The silly Experience

bisa dibilang, aku telah melakukan sesuatu yang aneh. yaitu mencoba menjalani hidup tanpa ada suatu paksaan. istilahnya, aku melakukan sesuatu yang aku mau saja, tanpa menghiraukan siapa pun kecuali otakku. aneh, memang. ketika menjalaninya, ternyata it seems like letting flow as a water. namun banyak hal yang sebenarnya tidak sesuai nurani.

seperti riyoyo ini, aku lebih memilih diam saja di rumah. menunggu orang lain datang dan bermaaf-maafan. kalau diajak oke, tapi inisiatif, NO! aneh memang. bertimbalbalik dengan bodho 2 tahun kemarin. aku dengan semangat mengunjungi siapapun. entah teman MTsN, SMU, Dulur-dulur. dan kemudian tahun berikutnya, masih sempat berngoyo-ngoyo mengadakan reuni MTsN. namun sekarang, semangat itu hilang entah ke mana. saking ‘let it flow’ nya, aku bahkan tidak menyiapkan dana khusus untuk lebaran kali ini. uang habis buat ngenet di bulan puasa kemarin. buat beli pulsa aja aku nggak punya. nunggu ada uluran kasih dari kakak. saking butuh uangnya, aku sampai minta cariin job ngetik dari masku. untungnya ada saja job ngetik itu.

sebenarnya, ada niatan kecil di dalam lubuk, untuk mencoba pengalaman yang mungkin terdengar aneh. yaitu: ingin tahu rasanya menjadi orang yang menyesal, ingin tahu rasanya menjadi orang yang kesepian, ingin tahu rasanya membangkang, membandel, ngambek, malas, berbohong, dan sifat-sifat jelek lainnya. agar terasa banget, aku ngelakuin semua itu dengan sengaja. biar aku bisa merasakan dampak semua itu seperti dibenci, dijauhi, dicuekin, dirasani, dll. dan so far.. aku hampir merasakan semuanya. aku jadi tahu rasanya dicuekin, rasanya dibenci, rasanya dirasani. dan tentu saja aku nggak bisa menjelaskan rasanya dengan tulisan, sebelum kau mencoba sendiri.

sebenarnya sebagai manusia yang penuh dengan dosa, aku juga sudah pernah melakukan hal-hal buruk seperti di atas. namun, yang ini beda. yang ini memang aku berniat melakukannya. dan merasakan pelan-pelan perubahan hidupku setelah melakukan semua perbuatan itu. tahun-tahun kemarin, aku mencoba mencari tahu rasanya menjadi orang baik sedunia. aku mencoba segrapyak-grapyaknya dengan orang lain, trying to not menyinggung perasaan, trying to do something useful. aku mencoba melakukan sesuatu setulus mungkin. aku senyum dengan semua orang. menyapa orang yang aku lewati. bersilaturohmi. dll. dan aku telah merasakan dampaknya. dampak dari perbuatan baik yang aku coba lakukan. dan sekarang aku mencoba sesuatu yang lain. yaitu: mencoba merasakan dampak dari perbuatan buruk yang aku lakukan. hope that aku tidak berhasil merasakannya. coz it’s a silly experience. jika aku bernasib sial telah merasakannya, maka moga-moga saja aku bisa memilih rasa terbaik dari dua rasa –rasa setelah berbuat baik dan rasa setelah berbuat buruk– yang aku telah rasakan. ;)

3 Comments

Komen dong!