.
Sebelum hapeku ilang, aku memang sempet melihat pemuda misterius yang pake jamper. Dia sengaja menutup kepalanya pake tudung jamper. Dan tangannya ke mana-mana. Dia tidak berdiri, tapi cenderung setinggi setengah badan. Di membungkuk. Dengan tangan diangkat ke depan, trus ke samping kiri trus kanan. Begitu seterusnya sampai lagu selesai. Aku memang sempet merasakan kepegang olehnya. Tapi nggak seperti dirogoh sakuku. Mungkin dia memang memanfaatkan momen saat semua pada meloncat-loncat tadi di awal lagu. Lalu ketika semua hape sudah jatuh ke tanah, dia menyapu tanah dengan tangannya yang kemana-mana itu. Soalnya khan gelap, jadi dia ngawur nyarinya. Dan mungkin kebetulan hapeku yang jatuh ke tanah setelah meloncat-loncat, nyantol ke tangannya. Lalu setel
ah semua hape jatuh sudah di tangannya, dia pun kabur jauh-jauh entah ke mana. Aku masih ingat dia pake jamper murahan warna abu-abu.
Dan mungkin saatnya mulai disimpulkan, soalnya otakku sudah lelah untuk menceritakan lagi… hehehe… bahwa Tips-tips menonton konser adalah…
Jangan memakai celana kombor yang memungkinkan benda-benda kesayangan anda mudah jatuh karena tergoncang
Kalau celanamu memang kombor semua atau celana ketatmu masih belum kering, maka selalu dicek setiap saat isi saku celana. Kalau perlu satu tangan masuk saku celana, tangan satunya dibuat njoget. Khan keren tuh, kayak ngerap.
Tips ketiga apa ya… bawa tas! kalao perlu gembok slerekannya. Kalau terlalu repot, tas taruh depan seperti megang drumband.
Nggak usah bawa apa-apa. Bawa tubuh sama pakean saja. Nonton jadi nggak ada beban, soalnya nggak ada yang dikhawatirkan.
Sholat dulu sebelum konser. Selalu berdoa sepanjang konser. Moco-moco opo kek, sholawat, Al-fatihah dll.
Nonton konser indoor saja. Lebih aman soalnya bisa duduk di kursi.
Yang terakhir, kalau 6 langkah di atas tidak manjur dan tetep ilang. Nggak usah nonton konser!! Buang-buang duit, Mending liat konser di tipi di rumah, gratisan. Enak, bisa sambil tiduran, makan, dll.
Semoga bermanfaat… huahahaha…







14:29
Eh… ndop, kangen band iku wajah ndeso rejekine kotho lho!! yach!!minimal mereka udah punya karya… lha kita???? wkekkekekekss!!! klo aku…. liat sikon ndop liat konser. siapa?dimana? dan dalam rangka apa?
16:03
@flypuchino: setuju fa!!
18:38
Walah… di Kediri ada Nidji juga to…
21:36
@ariyo: haiyah.. yo ada to bang…
19:40
makanya nggak usah nonton yang legal..
walah..salah nasehat..
05:54
@elly: hehe.. kalo lagi apes, apapun bisa tjadi mbak. jd ga ada hbngannya dg nongtong legal atau tidak.. hehe..
15:08
Nggak pernah nonton konser seperti itu. Kalo kecil-kecilan sih pernah.
01:27
@Edi: ya.. masa si pak? yah musti nyoba pak, soalnya bisa memacu adrenalin kita.. seru-seruan aja pak, asal hati-hati n waspada.
21:59
Walah mas ndop aq bingung…
Jarene hpmu ilang tapi kok bisa punya photo nya nidji pas di kediri low…
Tulung dijawab nang blog q yo…
^_^
07:31
oke…
sippp!!
10:55
@alpin dut: saya jawab di blogmu
@ghania: thanks!